10 Camat Nonjob, Anak Supomo Selamat

benar-benar terjadi. Dalam mutasi besar-besaran yang dilakukan, Rabu (24/4), Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, menonjobkan 10 orang camat dan 71 lurah.
Dari 71 nama lurah, terdapat putra Wakil Walikota Supomo Guntur,  Sulyadi Perdana yang turut digeser. Beruntung, Lurah Tello Baru, Kecamatan Panakkukang ini hanya terkena rolling.
Ia digeser menjadi Lurah Sinrijala, yang masih berada di wilayah Panakkukang. Sebelumnya, nama Sulyadin disebut-sebut masuk dalam daftar mutasi nonjob.
Keputusan ini kemudian berubah setelah walikota mempertimbangkan banyak hal.
"Yang pasti ini keputusan yang objektif. Kita akui proses penggodokan cukup lama. Namun itu semua karena pertimbangan kinerja," papar Kepala Badan Kepegawaian Pemkot Makassar HM Kasim Wahab, seusai pelantikan pejabat baru di Balaikota, kemarin.
Keputusan walikota menonjobkan 10 lurah juga dinilai Kasim sebagai bagian dari penyegaran di tubuh pemkot. "Ini memang tampak luar biasa. Tapi sebenarnya mutasi itu lumrah," ucapnya.
Kalau dianggap masih bisa memberi kontribusi kata dia, tentu akan dipertahankan. Sebaliknya, keputusan berat harus diambil untuk beberapa posisi yang dianggap sudah tak efektif.
Menonjobkan 10 camat, merolling dua orang dan mempertahankan dua orang, adalah keputusan berat yang harus diambil walikota, sebut Kasim.
"Tapi itu tadi, semua demi kepentingan pemerintahan. Ini harus ditempuh agar roda pemerintahan bisa berjalan normal kembali," papar Kasim.
Ia berharap, keputusan walikota ini tidak dibawa ke mana-mana. "Tidak ada tendensi apa-apa. Saya percaya, masyarakat bisa mengerti ini, karena jelas untuk kepentingan orang banyak," imbuhnya.
10 camat yang diganti antara lain, Camat Biringkanaya Zulkifli Nurdin yang digantikan oleh Andi Syahrum, Camat Manggala Syamsul Alam digantikanAshar Umar, Camat Bontoala Supardi A Syam digantikan Syamsul Bahri.
Berikutnya Camat Ujungpandang Iman Hud digantikan Juliani Jaffar. Aziz Hasan yang sebelumnya Camat Ujungtanah dirolling menjadi Camat Rappocini mengantikan Muh Yasir. Sementara posisinya diisi oleh Hasan Sulaiman.
Camat Tamalate Ferdi Amin digantikan Sofyan Djalil, yang sebelumnya Camat Makassar. Sementara posisinya di Kecamatan Makassar digantikan Tadjuddin.
Camat Wajo Suwandi digantikan Fadli Waleng, Camat Mamajang Haeruddin digantikan Imran Mansyur, Camat Tallo Mario Said digantikan Sirajuddin K, serta Camat Mariso Andi Amir Idrus digantikan Hamri Haiya.
Dua camat yang bertahan di posisinya adalah Camat Tamalanrea Muh Yarman dan Camat Panakkukang Sri Susilawati.
Selain camat, walikota juga melakukan reposisi pada jabatan badan pengawas di sejumlah perusahaan daerah.  Setidaknya ada tiga pejabat teras Pemkot Makassar yang dilantik merangkap jabatan sebagai anggota Badan Pengawas Perusda.
Mereka adalah Hj Sittiara sebagai anggota Badan Pengawas PDAM yang saat ini juga menjabat Asisten IV. Selanjutnya, Agar Jaya menjadi anggota Badan Pengawas PDAM sekaligus menjabat sebagai Sekretrais Daerah (Sekda) dan H Ibrahim Saleh, sebagai Ketua Badan Pengawas PD Pasar merangkap Kepala Badan perencanaan dan Pembangunan (Bappeda).
Nama mantan Sekda Makassar yang juga kandidat walikota, Anis Kama juga masuk dalam unsur akademisi anggota Badan Pengawan PDAM.
Dalam sambutannya, Ilham menyampaikan, setelah berselang masa akhir periode keduanya sebagai Walikota Makassar, dia tidak pernah kehilangan semangat dan momentum dalam mempersembahkan postur birokrasi yang berpihak pada kepentingan publik.
"Harapan saya saudara-saudara sebagai pengemban jabatan untuk satu perubahan yang berarti dalam bidang tugas saudara," ujar Ilham.
Pemerhati pemerintahan, Hidayat M Andrian, menilai keputusan mutasi walikota sarat dengan tanda tanya. Meski ini hak yang sifatnya prerogatif, namun semestinya dilakukan lebih terukur.
"Agar tidak multitafsir. Bisa jadi ditafsirkan ini tidak lepas dari hal-hal yang bersifat politis," katanya.
Menurut Hidayat, mutasi kali ini terlalu luar biasa. "Kalaupun harus 10 orang nonjob, mestinya dilakukan bertahap. Saya kira penilaian pemkot terhadap kinerja camat subjektif," paparnya.
Namun diakuinya, banyak camat yang memang belum bisa memberikan kontribusi baik kepada masyarakat. Karena itu, ke depan, kontrol terhadap kinerja camat, harus lebih ketat dilakukan.
Anggota Komisi A DPRD Makassar Yusuf Gunco, mengatakan, mutasi adalah hak progretif dari walikota. "Kami sangat mengapreasiasi hal itu asalkan mutasi itu berdasarkan evaluasi di tingkat Baperjakat dibantu dengan BKD, dan tidak mengaitkan dengan masalah politik," katanya.
Menurutnya, walikota lebih mengetahui mana camat yang bagus kinerjanya dan yang mana yang buruk. "Kami rasa  indikator di mutasi 10 camat tersebut disebabkan berbagai hal, bukan hanya dalam kinerja pelayanan publik yang buruk, namun tentunya dari hasil evaluasi banyaknya laporan yang telah merusak citra pemkot seperti kasus pungli dan lain sebagainya itu memang harus dimutasi agar tercipta pemerintahan yang bersih," jelasnya.(nik-ril/sya/B)

 

10 Camat Nonjob, Anak Supomo Selamat
Terkait :

Nadya Hutagalung Pilu Lihat Anak Gajah Kehilangan Induknya

JAKARTA - Nadya Hutagalung tak hanya aktif di dunia hiburan. VJ untuk USA MTV itu kini ikut bergabung dengan dalam melahirkan kampanye Let Elephants be Elephants (LEBE).Gerakan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pertum

Read more

Selamat Berkat Tulisan SOS di Pasir

QUEENSLAND-- Lima orang yang terdampar di sebuah pulau karang terpencil berhasil diselamatkan setelah kru darurat melihat pesan SOS yang ditulis di pasir. Kelima korban diselamatkan setelah selama kira-kira sembilan jam terkatung-katung di pulau kara

Read more

Volvo Kembangkan Kursi Keselamatan Anak di Mobil

SWISS - Di antara aspek-aspek lain dalam keselamatan mobil adalah masalah keamanan anak. Ini menjadi isu penting selama lima dekade terakhir dimulai dengan prototipe kursi anak yang menghadap ke belakang, PV544, pada 1964 terinspirasi perjalanan astr

Read more

Diselamatkan dari Kapal Tenggelam, Wakepsek Malah Bunuh Diri

SEOUL--Seorang wakil kepala sekolah yang diselamatkan dari kecelakaan feri di Korea Selatan, ditemukan tewas gantung diri di sebuah pulau dekat kapal yang tenggelam dan tempat evakuasi para korban.Wakil kepala sekolah berusia 52 tahun itu, Kang Min

Read more

Comments are now closed for this entry

hub 081241000553 untuk pemasangan banner
Kami talenta seal bergerak dalam bidang multiseal , pneumatic seal, hydroulic seal, packing seal , custom seal , specialist mechanical seal untuk semua jenis pompa.
pengen Rp.4-7jt/bulan sebagai penghasilan tambahan dari internet dan social media tanpa harus meninggalkan keluarga dan kerjaan ? join dan Belajar yuk sama2 di M3Network yang udah terbukti menghasilkan puluhan jutawan dari bisnis MLM secara offline dan online dengan memanfaatkan Facebook

Group BKM | JAWA POS | FAJAR | RADAR | PARE POS | PALOPO POS | KENDARI POS | AMBON EKSPRES | PALU EKSPRES | BUTON POS | UJUNG PANDANG EKSPRES | RAKYAT SULSEL | RAKYAT SULTRA