Siapa Adi? (Tersangka Pembunuhan Sadis di Boulevard)

sadis di Jalan Boulevard, Makassar, Selasa (8/1), ternyata dikenal sebagai pribadi yang baik. Pemuda berdarah Thionghoa-Takalar
ini bahkan di mata tetangganya sangat pendiam dan doyan bersedekah.
"Baik sekali itu anak. Saya sampai nda percaya dia membunuh. Sehari-hari dia sangat pendiam, jarang bicara," ujar Ical, teman dekat Adi, saat ditemui Berita Kota di kediamannya di Jalan Laiya, Makassar.
Menurut Ical, Adi dari keluarga berkecukupan. Ia juga seorang kontraktor.
Ayahnya seorang pengusaha dan saat ini menetap di Jakarta. Adi sendiri memilih tinggal di Makassar karena sudah merasa kerasan dengan iklim di kota ini.
"Dia itu sudah berulang kali dipanggil bapaknya ke Jakarta, tapi nda mau. Dia lebih suka di Makassar," terang Ical.
Selama bertetangga dan berteman dengan Adi, Ical mengaku tak pernah melihat gelagat kurang beras dari pemuda itu. "Dia bahkan dikenal sangat baik sama tetangga. Kalau hari raya China, dia itu bagi-bagi sedekah. Dia royal orangnya, jadi banyak yang suka," tuturnya.
Makanya, Ical hampir-hampir tidak percaya rekannya itu tega menghabisi tantenya sendiri.
Adi membantai tantenya, Vonny (42), warga Jalan Boulevard, Makassar, Selasa (8/1) pagi pukul 11.00 Wita, di rumahnya. Perempuan paruh baya ini tewas dengan belasan luka tusuk di sekujur tubuh dan wajahnya.
Dua pembantu di rumah korban juga nyaris dihabisi tersangka. Beruntung keduanya berhasil meloloskan diri dengan melompat ke ruko tetangga melalui jendela di lantai tiga.
Polisi belum memastikan motif pembunuhan sadis ini. Adi rencananya akan menjalani pemeriksaan kejiwaan untuk memastikan kondisi psikisnya.
Sebelum membunuh tantenya, Adi masih terlihat berbincang lepas dengan korban. Bahkan ia juga masih sempat disuguhi makanan.
Sampai kemudian,  tiba-tiba terdengar suara jeritan minta tolong dari lantai tiga. Ternyata, Adi menghujan tubuh tantenya berulang kali dengan pisau belati.
Tubuhnya sampai berlumuran darah.
Pergaulan Adi di lingkungannya juga terbilang normal. "Adi orangnya bergaul. Dia suka main bilyar. Dulu juara 1 di Centro, Jalan Nusakambangan saat ada lomba," kata Ical.
Karena dia keturunan Thionghoa-Takalar, ayah Adi akrab disapa Baba. Adi sendiri digelari Pattalassang.
Salah seorang tetangga Adi di Jalan Laiya, juga menuturkan, tidak percaya Adi membunuh dengan sadis.
"Adi orangnya baik dan pendiam. Saya sampai tidak percaya kalau dia membunuh. Setiap keluar rumah, Adi kerap menyapa nenek kami di rumah," kata tetangga Adi yang namanya enggan dikorankan.
Tetangga juga tidak percaya kalau Adi menggunakan narkoba.
"Kalau itu saya tidak tahu. Tetapi yang jelas kami kaget dan tidak percaya dia bisa senekat itu membunuh. Tidak ada keanehan sebelumnya," katanya.
Soal motif pembunuhan karena Adi kesal tak diberi uang untuk membeli narkoba, masih dalam penyelidikan. Kapolsekta Panakkukang Kompol Agung Kanigoro, mengatakan, pihaknya belum menyimpulkan apa-apa. Motif pembunuhan masih dalam penyelidikan.
"Dua saksi pembantu korban sudah diperiksa," terang Agung. (ucu/sya/B)

 

Siapa Adi? (Tersangka Pembunuhan Sadis di Boulevard)
Terkait :

Ronaldo Ingin Tetap Bermain Hingga Usia 36 Tahun

MADRID - Cristiano Ronaldo menyambut kompetisi musim 2014/2015 dengan konfidensi tinggi. Megabintang Real Madrid itu bertekad meneruskan kejayaan yang diraih sepanjang musim lalu.Ketika itu, Ronaldo membantu Madrid merengkuh gelar Copa del Rey dan

Read more

Inter Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Chili

MILAN - Keinginan Inter Milan mendapatkan tanda tangan gelandang timnas Chili, Gary Medel bakal menjadi kenyataan. Pasalnya, Inter dikabarkan hampir mencapai kesepakatan dengan Cardiff City selaku pemilik Medel.Laman Sky Italia, Rabu (23/7) menulis

Read more

Hayden Belum Tertarik Berlaga di Superbike

LONDON - Masa depan Nicky Hayden bersama Drive M7 Aspar terus menjadi teka-teki. Hayden dikabarkan bakal meninggalkan Aspar setelah gagal menunjukkan performa maksimal musim ini.Namun, Hayden akhirnya mengeluarkan bantahan atas semua rumor kepindah

Read more

PSG Ajukan Banding Hukuman UEFA

PARIS- Paris Saint Germain langsung mengajukan banding atas hukuman yang dijatuhkan UEFA selaku induk sepakbola Eropa. Bagi PSG, hukuman menutup dua sektor stadion Parc des Princes di Liga Champions musim mendatang adalah hal yang tak adil.PSG terk

Read more

Komentar

 
-1 #1 adi syahar 2013-01-16 02:17
saya juga akui ,,pak adi atau bosku itu orangx baik ,, dia tidak perna kasar kalau ditempat kerja kami ,,dan kami sangat kaget mndengar pak adi membunuh ,,
 

Comments are now closed for this entry

hub 081241000553 untuk pemasangan banner
Kami talenta seal bergerak dalam bidang multiseal , pneumatic seal, hydroulic seal, packing seal , custom seal , specialist mechanical seal untuk semua jenis pompa.
pengen Rp.4-7jt/bulan sebagai penghasilan tambahan dari internet dan social media tanpa harus meninggalkan keluarga dan kerjaan ? join dan Belajar yuk sama2 di M3Network yang udah terbukti menghasilkan puluhan jutawan dari bisnis MLM secara offline dan online dengan memanfaatkan Facebook
hub 081241000553 untuk pemasangan banner

Group BKM | JAWA POS | FAJAR | RADAR | PARE POS | PALOPO POS | KENDARI POS | AMBON EKSPRES | PALU EKSPRES | BUTON POS | UJUNG PANDANG EKSPRES | RAKYAT SULSEL | RAKYAT SULTRA

Login / Registrasi