5 Mahasiswa UNM Jadi Saksi Kasus Pembunuhan

MAKASSAR, BKM--Lima saksi dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) Muh Amin dalam sidang kasus pembunuhan dua mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) Fakultas Teknik yang digelar di Pengadilan Negeri Makassar Kamis (3/4).
Lima saksi adalah rekan terdakwa Abdul Ahmad Arlan, mahasiswa UNM dari Fakultas Seni dan Desain. Mereka adalah Abdi Maulana Sunardi (20), Fatahila Hamsah (20), Muslimin (21), Chairil (19), Ikhsan Purnama (21).
Fatahillah Hamsah di depan majelis hakim  Isjuadi mengatakan, sebelum peristiwa pembunuhan tersebut, dirinya hendak menjenguk seniornya yang saat itu dirawat di Rumah Sakit Haji. Usai membesuk, saksi bersama belasan rekannya hendak menuju Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjenguk beberapa seniornya yang juga dirawat disana.
"Saat mau pergi, ada puluhan mahasiswa teknik yang menduduki motor kami Pak. Tapi saat itu masih aman, ketika kami mau tinggalkan Rumah Sakit, anak Teknik itu meneriaki kami, dia bilang masih mau'ko. Pas saya berbalik, mereka datang lalu mengeroyok saya," kata Fatahillah.
Keterangan yang sama juga diungkapkan Ikhsan Purnama. Menurut Ikhsan dia bersama terdakwa hendak menjenguk senior yang terluka tapi kemudian dikeroyok oleh mahasiswa Fakultas Teknik  di Rumah Sakit Haji.
"Ada salah satu senior teknik yang berteriak, kami tidak mengerti apa maksudnya, tapi setelah itu mereka mengeroyok kami," kata Ikhsan.
Sekadar diketahui, dalam peristiwa itu Haryanto, mahasiswa Fakultas Teknik UNM dan Rezky Munandar, eks mahasiswa Fakultas Teknik UNM yang dipecat  tewas ditikam.
Bentrokan mahasiswa di Rumah Sakit Haji merupakan buntut tawuran di Kampus UNM Parangtambung. Tawuran antara mahasiswa Fakultas Teknik dan Fakultas Seni dan Desain diduga dipicu karena persoalan sepele, yakni ketersinggungan mahasiswa di lapangan parkir Fakultas MIPA UNM. (eka/cha/B)

5 Mahasiswa UNM Jadi Saksi Kasus Pembunuhan
Terkait :

Nazaruddin Ingin Bangun Kerajaan Bisnis agar Jadi Bendum Abadi Demokrat

JAKARTA - Pihak swasta, Khalilur Abdullah alias Lilur menyebut bahwa mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin ingin membangun kerajaan bisnis yang luar biasa di Indonesia. Sehingga bisa mengantarkan Nazaruddin menjadi bendum abadi di

Read more

Polda Seriusi Kasus Workshop BPD/LKD

PINRANG, BKM -- Kasus dugaan korupsi penggunaan anggaran workhsop BPD/LKD Pinrang kini memasuki tahap baru. Nukman yang sejak awal getol berjuang untuk mengungkap kasus ini, melapor ke Polda Sulselbar.Kasubdin Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda

Read more

Tiga Saksi GOR Dicecar 13 Pertanyaan

MALILI, BKM -- Penyidik dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Malili kembali memeriksa tiga orang saksi terkait kasus pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Malili, Senin (1/9) sekitar pukul 10.00 Wita. Ketiganya dicecar dengan 13 pertanyaan seputar mekanisme da

Read more

Tidak Oposisi, Demokrat Jadi Penyeimbang

MAKASSAR, BKM--Partai Demokrat di Sulsel dan provinsi lainnya di Indonesia akan menjadi penyeimbang pemerintahan, khususnya di pusat pasca dilantinya presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla.Hal tersebut dikemukakan Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel, Ni'm

Read more

Comments are now closed for this entry

hub 081241000553 untuk pemasangan banner
Kami talenta seal bergerak dalam bidang multiseal , pneumatic seal, hydroulic seal, packing seal , custom seal , specialist mechanical seal untuk semua jenis pompa.
pengen Rp.4-7jt/bulan sebagai penghasilan tambahan dari internet dan social media tanpa harus meninggalkan keluarga dan kerjaan ? join dan Belajar yuk sama2 di M3Network yang udah terbukti menghasilkan puluhan jutawan dari bisnis MLM secara offline dan online dengan memanfaatkan Facebook
Group BKM | JAWA POS | FAJAR | RADAR | PARE POS | PALOPO POS | KENDARI POS | AMBON EKSPRES | PALU EKSPRES | BUTON POS | UJUNG PANDANG EKSPRES | RAKYAT SULSEL | RAKYAT SULTRA

Login / Registrasi