GOWA, JENEPONTO, TAKALAR, MAROS, PANGKEP

Minta Cerai, Suami Tikam Istri

PANGKEP, BKM--Warga Kampung Pa'lateang, Kelurahan Biraeng, Kecamatan Minasa Te'ne, Pangkep Kamis (24/4) sekitar pukul 07.30 Wita dibuat geger. Paharuddin (49) nekat menikam Naharia (38), istrinya hingga nyaris tewas. Usai menikam, Paharuddin melakukan percobahan bunuh diri dengan menenggak racun serangga. Namun, aksi itu berhasil digagalkan warga.
Pertengkaran berdarah ini bermula saat sang istri yang sudah delapan bulan pisah ranjang dengan suaminya meminta untuk segera diceraikan. Namun permintaan Naharia justru membuat Paharuddin kalap. Dia pun menikam Naharia. Tiga tusukan yang bersarang di bagian  perut, dada serta lengan membuat korban tersungkur bersimbah darah.
Virda (22), anak sulung korban tersentak tatkala mendengar teriakan ibunya dari dalam
rumah. Saat kejadian, Virda baru saja beranjak keluar rumah untuk menuju sekolah.
Warga yang melihat kejadian itu langsung melarikan korban ke rumah sakit, sedangkan
Paharuddin dibawa warga ke Polres Pangkep untuk ditahan.
Virda (22) yang ditemui BKM di ruangan UGD RSUD Pangkep mengatakan, orangtuanya
mulai bertengkar saat bertemu pagi hari. Namun  diluar dugaan, sang ayah tiba-tiba mengambil pisau dan menikan ibunya berkali-kali.
''Saya langsung berteriak pak sehingga tetangga berdatangan,'' katanya. Saudara saya sudah
ke sekolah semua saat kejadian,'' katanya.
Informasi yang dihiimpun BKM menyebutkan, pasangan suami istri ini memang sering
terdengar bertengkar. Keduanya  bahkan sudah pisah ranjang selama delapan bulan.
Beredar kabar kalau sang suami ngotot tidak mau bercerai.
Kapolsek Minasa Te'ne, AKP. Abd. Hamid  mengatakan, tersangka dibawa ke Polres Pangkep untuk diamankan.
''Usai menikam istrinya, sang suami sempat menenggak racun serangga untuk bunuh diri,
namun berhasil dicegah dan diselamatkan oleh warga,'' katanya. (leo/cha/B)

 

SMPN 1 Pallangga Wakili Gowa Lomba Adiwiyata

GOWA, BKM-- Setelah menjalani masa penilaian oleh tim penilai lomba Adiwiyata Kabupaten Gowa Maret lalu, SMPN 1 Pallangga keluar sebagai duta Gowa di ajang lomba  tingkat Provinsi Sulsel.
SMPN 1 Pallangga  meraih nilai tertinggi dibanding sekolah lain yang ikut lomba di Gowa, mulai tingkat SD, SMP hingga SMA/SMK.
SMPN 1 Palangga yang dipimpin Mas'ud Kasim mengalahkan SMKN 2 Somba Opu yang lebih dulu menjalani program sekolah Adiwiyata atau sekolah berbasis lingkungan.
''Kami sudah memenuhi persyaratan sebagai calon peserta. Kami menerima SK Bupati Gowa sebagai peserta terpilih. Saat ini kami sedang mempersiapkan diri mengikuti lomba Adiwiyata tingkat provinsi yang rencananya dilaksanakan, Mei mendatang,'' kata Mas'ud Kasim, Kamis (24/4) siang.
Dia mengakui, untuk menjadi peserta lomba Adiwiyata, syaratnya agak sulit.
''Memotivasi guru serta siswa tidak hanya dengan kata-kata tapi harus direalisasikan dengan tindakan. Ketika sekolah sudah memastikan diri untuk ikut lomba, saya yakin para guru serta siswa untuk sadar dan paham tentang sekolah berbasis lingkungan. Mereka saya bawa studi banding ke SMPN 2 Maros yang sudah menyandang gelar sekolah Adiwiyata Mandiri.
Sekolah berbasis internasional ini sudah menyandang gelar itu dan sudah membina 10 sekolah sebagai sekolah berbasis lingkungan. Hasilnya, saat para guru berada di SMPN 2 Maros, mereka tercengang dengan lingkungan sekolah itu. Itu menjadi motivator bagi guru-guru. Saya ini kemudian merangsang mereka untuk menjadikan lingkungan sekolah ini sebagai sekolah adiwiyata. Dan hasilnya lagi kami terpilih menjadi wakil Gowa ke tingkat provinsi,'' kata kata mantan Kepala SMPN 4 Sungguminasa ini.
Dia menjelaskan, indikator penilaian Adiwiyata kurang lebih ratusan poin. Salah satunya adalah partisipasi guru dan siswa misalnya partisipasi mereka membawa pot tanaman tanpa harus dibeli. Dan memang tambah Mas'ud Kasim indikator pot tanaman yang digunakan memang berasal dari limbah kaleng plastik.
''Guru dan siswa bawa kaleng plastik bekas kemudian dibuat menjadi pot aneka bentuk dan warna. Selain partisipasi ini, kita juga terapkan budaya jongkok. Bagi seluruh siswa setiap masuk pekarangan sekolah harus jongkok (bukan dihukum jalan jongkok). Mereka jongkok memungut sampah yang terlihat di depannya untuk dibuang ke tempat sampah yang disediakan. Sampah-sampah itu juga dibuang ke tempatnya yang sesuai  (dipilah) yakni untuk sampah basah dan kering,'' tambah dia seraya mengatakan selama ini pihak sekolah tidak menggunakan jasa cleaning servis, termasuk tukang sapu dan tukang sampah.
''Kami mengubah pola berpikir atau mindset para guru dan siswa sehingga mereka
memahami betul (dari dalam diri) bahwa pentingnya menjaga lingkungan itu memang harus dari dalam diri secara ikhlas,'' kata Mas'ud Kasim didampingi Hj Nurmi, salah seorang guru yang menjadi tim work Adiwiyata SMPN 1 Pallangga ini. (sar/cha/C)


   

Maros Optimis Raih Adipura

MAROS, BKM--Pemerintah dan masyarakat Maros optimis meraih Piala Adipura untuk kali kedua. Untuk mencapai target tersebut,  pemerintah dan masyarakat melakukan sejumlah pembenahan.
Pembersihan lingkungan dilakukan di Pasar Sentral Maros, area perkantoran, drainase, TPA, saluran terbuka serta pertokoan.
Bupati Maros HM Hatta Rahman menjelaskan, menjelang penilaian tahap 2 (P2) untuk
perolehan adipura, seluruh SKPD terkait dilibatkan melakukan pembersihan lingkungan di
semua lokasi yang menjadi penilaian.
"Semua PNS, Kepala SKPD harus ikut melakukan pembenahan.  Mereka harus berpartisipasi membersihkan kantor. Mereka juga harus bergabung ke Kota Maros melakukan bersih-bersih di wilayah penilaian adipura. Penilaian akan dimulai, pekan ini,'' tukasnya.
Hatta menambahkan, Pemkab Maros optimis kembali meraih piala Adipura untuk kali kedua untuk kategori kota kecil. Tahun lalu, Maros berhasil meraih predikat itu.
"Kita optimis kembali meraih adipura. Saat P1, kita mendapatkan poin 74,39. Kita berharap di P2 ini kita bisa mendapatkan nilai yang memuaskan. Setidaknya melebihi dari angka P2 tahun lalu," harapnya.
Ketua Komisi III DPRD Maros Lory Hendrajaya menjelaskan, apa yang dilakukan Pemda
Maros saat ini sudah baik. Namun demikian,  untuk area pasar, seharusnya menjadi tanggung jawab Dinas Kebersihan beserta pengelola pasar untuk mengkoordinir pedagang dalam kesadaran membuang sampah.
"Pasar dan perumahan, harus  dibenahi secara maksimal. Karena kebersihan pasar,
merupakan tanggung jawab Dinas Kebersihan dan Badan Pengelola Pasar. Seharusnya, pihak pemda lebih sering melakukan sosialisasi kepada pedagang pasar, terkait perolehan Adipura.
Walaupun saat ini kesadaran itu mulai ada. Namun pemda tetap harus mengsosialisasikan
terkait kebersihan. Mereka sudah mulai sadar. Kebersihan itu merupakan kenyamanan
pembeli dan penjual di pasar tersebut," sebutnya. (ari/cha/C)


   

9 Pelajar Ikut Pemilihan Duta Sanitasi

GOWA, BKM-Sembilan pelajar  Gowa mewakili Kabupaten Gowa dalam ajang pemilihan
duta sanitasi tahun 2014 yang diselenggarakan Satker Pengembangan Penyehatan
Lingkungan Pemukiman Sulsel bekerjasama Dirjen Cipta Karya Kementerian PU. Lomba
yang digelar di tingkat Provinsi Sulsel ini mulai dihelat 25-27 April . Kategori lomba terdiri dari lomba poster dan penyuluhan (karya tulis ilmiah).
Ke sembilan pelajar Gowa ini masing-masing 4 siswa SMPN 1 Sungguminasa dan 5 siswa
SMPN 4 Sungguminasa. Mereka akan berkompetisi dengan puluhan siswa dari berbagai SMP di Sulsel.
Annursyam Maulana Syahrir, SMPN 1 Sungguminasa   didampingi ayahnya, Syahrir Mangung usai bertemu Kadis PU Gowa mengaku telah melakukan berbagai persiapan. Annursyam pada ajang itu akan mengikuti lomba poster tentang sanitasi lingkungan bersama seorang siswi asal SMPN 4 Sungguminasa bernama Hasmita Nurzakia.
Sementara tujuh rekan siswa yang lain akan berkompetisi pada lomba karya tulis ilmiah.
Para siswa yang ikut lomba karya tulis ini yakni dari SMPN 1 Sungguminasa masing-masing Tengku Asy Saffa Mastur Rahmi, Adelya Nur Indahsari dan Nur Siti Maghfira Maulani Nurdin. Sementara siswa asal SMPN 4 Sungguminasa lainnya yakni Ainun Fitri Sri Utami,
Muh Rais Rasyid, Nur Khusnul Khatimah dan Siti Nur Fauziah.   Kadis PU Gowa, HM Mundoap kepada BKM, Rabu (23/4) pagi sangat mendukung  para
siswa yang menjadi duta Kabupaten Gowa ini dengan harapan dapat membawa prestasi di
lomba tersebut.
Terpisah, Kadis Pendidikan Olahraga dan Pemuda Gowa, H Idris Faisal Kadir yang
dihubungi kemarin mengatakan, jajaran Dikorda berharap ke-9 utusan Gowa tersebut
mampu menuai prestasi besar khususnya bisa menyabet gelar sebagai Duta Sanitasi
Lingkungan dan Pemukiman tahun 2014 ini, bukan hanya di tingkat Sulsel tapi juga mampu menyabet sebagai duta nasional. (sar/cha/C)


   

Kolektor PBB Bakal Dihadiahi Motor

JENEPONTO, BKM--Perolehan Pajak Bumi dan Pembangun (PBB) Jeneponto tahun 2013 mencapai 68,24 persen. Target DHKP Rp 4 .048.690.570 yang terealisasi Rp.2,7 62.976.703 .
Bupati Jeneponto Drs H Iksan Iskandar, Kamis (24/4) menyerahkan SPPT PBB kepada 11
camat. Penyerahan ini dihadiri Kantor Pelayanan Pratama Bantaeng H Agus
Salim, Sekretaris Kabupaten, H Muh Syarif, Kepala Dinas  PPKAD, H Mangga Kulle, camat serta para kades di Ruang Pola Kantor Bupati.
Iksan Iskandar mengatakan, target PBB tahun 2014  berdasarkan DHKP sebesar. Rp  3.898.837.159. Target ini turun dari tahun 2013, lantaran telah dilakukan sistem pendataaan serta perhitungan nilai jual obyek pajak.
''Saya tekankan kepada seluruh camat, kades, luran dan 
kolektor PBB agar lebih meningkatkan kinerja. Target harus tercapai sebelum jatuh tempo. Bagi camat, kades, lurah, kepala lingkungan serta kolektor yang berhasil akan kami beri hadiah. Untuk kolektor untuk memotifasi kerja akan diberikan sebagai motifasi untuk bekerja semaksimal mungkin untuk menagih PBB ke pada obyek pajak atau masyarakat. Mudah mudahan Kec Arungkeke tahun ini akan lunas melihat kemarin hanya mencapai 87 persen lebih jelas Edy Irate. (krk/cha/C)


   

Halaman 1 dari 57

hub 081241000553 untuk pemasangan banner
Kami talenta seal bergerak dalam bidang multiseal , pneumatic seal, hydroulic seal, packing seal , custom seal , specialist mechanical seal untuk semua jenis pompa.
pengen Rp.4-7jt/bulan sebagai penghasilan tambahan dari internet dan social media tanpa harus meninggalkan keluarga dan kerjaan ? join dan Belajar yuk sama2 di M3Network yang udah terbukti menghasilkan puluhan jutawan dari bisnis MLM secara offline dan online dengan memanfaatkan Facebook
Group BKM | JAWA POS | FAJAR | RADAR | PARE POS | PALOPO POS | KENDARI POS | AMBON EKSPRES | PALU EKSPRES | BUTON POS | UJUNG PANDANG EKSPRES | RAKYAT SULSEL | RAKYAT SULTRA