Jalan Lingkar Tengah Tinggal Kenangan


Terhambatnya mega proyek tersebut dibenarkan Kepala Balai Besar Jalan dan Jembatan Nasional Nurdin Samaila, Jumat (14/9) melalui ponselnya. Menurut dia, Kementrian Pekerjaan Umum (PU) selama ini beritikad baik untuk membangun infrastruktur jalan di Kota Makassar.
Namun karena terhambat pembebasan lahan sehingga Kemen PU tidak bisa berbuat banyak melanjutkan kembali pembangunan.
"Masalahnya ada pada pembebasan lahan. Kemen PU hanya akan membantu pembangunan jalan dan jembatan jika lahan tersebut sudah bebas," jelas Nurdin Samaila.
Sebelumnya Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pemkot Makassar Muh Sabri juga membenarkan jika terhambatnya pembangunan jalan lingkar karena faktor pembebasan lahan.
"Belum ada rencana proyek midle ring road dilanjutkan tahun ini. Proyek ini masih terkendala lahan. Masih banyak lahan belum dibebaskan dan mengganggu pembangunan jalan," kata Sabri.
Bahkan mantan Camat Tamalanrea ini, biaya pembebasan lahan yang dikehendaki pemilik lahan sangat tinggi hingga Rp 1 juta permeter. Padahal pemerintah hanya sanggup membayar ganti rugi sebesar Rp 100 ribu permeter.
"Lahan yang dibebaskan terputus-putus akibat tidak adanya kesesuaian harga dan minimnya anggaran pembebasan lahan. Belum lagi warga pemilik lahan hanya mementingkan diri sendiri dibandingkan kepentingan umum," tegas Sabri.
Proyek middle ring road atau jalan lingkar tengah adalah bagian dari pembangunan akses jalan Section B kawasan Mamminasata yang dibangun di Kota Makassar. Pemerintah telah membebaskan lahan sepanjang 500 meter dengan luas sekitar 40 meter.Jalan lingkar tengah mulai dikerjakan 2010 lalu. Kementerian Pekerjaan Umum mengucurkan dana Rp5 miliar untuk penimbunan dan pematangan lahan dari Jalan Perintis Kemerdekaan. Anggarannya untuk penimbunan lahan sepanjang 500 meter dan lebar 40 meter dengan rencana konstruksi jalan dua jalur.
Bila jalan lingkar tengah terbangun, kendaraan dari arah Maros atau timur kota yang akan ke arah Gowa dan Takalar, tidak perlu lagi harus masuk kota. Arus kendaraan yang berpotensi memacetkan lalu lintas di dalam kota bisa terpecah.(PR2)

Jalan Lingkar Tengah Tinggal Kenangan
Terkait :

Dari Keributan Keita Vs Pepe Hingga Bendera Palestina

DALLAS -Bentrok AS Roma melawan Real Madrid, Rabu (30/7) dalam lanjutan International Champions Cup (ICC) 2014 di Dallas memunculkan keributan antar pemain bahkan sebelum laga itu berlangsung.Gara-garanya adalah gelandang Roma Seydou Keita yang men

Read more

Neymar Percayakan Kesembuhan di Tangan Dokter Ajaib

BARCELONA - Bintang Barcelona asal Brasil, Neymar memutuskan untuk memilih dokter spesialis Enric Caceres menangani cedera berat yang dia dapatkan saat Piala Dunia 2014.Nama Enric Caceres selama ini sudah cukup dikenal, menyusul sejumlah klien yang

Read more

Yaya Toure: Bukan saat Tepat Tinggalkan Manchester City

MANCHESTER - Yaya Toure memastikan bertahan bersama Manchester City. Ia akan terus membela The Citizens -julukan Manchester City- selama klub milik Mansour bin Zayed Al Nahyan membutuhkan tenaganya.Ini bukan saat yang tepat meninggalkan klub. Waktu

Read more

Pelatih U-14 dan U-17 Blusukan Lagi Usai Lebaran

JAKARTA - Proses scouting atau pencarian pemain untuk Timnas U-14 dan U-17 terus dilakukan oleh tim pelatih. Sampai Juli ini, total 14 provinsi telah disambangi oleh pelatih kepala U-14 dan U-17, Fakhri Husaini, dengan mendapatkan 115 pemain potensia

Read more

Comments are now closed for this entry

Group BKM | JAWA POS | FAJAR | RADAR | PARE POS | PALOPO POS | KENDARI POS | AMBON EKSPRES | PALU EKSPRES | BUTON POS | UJUNG PANDANG EKSPRES | RAKYAT SULSEL | RAKYAT SULTRA

Login / Registrasi