Disperindag Ancam Cabut Izin Gudang

MAKASSAR, BKM--Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Makassar kembali mengancam akan mencabut izin pemilik gudang yang masih acuh tak acuh memindahkan gudangnya di kawasan pergudangan hingga akhir tahun ini. Bahkan disperindag, kerapkali turun memeriksa batas waktu izin gudang mereka didalam kota.
Hal tersebut dikatakan,Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Makassar, Suwiknyo, Sabtu (11/5). Dia menyatakan, pihaknya memberi batas waku kepada pemilik gudang yang masih beroperasi dalam kota untukmerelokasi usahanya ke Kawasan Industri Makassar (KIMA) paling lambat tahun ini.
Jika tidak, maka izin usaha yang bersangkutan akan dicabut. Apalagi Perwali 20/2010 tentang pergudangan yang telah terbit tidak lagi mengelurkan izin gudang dalam kota.
“Kami sosialisasikan kepada seluruh pemilik gudang yang masih beroperasi dalam kota agar segera memindahkan gudangnya ke KIMA paling labat tahun ini. Kalau tidak kami akan cabut izin mereka,” ujarnya.
Ditambahkannya, gudang yang belum direlokasi masih mengantongi izin lama dari Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DRTB) maupun izin dari Disperindag. Sementara tidak ada lagi gudang baru dalam kota yang dibangun pascaperwali.
Dia juga tidak menepis kemungkinan adanya gudang ilegal yang tidak mengantongi izin dari Disperindag seperti di Jalan Vetaran Utara dan Selatan, Kerung-kerung, Sultan Alauddin. Karena itu, Suwiknyo berharap, Disperindag, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, dan DTRB bersinergis dalam menertibkan dan menindak gudang yang membandel.
Menyikapi hal itu, Sekretaris Komisi C DPRD Makassar, Nelson M Kamisi, meminta kepada Pemkot bertindak tegas ke pemilik gudang yang melanggar Perwali.
"Kami masih mendapati beberapa gudang yang masih beroperasi dalam kota. Gudang tersebut berada di Jalan Veteran Utara dan Selatan, Jalan Diponegoro, dan beberapa gudang di Kecamatan Tallo," tegas Nelson.
Sementara itu, anggota DPRD Kota Makassar lainnya, Mustagfir mengaku sudah letih menanggapi soal perwali gudang dalam kota. Pasalnya sejak tahun 2010 kami berkoar-koar tetapi pemkot belum juga menertibkan.
"Seharusnya pemkot menjelaskan ke masyarakat apa sebenarnya yang dimaksud gudang. Saat ini masih terdapat perbedaan persepsi antara pemilik gudang dengan pemkot terkait pengertian gudang,"katanya.

 Disperindag Ancam Cabut Izin Gudang
Terkait :

Korea Utara Ancam Ledakkan Gedung Putih

KOREA utara mengancam akan meledakkan Gedung Putih Amerika Serikat. Menyusul, masih berlangsungnya latihan perang tentara Paman Sam bersama Korea Selatan di semenanjung Korea.Ancaman dilontarkan Direktur Biro Umum Politik Militer Korut Hwang Pyong-

Read more

Ancaman Kosong Korut Sasar Gedung Putih

SEOUL - Setelah Korea Selatan (Korsel), kini Amerika Serikat (AS) menjadi sasaran teror Korea Utara (Korut). Senin (28/7) Hwang Pyong-so, petinggi militer Korut, mengancam akan melancarkan serangan nuklir ke Gedung Putih dan Pentagon. Ancaman itu ter

Read more

Tak Patuh, Cabut Saja Izin Operasional Hotel Aryaduta

MAKASSAR, BKM -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mendukung upaya pencabutan izin operasional terhadap Hotel Aryaduta Makassar yang telah terbukti tidak mengelola limbahnya dengan baik dan malah membuang limbah langsung ke laut.Ang

Read more

Fabio Borini Terancam Gagal Dijual

NIAT Liverpool menjual Fabio Borini ke Sunderland untuk mendapat pemasukan sebesar 14 juta poundsterling pada bursa transfer musim panas 2014/2015 terancam gagal. Pasalnya, striker asal Italia yang musim lalu dipinjamkan ke The Black Cats -julukan Su

Read more

Comments are now closed for this entry

hub 081241000553 untuk pemasangan banner
Kami talenta seal bergerak dalam bidang multiseal , pneumatic seal, hydroulic seal, packing seal , custom seal , specialist mechanical seal untuk semua jenis pompa.
pengen Rp.4-7jt/bulan sebagai penghasilan tambahan dari internet dan social media tanpa harus meninggalkan keluarga dan kerjaan ? join dan Belajar yuk sama2 di M3Network yang udah terbukti menghasilkan puluhan jutawan dari bisnis MLM secara offline dan online dengan memanfaatkan Facebook
hub 081241000553 untuk pemasangan banner
Group BKM | JAWA POS | FAJAR | RADAR | PARE POS | PALOPO POS | KENDARI POS | AMBON EKSPRES | PALU EKSPRES | BUTON POS | UJUNG PANDANG EKSPRES | RAKYAT SULSEL | RAKYAT SULTRA

Login / Registrasi