Metro Makassar

Peserta Ikuti Simulasi di Bawakaraeng

MAKASSAR, BKM -- Peserta Ekspedisi Ewako Merah Putih (EEMP) II Mapala 09 Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) terus melakukan persiapan. Salah satunya adalah melakukan simulasi. Sudah beberapa kali dilakukan simulasi, dan yang ketiga kalinya simulasi dilakukan dengan mendaki Gunung Bawakaraeng di Desa Lembanna, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa 9 hingga 10 Agustus lalu.
Ada lima peserta yang mengikuti simulasi. Kelimanya adalah Sofyan (Teknik Sipil 2009), Wahyudi (Teknik Mesin 2009), Andi Abdulrahim (Teknik Sipil 2010), Andri Mulyadi (Teknik Mesin 2010) dan Muhammad Yusuf (Teknik Elektro 2011).
Salah seorang peserta Muh Yusuf mengatakan, simulasi kali ini lebih fokus pada pencapaian power atlit. Dimana, katanya, pada hari pertama melatih ketahanan jalan (endurance) selama 12 jam, dan pada hari kedua perjalanan dilakukan tanpa beban untuk mengetahui pengaruhnya.
"Saat ini kegiatan atlit peserta EEMP II telah memasuki fase latihan praekspedisi dengan target maksimum kekuatan dengan durasi sampai enam minggu ke depan," aku Yusuf dalam rilisnya yang diterima, Senin (25/8).
Sekadar diketahui, “Ekspedisi Ewako Merah Putih II” adalah program kerja dari Mapala 09 Senat Mahasiswa Fakultas Teknik Unhas yang merupakan ekspedisi pendakian gunung ataupun pegunungan dengan tujuan utamanya eksplorasi dan peningkatan pengetahuan kealaman dan berfokus pada pegunungan luar negeri. “Ekspedisi Ewako Merah Putih II” juga merupakan buah sejarah “Ekspedisi Ewako” Mapala 09 yang telah menapaki puncak-puncak tertinggi Indonesia. Ewako sendiri secara etimologi berasal dari bahasa Bugis-Makassar yang mengandung makna semangat sehingga Mapala 09 mencoba mengejawantahkan semangat pemuda akan kecintaalaman dalam ekspedisi ini.
"Masih dalam rangkaian semangat kepemudaan tersebut, Mapala 09 dengan kesederhanaan coba menggagas kegiatan yang menempatkan organisasi kepemudaan di Indonesia Timur umumnya dan Sulawesi Selatan khususnya untuk bisa sejajar dengan organisasi kepemudaan di seluruh Indonesia," jelasnya.
Sebelumnya, di tahun 2011 Mapala 09 SMFT-UH telah menapakkan kaki di Puncak Carstenz (4884 mdpl), di pegunungan Jayawijaya yang terletak di Indonesia yang merupakan salah satu dari seven summits yang mewakili puncak tertinggi di Benua Australia-Oceania. Pada tahun 2012 Mapala 09 juga telah berhasil menapakkan kaki di Puncak Mount Elbrus (5642 mdpl), Pegunungan Caucasus yang bertempat di negara Rusia yang mewakili puncak tertinggi di benua Eropa. (*)

 

Kuota Solar Dipotong 20 Persen

MAKASSAR, BKM -- Dalam beberapa hari terakhir, banyak sentral pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Sulsel mengalami kekurangan stok. Bahkan, ada di antaranya yang kosong. Akibatnya, antrean panjang kendaraan bermotor baik roda maupun roda empat di SPBU tidak terhindarkan.
Customer Relation PT Pertamina Marketing Operational Regional (MOR) VII Sulawesi, Ibnu Adiwena, ketika dihubungi BKM melalui telepon selulernya, Selasa (26/8) kemarin, terjadinya kekurangan maupun kekosongan stok di sejumlah SPBU di daerah ini, bukan karena terjadi kelangkaan.
Penyebabnya lebih pada keterlambatan penyaluran saja. Secara makro, ini sebagai dampak kebijakan pemerintah membatasi kuota bahan bakar minyak (BBM) subsidi. Setiap hari Pertamina menyalurkan premium ke SPBU-SPBU yang ada di Pulau Sulawesi sebanyak 5.840 kiloliter (KL) dan solar sebanyak 5.135 KL.
''Kekurangan stok ini bukan karena kelangkaan. Dan juga tidak ada keterkaitan dengan mundurnya Direktur Utama Pertamina. Penyaluran tetap seperti biasa,'' jelas Ibnu Adiwena.
Kekosongan stok BBM khusus jenis solar, juga terjadi di Stasiun Pengisian Depo Nelayan (SPDN) di Pelabuhan Paotere Makassar. Kekosongan stok solar tersebut terjadi sejak empat hari lalu. Sehingga ratusan jerigen milik nelayan menumpuk di sekitar SPDN ini.
Nelayan memilih menyimpan jerigennya di SPDN sambil menunggu datangnya suplai dari instalasi Pertamina Makassar. Setiap bulan, SPDN Paotere mendapat pasokan solar sebanyak 280 ton. Namun pada bulan ini, pihak Pertamina melakukan pengurangan jatah sebesar 20 persen, sesuai surat Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
''Penyebabnya kuota solar untuk nelayan dipotong 20 persen oleh BPH Migas,'' kata H Sukardi, Ketua Bidang SPBU DPD VII Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Sulawesi, kemarin.
Pemotongan jatah ini otomatis membuat sekitar 500 nelayan di Pelabuhan Paotere jadi kebingungan. Pasalnya, untuk mencukupi kebutuhan harian mereka untuk melaut, tentu akan sulit. Seperti dikemukakan Jaya, salah seorang nelayan di Paotere. Sudah empat hari ini ia tidak melaut karena sudah empat hari pula ia tidak mendapatkan jatah solar.
''Pembatasan BBM subsidi jenis solar ini untuk melakukan penghematan pemakaian, agar kuota BBM nya mencukupi di SPDN nya,'' kata Abdul Rahman Bahrul, pemilik SPDN Paotere. (b)


 

Peserta Ikuti Simulasi di Bawakaraeng

MAKASSAR, BKM -- Peserta Ekspedisi Ewako Merah Putih (EEMP) II Mapala 09 Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) terus melakukan persiapan. Salah satunya adalah melakukan simulasi. Sudah beberapa kali dilakukan simulasi, dan yang ketiga kalinya simulasi dilakukan dengan mendaki Gunung Bawakaraeng di Desa Lembanna, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa 9 hingga 10 Agustus lalu.
Ada lima peserta yang mengikuti simulasi. Kelimanya adalah Sofyan (Teknik Sipil 2009), Wahyudi (Teknik Mesin 2009), Andi Abdulrahim (Teknik Sipil 2010), Andri Mulyadi (Teknik Mesin 2010) dan Muhammad Yusuf (Teknik Elektro 2011).
Salah seorang peserta Muh Yusuf mengatakan, simulasi kali ini lebih fokus pada pencapaian power atlit. Dimana, katanya, pada hari pertama melatih ketahanan jalan (endurance) selama 12 jam, dan pada hari kedua perjalanan dilakukan tanpa beban untuk mengetahui pengaruhnya.
"Saat ini kegiatan atlit peserta EEMP II telah memasuki fase latihan praekspedisi dengan target maksimum kekuatan dengan durasi sampai enam minggu ke depan," aku Yusuf dalam rilisnya yang diterima, Senin (25/8).
Sekadar diketahui, “Ekspedisi Ewako Merah Putih II” adalah program kerja dari Mapala 09 Senat Mahasiswa Fakultas Teknik Unhas yang merupakan ekspedisi pendakian gunung ataupun pegunungan dengan tujuan utamanya eksplorasi dan peningkatan pengetahuan kealaman dan berfokus pada pegunungan luar negeri. “Ekspedisi Ewako Merah Putih II” juga merupakan buah sejarah “Ekspedisi Ewako” Mapala 09 yang telah menapaki puncak-puncak tertinggi Indonesia. Ewako sendiri secara etimologi berasal dari bahasa Bugis-Makassar yang mengandung makna semangat sehingga Mapala 09 mencoba mengejawantahkan semangat pemuda akan kecintaalaman dalam ekspedisi ini.
"Masih dalam rangkaian semangat kepemudaan tersebut, Mapala 09 dengan kesederhanaan coba menggagas kegiatan yang menempatkan organisasi kepemudaan di Indonesia Timur umumnya dan Sulawesi Selatan khususnya untuk bisa sejajar dengan organisasi kepemudaan di seluruh Indonesia," jelasnya.
Sebelumnya, di tahun 2011 Mapala 09 SMFT-UH telah menapakkan kaki di Puncak Carstenz (4884 mdpl), di pegunungan Jayawijaya yang terletak di Indonesia yang merupakan salah satu dari seven summits yang mewakili puncak tertinggi di Benua Australia-Oceania. Pada tahun 2012 Mapala 09 juga telah berhasil menapakkan kaki di Puncak Mount Elbrus (5642 mdpl), Pegunungan Caucasus yang bertempat di negara Rusia yang mewakili puncak tertinggi di benua Eropa. (*)

   

14 Camat dan 143 Lurah Diseleksi Kembali


1.Persyaratan Lelang Jabatan 14 Camat:
Sesuai PP 1000 dan PP 40 Tahun 2013

-Pegawai Negeri Sipil
- Pejabat eselon IIIa dan pernah menduduki jabatan eselon IIIb
-Berpangkat IIId dan dua tahun menduduki pangkat tersebut
-Pernah menduduki jabatan kabid, sekcam dan kabag. -Pendaftar menentukan tempat yang dia mau seperti di kecamatan mana
-Incumbent atau camat yang masih aktif bisa mendaftar kembali
-Boleh mendaftar dari daerah lain diluar Kota Makassar, asalkan mendapat izin ikut seleksi dari bupati dan walikota setempat

2.Persyaratan Lelang Jabatan 143 Lurah:
Sesuai PP 1000 dan PP 40 Tahun 2013

-Pegawai Negeri Sipil
-Pangkat serendah-rendahnya IIIb
-Staf dikantor lurah maupun PNS didalam kota maupun di luar Kota Makassar bisa mendaftar asalkan memiliki izin ikut seleksi dari bupati dan walikota setempat

3.Pendaftaran dilakukan Rabu (27/8) hari ini melalui website Kota Makassar, kotamakassar.go.id.
Tim Seleksi dari Pansel Administrasi dan Pansel Sumber Daya Manusia.

4.Seleksi berupa:
-Tertulis
-Wawancara
-Pemaparan program kerja
-Performance atau penampilan



-Camat Icumbent Boleh Mendaftar di Lelang Jabatan. Melalui Website Kotamakassar.go.id

REPORTER: RIZKA HAKIM
EDITOR: WARTA SHALLY HIDAYAT

MAKASSAR, BKM-- Pemerintah Kota Makassar memastikan akan menyeleksi kembali 14 camat dan 142 lurah yang masih aktif pada proses lelang jabatan yang pendaftarannya akan dibuka paling lambat Rabu (27/8) besok.
Mereka, Camat dan lurah yang masih aktif diberikan kesempatan untuk mendaftarkan diri melalui website resmi Pemkot Makassar, kotamakassar.go.id.
Dalam seleksi tersebut terdapat dua panitia seleksi (Pansel)  yakni Pansel Administrasi (ADM) dan Pansel Sumber Daya Manusia (SDM) yang mulai melakukan proses  seleksi jabatan.
Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar, Ibrahim Saleh, Senin (25/8) mengatakan, panitia seleksi ADM dipimpin langsung Sekkot sebagai koordinator umum dan pelaksana umum Asisten IV Ruslan Abu anggota Kepala BKD Kasim Wahab dan akepala inspektorat.
"Saya sudah meminta Kominfo untuk menyiapkan portalnya. Insya Allah dua hari kedepan (Rabu) pendaftarannya sudah bisa dibuka selama dua minggu,"kata Ibe panggilan akrab Ibrahim Saleh.
Mantan Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkot Makassar ini menambahkan, proses lelang jabatan untuk eselon III dan IV merujuk pada PP Nomor 100 dan PP 40 tahun 2013 tetang lelang jabatan dan edaran BAKN.
Adapun dalam PP 100 disebutkan jenjang jabatan camat mereka adalah PNS yang memiliki pangkat IIId dan dua tahun menduduki pangkat tersebut. Pernah menduduki jabatan eselon IIIa dan eselon IIIb seperti kabid, sekcam dan kabag.
Begitupun dengan jabatan lurah, seorang PNS yang memiliki pangkat IIIb dan pernah menduduki jabatan eselon IV.
"Camat dan lurah incumbent yang masih aktif diperbolehkan mengikuti proses seleksi, siapa tahu mereka terpilih (oppo) kembali. Begitupun pendaftar yang lain boleh menentukan wilayah dimana mereka mendaftar,"kata Ibe.
Sementara pendaftar dari luar Kota Makassar, ditegaskan mantan Kadis Sosial Kota Makassar ini, kalau semua pendaftar terbuka untuk umum baik dari dalam dan luar Kota Makassar.
"Mereka diberikan kesempatan untuk mendaftar, asalkan mendapatkan izin ikut seleksi dari bupati dan walikota setempat.Termasuk apabila mereka telah memperoleh lulus butuh."
Terpisah, Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Kota Makassar, Mukhtar Tahir mengatakan, Infokom telah menerima persyaratan bagi peserta yang ingin mendaftar dilelang jabatan.
"Kita telah menerima persyaratannya, tinggal akan dimasukkan dalam website resmi Pemkot Makassar. Insya Allah, Rabu ini pendaftarannya sudah bisa diakses,"singkat Mukhtar.
Menyikapi proses tersebut, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mendukung penuh langkah evaluasi camat dan lurah.
Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Makassar, Mudzakkir Ali Djamil mengaku sangat menyambut baik  proses lelang jabatan yang dilakukan Wali Kota Makassar, Moch Ramdhan Danny Pomanto menuju pemerintahan yang tidak rantasa (MTR) alias Jauh lebih baik.
Menurutnya, lelang jabatan bisa mengikutsertakan perwakilan masyarakat umum terutama yang berkaitan dengan jabatan pimpinan Perusda.
"Kalau jabatan kepala SKPD itu kan yang bisa hanya yang berstatus PNS tapi kalau jabatan pimpinan Perusda bisa dari masyarakat umum,"katanya.
Dalam pandangan Mudzakkir, hampir semua Perusda termasuk sejumlah SKPD patut dilakukan evaluasi lantaran tidak menunjukkan kinerja yang baik.
Hal senada diungkapkan  Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Makassar, Adi Rasyid Ali. Adi menyarankan agar Wali Kota Makassar dalam menempatkan seseorang di SKPD adalah orang yang mampu dan berkompeten. (eka/b)?

 

Peserta Diuji Kemampuan dan Wawancara

PARA peserta yang mengikuti lelang jabatan diberikan beberapa bentuk seleksi dari Pansel SDM yang dipimpin Deputi Lembaga Administrasi Negara (LAN) Prof Idrus bersama pansel dari unsur kampus, akademisi, pers, NGO, dan Pemkot antara 5 sampai 7 orang.
Tes antara lain tes tertulis dan pemaparan program kerja jika terpilih nanti. Sementara hasilnya akan diskoring menjadi lima orang untuk calon camat dan tiga untuk calon lurah sebelum diserahkan ke Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). Di Baperjakat, tim kembali untuk melihat rekam jejak orang yang lulus sebagai bahan pertimbangan wali kota untuk menetapkan satu orang yang terpilih dilelang jabatan di masing-masing wilayah sesuai rangking.
"Kalau rangking pertama terbaik, maka kita tidak mengambil lagi rangking dibawahnya. Hanya saja, jika rangking pertama terkendala prilaku karakter, loyalitas, dedikasi maka akan diambil dari rangking dua dibawahnya.Mudah-mudahan minggu kedua September, tim Pansel SDM sudah bekerja,"tegasnya. (war)

   

Halaman 5 dari 76

Group BKM | JAWA POS | FAJAR | RADAR | PARE POS | PALOPO POS | KENDARI POS | AMBON EKSPRES | PALU EKSPRES | BUTON POS | UJUNG PANDANG EKSPRES | RAKYAT SULSEL | RAKYAT SULTRA

Login / Registrasi