Pemkot Tarik Ulur Mutasi

Padahal beberapa pejabat di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sudah mulai kelihatan tidak konsisten (balelo) ke atasannya (walikota). Belum lagi terdapat beberapa camat dan lurah yang sudah mulai acuh tak acuh mengikuti setiap agenda pemerintahan.
Sebelumnya wacana pergantian pejabat eselon II,III dan IV di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memanas. Namun wacana kembali redup setelah Ilham mengaku masih berpikir untuk menetapkan jadwal mutasi pejabat.
"Saya masih berpikir-pikir dulu untuk memutuskan jadwal mutasi," tegas Ilham tanpa membeberkan alasan mengapa mutasi kembali diundur.
Padahal, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Wahab Kasim mengaku jika berkas nama-nama pejabat yang akan di mutasi sudah rampung disusun, hanya tinggal mengunggu keputusan Walikota terkait jadwal mutasinya.
"Sudah rampung tinggal tunggu keputusan pak Walikota," katanya.
Sejumlah nama bahkan sudah mulai bermunculan untuk mendapatkan jabatan baru, atau bergeser ke SKPD lainnya. Nama yang mencuat seperti Kadisperindag Takdir Hasan Saleh akan mengisi jabatan baru sebagai Kadispenda. Kepala Bagian Umum, Chairil A Abdi akan mengisi jabatan eselon II sebagai Kadisperindag, Kepala Badan Ketahanan Pangan Rahman Bando akan mengisi jabatan Kepala Badan KB.
Termasuk jabatan Kepala Bagian Humas Mukhtar Tahir akan mengisi jabatan eselon II di Kadis Informasi dan Komunikasi. Sedangkan jabatan Kabag Humas diperebutkan beberapa pejabat eselon IV seperti Andi Tenri A Palallo, Muh Hamzah, Camat Tallo A Mario Said dan Huzaini.
Sedangkan beberapa camat juga dikabarkan akan berganti yakni Camat Manggala yang rencananya pensiun bulan Maret, serta enam camat yang tak mampu memenangkan Ilham di Pilgub Sulsel, 22 Januari lalu.
Keinginan untuk melakukan mutasi sempat dikatakan Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin awal pekan lalu.
Walikota dua periode ini, juga memerintahkan Kabag Pemerintahan Muh Sabri untuk mengevaluasi kinerja para camat dan lurah, siapa yang akan dimutasi.
Pekan lalu Walikota Ilham, juga sempat marah besar setelah melihat kinerja camat dan lurah "buruk", dikarenakan ada oknum camat dan lurah yang berani mangkir dari kegiatan pemerintahan.
"Saya cuma mau mengingatkan, jangan anggap saya bersedih dan tidak  punya lagi kewenangan. Akan kubuktikan," tegas Ilham saat menghadiri acara penyerahan DP4 di ruang Pola Balaikota.
Memang  barangkali, lanjut walikota dua periode ini, camat-lurah  tidak membutuhkan  kepemimpinan yang familiar, atau kepemimpinan yang tidak ada jarak antara walikota dengan  pegawai terendah sekalipun.
"Mungkin  pola ini tidak  dibutuhkan. Sebenarnya gaya familiar, kekeluargaan, saling sejajar yang saya perlihatkan selama delapan tahun terakhir, itulah sebenarnya  gaya kepemimpinan  modern. Bukan dengan intimidasi dan tekanan, tapi kepemimpinan yang menyentuh substansi. Ini semua agar kalian lebih kreatif dan tidak tertekan dalam bekerja. Tapi sepertinya  mungkin bukan ini yang kalian inginkan," ujar Ilham dengan nada tinggi.(ril/war/C)

Pemkot Tarik Ulur Mutasi
Terkait :

Surat Edaran Setkab Dapat Hambat Program Kerja Pemerintah

Jadi Saksi Kasus Anas, Mantan Waka BIN Mengaku Borong Kamus

Jero Wacik Sumringah Hasil Rekapitulasi Suara Tinggi

Akil Minta Wawan Jadikan Bambang Widjodjanto Kuasa Hukum Atut

Comments are now closed for this entry

hub 081241000553 untuk pemasangan banner
Kami talenta seal bergerak dalam bidang multiseal , pneumatic seal, hydroulic seal, packing seal , custom seal , specialist mechanical seal untuk semua jenis pompa.
pengen Rp.4-7jt/bulan sebagai penghasilan tambahan dari internet dan social media tanpa harus meninggalkan keluarga dan kerjaan ? join dan Belajar yuk sama2 di M3Network yang udah terbukti menghasilkan puluhan jutawan dari bisnis MLM secara offline dan online dengan memanfaatkan Facebook
Group BKM | JAWA POS | FAJAR | RADAR | PARE POS | PALOPO POS | KENDARI POS | AMBON EKSPRES | PALU EKSPRES | BUTON POS | UJUNG PANDANG EKSPRES | RAKYAT SULSEL | RAKYAT SULTRA