Jaksa Seriusi Kasus Logistik Pemilu

Terkait kasus ini, kejati membentuk tim untuk mencari data-data pembanding berupa penetapan harga materi pengadaan.
"Verifikasi sedang edang berjalan, hasil kajian dan telaah belum bisa kami buka. Yang jelas tim sedang bekerja mendalami kasus ini,"kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sulselbar, Nur Alim Rachim, Kamis (29/11).
Mantan Kepala Seksi Intelijen Kejari Pare-pare ini menambahkan, kasus ini diusut, setelah masuknya laporan dari Anti Corruption Committe (ACC) Sulawesi, yang melansir dugaan penyelewengan serta rekayasa lelang pengadaan logistik Pilgub 2013 di KPU Sulsel.
Nur Alim menegaskan, kejaksaan akan bersikap transparan serta membuka kepada publik semua proses pengusutan yang dilakukan terkait perkara tersebut.
"Biarkan dulu tim ini bekerja, melakukan penyelidikan pada perkara ini. Nanti akan kami buka,"jelasnya.
Sekadar diketahui, pengadaan logistik Pilgub di KPU Sulsel memakai alokasi dalam struktur APBD Rp 16 miliar, untuk beberapa item pengerjaan termasuk diantaranya pengadaan kertas surat suara.  Pelaksanaan lelang kemudian dibagi tiga paket.
Paket pertama terkait  pengadaan barang cetakan serta penggandaan kertas suara dimna harga perkiraan sendiri (HPS) yang dikeluarkan panitia lelang di KPU Sulsel sebesar Rp14,9 miliar. Proyek ini dimenangkan PT Adi Karya dengan nilai penawaran sebesar Rp12 miliar lebih.
Tindakan panitia lelang memenangkan PT Adi Karya kemudian dipertanyakan, karena ajuan penawaran perusahaan itu paling tinggi yakni Rp12 miliar  sedangkan perusahaan lain mengajukan penawaran hanya antara Rp7 miliar sampai Rp10 miliar.
Kejanggalan lain yang ditemukan ACC adalah pada proses pelaksanaan lelang paket pegadaan perlengkapan KPPS/TPS, PPS dan PPK Pilgub Sulsel 2013. Pada paket ini tim panitia lelang mengeluarkan HPS sebesar Rp2,45 miliar lebih dan kemudian memenangkan CV Muthmainnah.
ACC menemukan, penawaran CV Muthmainnah juga paling tinggi yakni Rp2,44 miliar, sedangkan perusahaan lain diketahui pengajuan penawaran harga antara Rp2,2 miliar sampai Rp2,3 miliar.
Koordinator ACC Sulawesi Abdul Muthalib mengatakan, langkah nyata dan sikap transparan pihak kejaksaan dalam menindaklanjuti laporan adanya dugaan penyelewengan dan rekayasa lelang pengadaan logistik Pilgub 2013 di KPU Sulsel ditunggu.
Thalib juga mempertanyakan sikap panitia lelang yang memenangkan perusahaan-perusahaan dengan penawaran harga tertinggi dalam proses lelang proyek ini.
Hasil investigasi ACC kalau merujuk pada patokan dari harga penawaran terendah yang masuk ke panitia lelang, nilai kerugian negara mencapai Rp 5,6 miliar. Temuan lain adalah persyaratan dan kualifikasi peserta lelang diduga dibuat sedemikian rupa sehingga hanya menguntungkan satu perusahaan tertentu. (cha/ B)

Jaksa Seriusi Kasus Logistik Pemilu
Terkait :

El Clasico, Madrid Optimis Menang tanpa Ronaldo

VALENCIA - El Clasico ketiga musim ini terjadi pada Final Copa del Rey dini hari nanti. Barcelona akan melawan Real Madrid dalam laga prestisius dan penuh gengsi di kandang Valencia, Mestalla (siaran langsung RCTI 02.30).      Pertandi

Read more

Hadapi Palace, Everton Bawa Misi Ganda

LIVERPOOL - Posisi Everton di empat besar Premier League sudah digusur Arsenal. Itu terjadi setelah Arsenal sukses menekuk West Ham United dengan skor 3-1 di Emirates Stadium, Rabu (16/4) dini hari WIB.Namun, Everton punya peluang untuk menyalip Ar

Read more

Menari Bersama Cewek Tengah Malam, Pemain MU Didenda Moyes

TIGA pemain Manchester United awal pekan ini membuat ulah. Mereka tertangkap kamera sedang berkeliaran dan bersenang-senang di jalanan kota Manchester dari malam hingga subuh. Tak pelak, manajer MU David Moyes pun langsung memberi sanksi untuk tiga p

Read more

Cruyff Anggap Barcelona Tak Punya Visi Lagi

AMSTERDAM - Hasil buruk yang tengah dialami Barcelona terus menghadirkan banjir kritikan. Kali ini giliran legenda hidup Barcelona, Johan Cruyyf yang melancarkan kritikan.Menurut pria asal Belanda itu, manajemen Barcelona tak punya visi bagus. Cruy

Read more

Comments are now closed for this entry

Group BKM | JAWA POS | FAJAR | RADAR | PARE POS | PALOPO POS | KENDARI POS | AMBON EKSPRES | PALU EKSPRES | BUTON POS | UJUNG PANDANG EKSPRES | RAKYAT SULSEL | RAKYAT SULTRA