Ari: Geng Motor Incar Wartawan dan Polisi

alias Ari Katombo, pentolan geng motor Mappakoe di sela-sela rekonstruksi sejumlah kasus pengeboman gereja di Makassar, Minggu (12/5). Remaja tanggung 17 tahun ini, menyebut, para geng motor mengincar wartawan dan polisi sebagain korban berikutnya.

"Anggota geng motor Mappakoe sudah ada 200 orang. Teman-teman itu incar wartawan dan polisi," akunya.
Menurut Ari, wartawan diincar karena terlalu sering memberitakan aksi-aksi kejahatan jalanan para geng motor. Sementara polisi dinilai banyak menghalang-halangi aksinya.
"Teman-teman jengkel sama wartawan karena terlalu sering diberitakan. Kalau ada apa-apa, sanging geng motor yang jadi sasaran," ucap Ari.
Ari menjalani rekonstruksi teror bom molotov di sejumlah gereja di Makassar pascapilgub Sulsel, Februari lalu. Rekonstruksi kemarin, memperagakan lima adegan, diantaranya saat Ari dan rekannya berboncengan sepeda motor, melemparkan bom molotov ke gereja.
Sepanjang Februari, Ari meneror empat gereja, yakni pada tanggal 10 dan 14 Februari.  Pada 10 Februari dini hari, Ari mendalangi pelemparan bom molotov kepada Gereja Tiatira Malengkeri, yang berlokasi di Jalan Muhajirin Raya Lorong II, serta Gereja Jemaat Jordan di Jalan Dirgantara IX, Makassar.
Gereja Tiatira dibom molotov sekitar pukul 03.00 Wita, sementara Gereja Jemaat Jordan antara pukul 04.15 Wita.
Selanjutnya, pada 14 Februari, Ari mendalangi pelemparan bom molotov tiga gereja. Ketiganya adalah Gereja Kristen Indonesia (GKI) Sulsel di Jalan Samiun, Kecamatan Ujungpandang, Gereja Toraja di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Tallo dan Gereja Toraja Klasis di Jalan Pettarani 2, Kecamatan Panakkukang.
Berdasarkan informasi, pelemparan bom molotov pertama kali terjadi di Gereja Toraja Jalan Gatot Subroto sekitar pukul 03.00 Wita. Bom molotov dilemparkan ke arah depan pintu masuk utama gereja.
Bom molotov yang berisikan bahan bakar cair itu pun meledak dan menghanguskan pintu depan dan meja yang berada di depan gereja. Kejadian tersebut baru diketahui sekitar pukul 07.00 Wita setelah penjaga gereja, Thomas, membersihkan halaman.
Selanjutnya, pelemparan Gereja Toraja Klasis di Jalan Pettarani 2, Kecamatan Panakukang, terjadi sekitar pukul 03.30 WITA. Bom dilemparkan ke arah dinding gereja dan api sempat membakar tembok dinding.
Berselang sekitar 30 menit, GKI Sulsel di Jalan Samiun 17, Kecamatan Ujungpandang, juga dilempari bom molotov.
Selain teror gereja, Ari juga mengakui terlibat dalam pelemparan bom molotov ke pos polisi  di Jalan Ratulangi, Makasasar pada November 2012. Lalu terlibat pembakaran sepeda motor di Jalan Ratulangi, pembakaran sepeda motor di monumen Mandala pada November 2012 serta pembusuran seorang warga di flyover Jalan Urip Sumohardjo pada Desember 2012.
Ari sendiri ditangkap di Bandara Halu Oleo Kendari, Sulawesi Tenggara pada Rabu malam. Ari diburu setelah namanya diidentifikasi dari hasil pengembangan dua tersangka kejahatan jalanan sebelumnya.
Rekonstruksi Ari Katombo disaksikan langsung Kapolrestabes Makassar Kombes Polisi J Wisnu Sandjadja didampingi Wakasat Reskrim Kompol Anwar Hasan.
Wisnu mengemukan, selain Ari, sejumlah nama pentolan geng motor di Makassar masih dalam pengejaran. "Ari tidak bekerja sendiri. Ada punya aksekutor lain bersamanya, dan itu sedang kita buru," papar Wisnu.
Wisnu mengatakan, pihaknya akan semaksimal mungkin memberantas aksi-aksi kejahatan jalanan yang didalangi geng motor.
"Langkah antisipasi sudah kita lakukan. Secara rutin digelar razia di titik-titik yang rawan. Celah-celah yang bisa dimanfaatkan kelompok ini kita tutup dengan menempatkan personel," paparnya.
Wakasat Reskrim Kompol Anwar Hasan, mengatakan, pengembangan terhadap kasus ini terus dilakukan. Termasuk menelusuri motif di balik aksi-aksi teror gereja yang dilakukan Ari cs.
"Sedang ditelusuri kemungkinan lain dari aksi itu," katanya.
Dalam sepekan, pengejaran terhadap kawanan geng motor lainnya masih akan dilakukan. Pihaknya kata Anwar sudah mendeteksi beberapa nama baru, dari hasil keterangan Ari. (jul-eka/sya/B)

 

Ari: Geng Motor Incar Wartawan dan Polisi
Terkait :

Hadapi Uber dan Thomas, Tim Merah Putih Dikarantina

TIM Thomas dan Uber Indonesia mulai mempersiapkan diri menghadapi turnamen paling bergengsi di olahraga bulutangkis yang akan diselenggarakan di India 18-25 Mei mendatang. Kini para penggawa Merah Putih menjalani karantina di Kabupaten Kudus, Jateng.

Read more

Aliran Dana ke Mantan Deputi Penindakan KPK Kembali Diungkap

‎JAKARTA - Aliran dana sebesar Rp 2 miliar kepada mantan Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi Ade Rahardja terungkap di dalam persidangan terdakwa dugaan korupsi pembangunan proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasiona

Read more

Paris Hilton-Kelly Osbourne Terlibat Twitwar

PERSELISIHAN lama antara Kelly Osbourne dan Paris Hilton mencuat lagi. Sejak pekan lalu, keduanya saling mencemooh lewat Twitter alias twitwar.Tak jelas yang menjadi pemicunya. Yang pasti, beberapa saksi mata menyebut Paris sempat terlihat mendekat

Read more

Curi Perhiasan, UGB dan Puput Melati Digeledah Raider Balikapan

BALIKPAPAN - Ustaz Guntur Bumi (UGB) belakangan terus mendapat sorotan. Selain diduga melakukan penipuan berkedok pengobatan alternatif, UGB dan istri juga diduga mencuri perhiasan di Balikpapan, pada bulan Ramadan 2012.Lantas siapa saja saksi yang

Read more

Komentar

 
0 #1 bidosto 2013-05-13 09:18
Bukan cuma itu saja yg dikatakan oleh si ARI tp semua kejahatan GENG MOTOR dialah PELAKUnya beser teman2nya
 

Comments are now closed for this entry

hub 081241000553 untuk pemasangan banner
Kami talenta seal bergerak dalam bidang multiseal , pneumatic seal, hydroulic seal, packing seal , custom seal , specialist mechanical seal untuk semua jenis pompa.
pengen Rp.4-7jt/bulan sebagai penghasilan tambahan dari internet dan social media tanpa harus meninggalkan keluarga dan kerjaan ? join dan Belajar yuk sama2 di M3Network yang udah terbukti menghasilkan puluhan jutawan dari bisnis MLM secara offline dan online dengan memanfaatkan Facebook

Group BKM | JAWA POS | FAJAR | RADAR | PARE POS | PALOPO POS | KENDARI POS | AMBON EKSPRES | PALU EKSPRES | BUTON POS | UJUNG PANDANG EKSPRES | RAKYAT SULSEL | RAKYAT SULTRA