Makassar Politik

Amir Uskara Pilih Fokus di DPR-RI

GOWA, BKM-- Meski namanya disebut dalam deretan kadindat yang bakal maju di Pemilukada Kabupaten Gowa 2015 mendatang, Ketua DPW PPP Sulsel Amir Uskara mengaku lebih memfokuskan diri dulu di DPR-RI selaku legislator Senayan.
Padahal beberapa hari terakhir ini, sejumlah nama sudah mulai santer disebut untuk mendampingi mantan Wakil Ketua DPRD Gowa dua periode ini untuk bertarung di pemilukada Gowa tersebut seperti nama birokrat Gowa yakni Hairil Muin.
Saat dihubungi BKM via ponselnya itu, Amir Uskara mengatakan, dirinya untuk sementara mau fokus dulu ke DPR pusat setelah dia terpilih sebagai caleg untuk DPR RI hasil pileg, 9 April lalu. Amir juga berterima kasih jika masyarakat telah menyebut-nyebut namanya untuk maju di Gowa.
"Saya belum pernah mengatakan akan maju, tapi jika sudah ada masyarakat yang sebut-sebut nama saya, tidak apa-apalah. Saya sangat berterima kasih itu berarti masyarakat punya perhatian terhadap diri saya," ucap politikus yang kini masih aktif sebagai anggota DPRD  Sulsel ini.
Dia bahkan balik bertanya soal bakal pasangan yang sudah dikaitkan dengan namanya itu, yakni Hairil Muin yang lebih dikenal dengan sapaan Daeng Ngola itu. Hairil Muin saat ini masih menjadi PNS aktif di Pemkab Gowa dengan menjabat sebagai Asisten III Setkab Gowa.
"Saya belum pernah menyebut diri saya akan maju apalagi sudah memilih bakal calon pendamping saya,"tandas Amir Uskara. (sar/war/c)

 

Darmawangsyah Siapkan Amunisi

GOWA, BKM-- Legislator muda yang terpilih duduk di  DPRD Sulsel dari Partai Gerindra, H Darmawangsyah Muin mulai memantapkan dirinya untuk maju bertarung di Pemilukada 2015 mendatang.
Ini dibuktikan dengan kegiatan politik yang dilakukan  tim pemenangannya seperti memasang  baliho di seluruh pelosok Kabupaten Gowa. Baliho-baliho ini dipersiapkan untuk seluruh RT/RW.
"Seluruh baliho telah selesai dicetak dan siap dipasang dalam waktu dekat ini. Kita akan sebar di seluruh penjuru Gowa,"jelas Ketua Partai Gerindra Gowa ini.
Menyoal tentang amunisi yang dipersiapkannya, Darmawangsyah tak mau menyebut besarannya. Namun figur muda yang mampu mendongkrak kursi Gerindra di DPRD Gowa menjadi 8 kursi dari sebelumnya hanya 1 kursi ini mengaku cukup untuk memenangkan Pilbup  tahun depan. "Insya allah masalah amunisi tentunya besar dan cukuplah untuk memenangkan Pilbup ini," kata Wawan, nama panggilan akrabnya, Selasa (12/8). (sar/war/c)

   

Gerindra Selidiki Kader Yang Membelok

MAKASSAR, BKM -- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulsel, La Tinro La Tunrung kecewa dengan sikap sejumlah kader partai yang bermuka dua saat pelaksanaan Pemilihan Presiden, 9 Juli lalu yang mendukung Capres dan Cawapres lain yakni Joko Widodo-Jusuf Kalla.
Padahal sebelumnya partai secara tegas meminta seluruh kader mendukung Ketua Dewan Pembina DPP Gerindra, Prabowo Subianto untuk dikawal dan didukung penuh bersama Cawapres Hatta Rajasa di pilpres lalu.
DPD Partai Gerindra Sulsel bahkan telah menerima informasi sejumlah kader termasuk caleg terpilih dari Partai Gerindra Edward Wijaya Horas yang diduga menyebarkan baliho dirinya bersama Capres dan Cawapres Jokowi-Jk disejumlah titik diwilayah Makassar.
Dikonfirmasi, Senin (11/8), La Tinro mengatakan, DPD telah menyiapkan sanksi tegas kepada kader yang sudah dinyatakan terbukti bekerja untuk capres dan cawapres lain. Sementara terkait beredarnya baliho yang diduga milik Edward ini masih perlu pembuktian secara mendalam.
La Tinro juga meminta agar bukti foto baliho tersebut segera dikirim ke DPD Gerindra untuk selanjutnya diselidiki kebenarannya.
"Kalau ada bukti tolong teman-teman kirimkan. Kami berterima kasih atas informasinya," singkat La Tinro, kemarin.
Sebelumnya, gambar-gambar dukungan yang mengatasnamakan caleg terpilih Gerindra tingkat Sulsel jenis, spanduk dan baliho itu beredar di sejumlah titik diantaranya, Terminal  Malengkeri dan Kompleks Perumahan Minasa Upa.
Gambar ini diketahui mulai terlihat sejak 1 Juli dan beredar dari rumah ke rumah sebelum tanggal 9 Juli lalu.
Terkait keberadaan baliho tersebut, Edward mengaku tidak pernah mengedarkan gambar yang memuat pernyataan dukungan kepada Jokowi-Jk. Menurutnya, beredarnya gambar tersebut bentuk fitnah dari orang yang tidak menginginkan dirinya dilantik sebagai anggota dewan. Meski demikian, Edward enggan menyebut nama yang ia maksud tersebut.
"Saya sudah beberapa kali mengklarifikasi gambar-gambar itu. Saya tidak pernah memuat pernyataan dukungan ke Jokowi-Jk. Ini pasti ada orang yang mencoba memfitnah saya. Apalagi kalau dilihat dari gambar itu, foto saya terkesan dipaksakan bukan. Kemungkinan foto itu mereka ambil dari internet atau di KPU. Nama saya juga ditulis tidak lengkap," tegas Edward. (ril/b)

   

Pendukung Prabowo Protes ke KPU Sulsel

MAKASSAR, BKM -- Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya Forum Mahasiswa Persatuan Bangsa (FMPB) menyatakan protes sambil menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel Jalan AP Pettarani, Senin  (11/8).
Unjuk rasa ini terkait dukungannya terhadap pasangan Capres-Cawapres nomor urut 1 Prabowo-Hatta dan menyikapi kasus sengketa Pemilihan umum presiden (Pilpres).
Dalam orasinya, FMPB menolak keputusan KPU RI yang menggelar pamflet yang bertuliskan "Fair Play Pilpres 2014". Mereka juga  menolak segala bentuk kecurangan Pilpres 2014 dengan menuding adanya rekayasa Daftar Pemilih Tetap (DPT) oleh pihak KPU.
"KPU Bohong, sebab dalam tiga bulan DPT bertambah 31 juta. Ini DPT palsu dan KPU telah menghianati aspirasi rakyat. KPU manipulasi DPT Pilpres, KPU curang," ujar Reski salah seorang mahasiwa UMI yang juga bertindak sebagai Jenderal Lapangan.
Aksi ini mendapat pengawalan ketat pihak keamanan. Setelah menyampaikan orasinya, puluhan mahasiwa tersebut membubarkan diri dengan tertib, tanpa ditemui satupun komisioner KPU Sulsel. (ril/war/c)

   

Golkar Gowa Usung Dua Kadernya ke DPD II

GOWA, BKM-- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Gowa mengusung dua nama kadernya untuk ditentukan salah satunya sebagai calon pimpinan DPRD Gowa periode 2015-2020.
Keduanya yakni H Ansar Zaenal Bate dan Hj  Mussa'diyah Rauf.
Meski pelantikan anggota DPRD terpilih periode 2014-2018 masih dua bulan lagi yakni direncanakan September mendatang, namun sebagai partai pemenang atau pemilik suara tertinggi pada Pemilu 9 April lalu Golkar tentunya sudah mempersiapkan sejak dini kadernya untuk menduduki posisi penting di parlemen setelah pelantikan nanti.
Kedua calon pimpinan dewan tersebut merupakan anggota DPRD Gowa yang terpilih kembali dan menjadi peraih suara tertinggi pada Pileg lalu seperti Hj Mussa'diyah Rauf yang mendulang suara murni sebesar 6.500 lebih suara ini dan digadang-gadang akan bisa tampil sebagai pimpinan DPRD menggantikan H Ansar Usman yang sudah tidak terpilih lagi.
Diketahui, baik H Ansar Zaenal Bate maupun Hj Mussa'diyah Rauf kedua legislator pohon beringin ini sama-sama  berpengalaman dan telah menjadi anggota DPRD selama tiga periode.
Karena itu dibanding tujuh caleg terpilih Golkar pada Pemilu/Pileg kemarin, kedua legislator ini
paling berpeluang sebab yang lainnya adalah wajah baru. Selain itu H Ansar Zaenal Bate yang lebih akrab disapa dengan sebutan Haji Anca
Bate ini telah dua kali menjadi ketua Komisi III sedang Hj Mussa'diyah atau akrab disapa dengan sebutan Hajjah Ati ini sekarang menjabat
sebagai ketua Badan Kehormatan DPRD Gowa.
Terkait bakal calon pimpinan dewan ini, Ketua DPD II Partai Golkar Gowa, Hj Tenri Olle YL melalui Sekretaris DPD II Partai Golkar Gowa, Kamaruddin Timung  mengatakan, pengusulan nama calon pimpinan DPRD Gowa dari DPD II itu sudah dilayangkan ke DPD I Partai Golkar Sulsel sejak dua hari lalu.
Pihaknya tinggal menunggu hasil keputusan DPD I tentang siapa yang akan dipilih dari dua nama tersebut untuk ditunjuk  sebagai ketua DPRD
Gowa. "Soal siapa yang paling berpeluang, kita tunggu keputusan dari tingkat atas," jelas Kamaruddin Timung.
Kamaruddin Timung menambahkan, keputusan DPD II untuk menyodorkan dua nama calon pimpinan DPRD itu adalah hasil keputusan bersama caleg Golkar terpilih.
Selain memenuhi kriteria, keduanya dianggap memiliki pengalaman yang cukup di parlemen.
"Kedua orang ini yang paling berpengalaman," tambah dia.
Di Gowa, Golkar memiliki jumlah kursi terbanyak yaitu sembilan kursi hasil Pileg 9 April lalu. Hasil Pileg ini juga sekaligus membuktikan
jika Golkar masih menjadikan Gowa sebagai lumbung suaranya.
Sementara itu, selain Golkar, PAN Gowa juga telah menyodorkan empat kadernya ke DPW untuk ditunjuk mengisi jabatan unsur pimpinan DPRD Gowa (jabatan wakil ketua).
Ketua Bidang Komunikasi DPD PAN Gowa, Yosrizal Kamaruddin kemarin mengatakan, ke empat nama yang diusulkan itu adalah Abdul Haris Tappa,
Hasna Restu, H Jufri dan Mappauddang Dg Lingka.
Dari dua usulan itu, ada dua kader PAN yang sudah berpengalaman yakni Abd Haris Tappa dan Mappaoddang Dg Lingka. Keduannya adalah legislator incumbent. Mappaoddang dg Lingka sendiri sempat menjabat sebagai wakil ketua DPRD namun jabatannya itu beralih ke H Syarifuddin Tutu (Ketua DPD PAN Gowa) dikarenakan aturan partai yang harus dijalankan. (sar/war/c)

   

Halaman 9 dari 44

hub 081241000553 untuk pemasangan banner
Kami talenta seal bergerak dalam bidang multiseal , pneumatic seal, hydroulic seal, packing seal , custom seal , specialist mechanical seal untuk semua jenis pompa.
pengen Rp.4-7jt/bulan sebagai penghasilan tambahan dari internet dan social media tanpa harus meninggalkan keluarga dan kerjaan ? join dan Belajar yuk sama2 di M3Network yang udah terbukti menghasilkan puluhan jutawan dari bisnis MLM secara offline dan online dengan memanfaatkan Facebook
Group BKM | JAWA POS | FAJAR | RADAR | PARE POS | PALOPO POS | KENDARI POS | AMBON EKSPRES | PALU EKSPRES | BUTON POS | UJUNG PANDANG EKSPRES | RAKYAT SULSEL | RAKYAT SULTRA

Login / Registrasi