Diduga Dijual ke THM Makassar

kemungkinan adanya transaksi jual beli korban trafficking di bawah umur ke sejumlah tempat hiburan malam di Makassar. Indikasi ini kuat, setelah ditelusuri adanya keterkaitan antara mucikari yang diamankan pekan lalu dengan beberapa pengusaha hiburan.

"Tapi semua masih pendalaman. Kalau indikasi itu bisa dibuktikan, ya tentu harus ditangani dengan serius," terang Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Polisi Endi Sutendi, kepada Berita Kota, Senin (28/1).
Menurut Endi, aparat masih bekerja menelusuri benang merah jaringan ini. Diakuinya, untuk membuktikannya tidak mudah, karena jejaring sindikat trafficking sangat panjang.
"Polda telah menurunkan tim untuk mengusut serius indikasi itu," akunya.
Sejauh ini aktivitas hiburan utamanya di Jalan Nusantara memang kerap menuai sorotan di masyarakat. Pasalnya, izin THM-THM ini adalah murni hiburan. Namun dalam praktiknya, tak sedikit yang mengarah pada prostitusi.
Di beberapa THM, bahkan secara demonstratif memajang perempuan-perempuan layaknya untuk dikomersialkan. Sayang, pemerintah kota tidak melihat ini sebagai bentuk prostitusi.
Sindikat trafficking di Makassar diendus keberadaannya setelah Tim Ditreskrim Umum Polda Sulawesi Selatan membongkar sindikat penjualan anak di bawah umur, pekan lalu. Empat orang, diantaranya tiga remaja korban trafficking yang masih berusia 16 dan 18 tahun beserta seorang pria, diamankan saat penggerebekan di Hotel Jade, Jalan Pengayoman, Makassar, Kamis (24/1) malam.
Ketiga remaja ABG itu masing-masing berasal dari Enrekang, Kendari, Sulawesi Tenggara dan Bogor, Jawa Barat. Sementara seorang pria yang turut diamankan bernama Asran AG alias Caca (30) berperan sebagai mucikari.
Caca diduga sebagai pemilik agensi yang bekerja mencari calon korban untuk dijual dan dijadikan pekerja seks komersial, baik secara langsung kepada pelanggan, maupun melalui beberapa pengusaha tempat hiburan malam.
Dari hasil penyelidikan sementara kata Endi, ditemukan adanya keterkaitan bisnis antara Caca dengan beberapa THM. Hanya saja, ia tak menyebut rinci THM yang dimaksud.
"Itu masih harus penyelidikan lagi," timpalnya.
Endi membenarkan, sindikat Caca telah lama diselidiki petugas. Laporan adanya aktivitas penjualan perempuan di Makassar, dilaporkan sejak 2011 silam.
Sebuah sindikat diduga berasal dari luar Sulsel, telah beroperasi di Makassar dan beberapa daerah. Sasaran mereka adalah mencari remaja-remaja berusia antara 15 sampai 18 tahun untuk dijual kepada pria-pria hidung belang.
"Mereka diiming-imingi pekerjaan dengan pendapatan besar. Setelah direkrut, mereka dijual kepada hidung belang," terang Endi.
Caca sendiri dalam pemeriksaan pekan lalu mengakui ia bertugas mencari ABG ke beberapa daerah di Sulsel. Kepada calon korbannya, Caca menawarkan pekerjaan dengan gaji besar. Rata-rata calon korbannya adalah gadis-gadis desa yang masih lugu, perawan dan berlatar belakang ekonomi lemah.
Foto-foto calon korban biasanya disebar ke beberapa grup hidung belang via BBM. "Kalau harga cocok, kita langsung antar barangnya. Biasanya kalau sudah dibeli, baru korban sadar bahwa mereka dijadikan PSK," aku Caca.
Korban yang masih berusia belasan dijual dengan harga antara Rp 1,2 juta hingga Rp 1,5 juta.
Endi dalam keterangannya mengatakan, tersangka merupakan sindikat luar Sulawesi yang sudah sekitar 5 tahun terlibat dalam jaringan trafficking. Sepak terjang sindikat ini sudah dikenal luas, namun masih terdapat banyak kaki tangannya yang sedang diselidiki.
Kompol Hj Jamilah, Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Sulsel, mengatakan, kasus trafficking adalah harus mendapat perhatian serius. Pasalnya, kasus ini memiliki jaringan besar, dan korbannya adalah perempuan di bawah umur.
"Dari jumlah kasusnya di 2012 memang masih terbilang kecil, yakni 5 kasus. Tetapi Polda menaruh perhatian besar pada kasus ini karena melibatkan perempuan di bawah umur," jelasnya.
Ia mengajui, tidak mudah membongkar sindikat ini. Karena kebanyakan dari mereka bekerja secara berkelompok.

Dewan Minta Polisi Serius

Ketua Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Makassar, Soewarno Seodirman, mengecam keras praktik trafficking yang melibatkan para pengusaha tempat hiburan. Menurutnya, indikasi keterlibatan sejumlah THM di Makassar harus diusut dengan serius.
"Karena jika tidak, ini akan membuat para pelaku semakin bebas berbuat. Ini tanggung jawab moral polisi kepada publik," tandas Soewarno.
Lebih jauh, legislator Demokrat ini mengungkapkan, ini sangat memprihatinkan. Pasalnya yang selalu menjadi korban adalah anak-anak dan perempuan, utamanya remaja di bawah umur.
Warno, sapaannya megatakan, curigai praktik ini memang berlangsung secara terselubung di beberapa THM, namun tidak disikapi secara serius.
"Adanya penemuan kemarin, menujukkan hal ini, seperti sebagai fenomena gunung es. Karena juga dipastikan peristiwa tersebut, sebenarnya lebih banyak lagi," terang mantan aktivis ini,
Baginya, selama ini yang terdeteksi hanya di permukaan, sehingga pemerintah harus segera mewujudkan kebijakan dan perhatian, khususnya bagi masyarakat pada lingkungan yang berisiko menjadi korban trafficking.
Warno mengaku dalam waktu dekat  akan berkoordinasi dengan seluruh institusi terkait, agar kasus-kasus trafficking mendapat perhatian serius.
"Pemerintah kota sekarang saatnya mengevaluasi aktivitas THM, utamanya yang ada di Jalan Nusantara. Jangan sampai benar ada transaksi jual beli manusia di sana," tandasnya.
(nik-eka/sya/B)






(Eka)

 

Diduga Dijual ke THM Makassar
Terkait :

Ronaldo Ingin Tetap Bermain Hingga Usia 36 Tahun

MADRID - Cristiano Ronaldo menyambut kompetisi musim 2014/2015 dengan konfidensi tinggi. Megabintang Real Madrid itu bertekad meneruskan kejayaan yang diraih sepanjang musim lalu.Ketika itu, Ronaldo membantu Madrid merengkuh gelar Copa del Rey dan

Read more

Inter Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Chili

MILAN - Keinginan Inter Milan mendapatkan tanda tangan gelandang timnas Chili, Gary Medel bakal menjadi kenyataan. Pasalnya, Inter dikabarkan hampir mencapai kesepakatan dengan Cardiff City selaku pemilik Medel.Laman Sky Italia, Rabu (23/7) menulis

Read more

Hayden Belum Tertarik Berlaga di Superbike

LONDON - Masa depan Nicky Hayden bersama Drive M7 Aspar terus menjadi teka-teki. Hayden dikabarkan bakal meninggalkan Aspar setelah gagal menunjukkan performa maksimal musim ini.Namun, Hayden akhirnya mengeluarkan bantahan atas semua rumor kepindah

Read more

PSG Ajukan Banding Hukuman UEFA

PARIS- Paris Saint Germain langsung mengajukan banding atas hukuman yang dijatuhkan UEFA selaku induk sepakbola Eropa. Bagi PSG, hukuman menutup dua sektor stadion Parc des Princes di Liga Champions musim mendatang adalah hal yang tak adil.PSG terk

Read more

Komentar

 
0 #1 bidosto 2013-01-29 07:15
Bisnis LENDIR memang menjanjikan buat Pengusaha, muncukari dan WTS nya sendiri tdk perlu bersusah payah keluarkan keringat kecuali keringat. . .
 

Comments are now closed for this entry

hub 081241000553 untuk pemasangan banner
Kami talenta seal bergerak dalam bidang multiseal , pneumatic seal, hydroulic seal, packing seal , custom seal , specialist mechanical seal untuk semua jenis pompa.
pengen Rp.4-7jt/bulan sebagai penghasilan tambahan dari internet dan social media tanpa harus meninggalkan keluarga dan kerjaan ? join dan Belajar yuk sama2 di M3Network yang udah terbukti menghasilkan puluhan jutawan dari bisnis MLM secara offline dan online dengan memanfaatkan Facebook
hub 081241000553 untuk pemasangan banner

Group BKM | JAWA POS | FAJAR | RADAR | PARE POS | PALOPO POS | KENDARI POS | AMBON EKSPRES | PALU EKSPRES | BUTON POS | UJUNG PANDANG EKSPRES | RAKYAT SULSEL | RAKYAT SULTRA

Login / Registrasi