Harusnya Perparkiran di Makassar Dikelola PD Parkir

Aryanto Dammar. Dirut PD Parkir Makassar Raya

SEJAK pertama kali dipercayakan menjabat sebagai Direktur Utama Perusahaan Daerah (Dirut PD) Parkir Makassar Raya, mendorong Aryanto Dammar melakukan penataan pada beberapa areal perparkiran yang selama ini terkesan semrawut. Dan langkah yang dilakukannya itu tidak saja berdampak pada berkurangnya tingkat kemacetan, tapi juga meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor perparkiran.
Keberhasilannya ini juga yang mengantarkan Aryanto menjabat sebagai Dirut PD Parkir untuk periode kedua. Bukan itu saja, serangkaian keberhasilan yang diukir dibidang pelayanan publik menjadi pertimbangan bagi Harian Berita Kota Makassar menganugerahkan Aryanto Dammar penghargaan sebagai Tokoh Pendorong Kemajuan.
Bagi Aryanto, perparkiran di Kota Makassar seharusnya dikelola PD Parkir Makassar Raya merupakan satu-satunya perusahaan pengelolaan perparkiran di Makassar yang dibentuk melalui Peraturan Daerah (Perda). Ia pun berharap kalau perparkiran di kawasan pusat perbelanjaan maupun di perhotelan, dapat ditangani PD Parkir Makassar Raya.
''Seharusnya pengelolaan lahan parkir yang ada di Kota Makassar baik itu di pusat-pusat perbelanjaan, rumah sakit, dan perhotelan dipercayakan kepada PD Parkir Makassar Raya. Pembayaran pajak dari tempat-tempat ini ke Pemkot Makassar jumlahnya terbilang minim. Kalau PD Parkir yang pegang tentu sangat mudah untuk dikontrol. Sedangkan bagi pihak ketiga dari luar, tentu sangat sulit kontrolnya,'' kata Aryanto beberapa waktu lalu.
Aryanto juga menyoroti soal masih banyaknya juru parkir ilegal. Dimana, mereka tidak menggunakan seragam resmi dan kartu identitas dari PD Parkir Makassar Raya. Untuk meminimalisir pergerakan dan aktivitas para jukir ini, maka masyarakat diimbau untuk tidak membayar uang parkir kepada para jukir ilegal ini.
Untuk menindaki jukir ilegal, PD Parkir telah menjalin kerjasama dengan pihak Polrestabes Makassar. Mengenai potensi penambahan titik parkir, Aryanto mengaku pihaknya tengah melakukan pendataan titik-titik tersebut. Namun, wilayah yang berpotensi, yakni bagian timur Kota Makassar atau ke arah Daya.
Aryanto mengakui, kehadiran Peraturan Walikota (Perwali) tentang larangan parkir dilima ruas jalan di Kota Makassar yang selama ini termasuk wilayah padat kendaraan, memang sudah tepat. Karena dengan banyaknya kendaraan yang parkir di bahu jalan hingga mengambil sebagian badan jalan, setidaknya menjadi salah satu pemicu terjadinya kemacetan.
Untuk mendukung pelaksanaan Perwali tersebut, pihaknya telah menarik juru parkir dari titik-titik yang dilarang, sejak aturan ini disosialisasikan. ''Sejak jauh-jauh hari kami menarik juru parkir dari sana. Tidak boleh lagi ada yang beraktivitas,'' katanya.
Tentang banyak bangunan yang digunakan untuk perkantoran dan aktivitas bisnis namun tidak menyiapkan lahan parkir memadai, bagi Aryanto, juga menjadi salah satu pemicu terjadinya kemacetan. ''Bayangkan saja kalau ada bangunan tempat bisnis dan perkantoran yang hanya mempunyai lahan parkir beberapa meter tapi jumlah pengunjung maupun pegawainya yang menggunakan kendaraan baik itu roda dua maupun roda empat cukup banyak, otomatis semuanya tidak dapat tertampung di pekarangan kantor dan toko tersebut. Sehingga mau tidak mau para pemilik kendaraan menggunakan bahu dan badan jalan sebagai tempat parkir.
''Kalau sudah begitu, maka sudah bisa dipastikan kemacetan akan terjadi di sekitar bangunan  tersebut,'' ujarnya. (*mir)

Harusnya Perparkiran di Makassar Dikelola PD Parkir
Terkait :

Surakarta Berguru ke Makassar Soal Atasi Kemiskinan

MAKASSAR, BKM -- Wakil Wali Kota Surakarta, Ahmad Purnomo, bersama jajaran Pemkot Surakarta, melakukan studi banding ke Kota Makassar untuk mempelajari kebijakan Pemkot Makassar dalam upaya penanggulangan kemiskinan.Wakil Wali Kota Surakarta dite

Read more

Pengacara Makassar Turut Warnai Pilbup Soppeng

MAKASSAR, BKM-- Pengacara muda Makassar dan putra asli Kabupaten Soppeng, Acram Mappaona Azis menyatakan dirinya maju dalam perhelatan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Soppeng melalui jalur perseorangan independen.Acram yang juga Penguru

Read more

Deng Ical Target 15 Tahun RTH Makassar Capai 30 Persen

MAKASSAR, BKM -- Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI, tengah melakukan pengkajian kemungkinan akan dibangunnya sekitar 50 titik ruang di Kota Makassar.Ia mengungkapkan hal ini usai berkeliling meninjau beberapa lokasi yang bakal menjadi lok

Read more

Pengacara Makassar Turut Warnai Pilbup Soppeng

MAKASSAR, BKM-- Pengacara muda Makassar yang juga merupakan putra asli Kabupaten Soppeng, Acram Mappaona Azis menyatakan dirinya maju dalam perhelatan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Soppeng melalui jalur perseorangan independen.Acram y

Read more
hub 081241000553 untuk pemasangan banner
Kami talenta seal bergerak dalam bidang multiseal , pneumatic seal, hydroulic seal, packing seal , custom seal , specialist mechanical seal untuk semua jenis pompa.
pengen Rp.4-7jt/bulan sebagai penghasilan tambahan dari internet dan social media tanpa harus meninggalkan keluarga dan kerjaan ? join dan Belajar yuk sama2 di M3Network yang udah terbukti menghasilkan puluhan jutawan dari bisnis MLM secara offline dan online dengan memanfaatkan Facebook
hub 081241000553 untuk pemasangan banner
Group BKM | JAWA POS | FAJAR | RADAR | PARE POS | PALOPO POS | KENDARI POS | AMBON EKSPRES | PALU EKSPRES | BUTON POS | UJUNG PANDANG EKSPRES | RAKYAT SULSEL | RAKYAT SULTRA

Login / Registrasi