Metro Makassar

Penerimaan Bintara Polri Berprinsip Betah

MAKASSAR, BKM -- Kapolda Sulsel, Irjen Pol Burhanuddin Andi, menegaskan, proses penerimaan bintara Polri yang sementara berlangsung saat ini berprinsip bersih, transparan, akuntabel dan humanis (betah).
Menurut Burhanuddin, bersih berarti mengikuti seleksi tidak membayar, tidak ada calo, dan transparan berarti terbuka, hasil seleksi tiap tahapan langsung diumumkan dan dapat dilihat hasilnya serta hasil tes nanti menggambarkan kemampuan dari setiap calon peserta.
Sementara prinsip akuntabel berarti dapat dipertanggungjawabkan. Pelaksanaan tes diawasi oleh pengawas internal dan eksternal. Humanis berarti tidak ada diskriminasi. "Semua diperlakukan yang sama bagi calon peserta. Tidak ada yang diistimewakan dalam mengikuti proses seleksi. Proses seleksi dilaksanakan dengan profesional dan diawasi dengan ketat," kata Burhanuddin dalam memberikan arahan kepada peserta seleksi calon Brigadir Polri dan orang tua peserta di SPN Batua Makassar, kemarin.
Menurut Burhanuddin, semua hal tersebut dilakukan tentunya bertujuan untuk menghasilkan personel Polri yang berkualitas.
Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Endi Sutendi, mengatakan, seleksi penerimaan Brigadir Polri telah memasuki tahap seleksi administrasi. Animo pendaftar cukup tinggi. Saat ini, ada 13.000 peserta. Hasil verfikasi yang memenuhi syarat sekitar 10.209 peserta. Sedangkan yang dinyatakan lulus administrai  berjumlah 9.374 orang. Calon polisi laki-laki berjumlah 6.900, Polwan 2.474 orang.
Peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi akan mengikuti kembali seleksi kesehatan awal. Proses seleksi akan berlangsung mulai 22 April s/d 30 Mei 2014. "Selanjutnya tanggal 1 Juni 2014, para calon bintara yang lulus seleksi sudah berada di SPN Batua. Persiapan pembukaan pendidikan pada tanggal 3 Juni 2014," jelas Endi.
Di tahun 2014 ini, Polri akan menerima Brigadir Polri sebanyak 20.000 orang untuk seluruh Indonesia. Dari total angka tersebut, 7.000 Polwan dan 13.000 Polisi laki-laki. Sementara kuota calon Nrigadir Polri untuk Polda Sulsel khususnya, diperkirakan 800 orang yang terdiri dari Polwan 380 orang dan Polisi laki-laki berjumlah 420 orang. "Untuk kepastiannya menunggu keputusan dari Mabes. Kita berharap kuota bisa bertambah untuk Sulsel hingga 1.000 orang," katanya.
Bertambahnya personel Polri, jelas dia, akan mendukung pelaksanaan tugas Polri seperti yang diamanatkan oleh UU no 2 tahu 2002 tentang Polri, bahwa tugas Polri adalah sebagai pemelihara kamtibmas, perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat serta sebagai penegak hukum. (eka/ams/b)

 

Poitisi Gerindra Ramaikan Bursa Ketua KNPI Makassar

MAKASSAR, BKM -- Politisi Partai Gerindra Sulsel, Dr Azwar Ishak Manggabarani, meramaikan bursa calon ketua umum KNPI Makassar Mei mendatang.
Menurut Azwar, keinginannya maju di musda KNPI Kota Makassar semata-mata untuk mengabdi. Selain itu, dirinya juga ingin membuktikan bahwa pemuda mampu berbuat yang terbaik bagi daerah.
"Motivasi ini juga saya terinspirasi ketika kemenanganya diambil paksa oleh orang lain dan saya akan membuktikan bila kecurangan itu tak boleh lagi terjadi," katanya.
Dr Azwar Ishak Manggabarani kini tercatat sebagai politisi Partai Gerindra Sulsel mendapat dukungan dari kalangan organsasi pemuda di Makassar maupun Sulsel.
Selain Azwar, nama lain yang banyak disebut akan meramaikan bursa ketua di musda KNPI Makassar, yakni politisi NasDem Rahmatika, politisi Golkar Syahruddin Said dan politisi Partai Demokrat Irwan Ade Saputra.  (rif/ams/c)

 

Jumlah Undangan Pelantikan DIA Dipangkas

MAKASSAR, BKM -- Rencana awal untuk menghadirkan 10 ribu undangan dalam pelantikan pasangan Danny Pomanto-Syamsu Rizal (DIA) pada 8 Mei 2014 mendatang, tidak jadi. Jumlah undangan dipangkas hingga menjadi hanya 7.000 undangan.
Keputusan pemangkasan jumlah undangan ini diambil dalam rapat persiapan pelantikan walikota dan wakil walikota terpilih periode 2014-2019 yang dilaksanakan di ruang pola Balaikota, Makassar, Selasa (22/4).
Rapat persiapan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota terpilih 2014-2019 dihadiri oleh SKPD lingkup Kota Makassar.
Dalam rapat ini dibahas berbagai persiapan. Diantaranya, permasalahan penerimaan tamu yang berasal dari berbagai kelompok, peliputan kegiatan, keamanan kegiatan dan persiapan penanggulangan kecelakaan.
Pelaksana tugas (Plt) Sekkot Makassar, Burhanuddin,
berharap pelaksanaan pelantikan ini lebih baik. "Mudah-mudahan semuanya berjalan sesuai rencana," katanya.
Sementara itu, Ketua panitia penyelenggara pelantikan DIA, Sittiara Kinang, menjelaskan, pengurangan jumlah undangan dilakukan karena kondisi tempat yang tidak mencukupi.
"Tiga ribu undangan yang tidak hadir dalam pelantikan akan diundang pada acara pisah sambut yang dilaksanakan di tempat yang sama pada malam hari. Undangan dikurangi karena tempat tidak mencukupi," katanya. (ish/ams/c)

   

Sejak Kecil Sudah Ditanamkan Kejujuran oleh Ibunya

SETIAP orang dalam hidupnya pasti pernah menghadapi ujian atau cobaan. Namun, di balik itu semua pasti ada hikmahnya.

Laporan: ILHAM RAIS

Anto, salah seorang pemulung yang menjadi tulang punggung keluarganya di Kota Makassar dalam mencari nafkah, sejak umur lima tahun ditinggalkan orang tuanya Daeng Taba yang meninggal dunia. Anto bersama dua adiknya, lalu dibesarkan oleh ibunya, Daeng Rini. Dalam membesarkan anak-anaknya, Daeng Rini selalu menanamkan sikap jujur kepada anak-anaknya.
"Janganko mencuri. Kamu harus jujur," ujar Anto menirukan ucapan ibunya saat ditemui di sela-sela mengais sampah plastik dan barang bekas lainnya di sebuah tempat di Kota Makassar beberapa hari lalu.
Anto menceritakan. Ibunya melarang semua anaknya mengambil barang bekas orang lain. "Jangan sampai barang yang mau saya ambil masih dibutuhkan orangnya. Saya disuruh tanya dulu kepada orangnya," ujar Anto.
Dia menceritakan pengalamannya di sebuah siang. Saat itu, Anto mengaku, dirinya berjalan melintasi sebuah kompleks perumahan di Antang sambil mengais sampah di depan rumah warga. Anto lalu menemukan dompet yang terjatuh di pinggir jalan. Di dalam dompet, banyak surat-suratnya dan lembaran ratusan dan ribuan rupiah.
Sejenak dalam pikirannya, mau mengambil dompet itu dengan dalih tidak perlu lagi kerja untuk beberapa minggu. Dompet yang ditemukan itu, kata dia, dibawanya pulang dan diperlihatkan kepada ibunya. "Kontan ibu saya menyuruh untuk mengembalikan dompet itu ke pemiliknya," katanya.
Berpatokan pada KTP yang ada di dalam dompet, akhirnya Anto mengembalikan dompet itu kepada orang yang punya. Tak jauh dari tempat penemuannya. "Setelah rumah pemilik dompet saya temukan dan menyerahkan dompetnya, Alhamdulilah saya diberi uang Rp 200 ribu. Uang ucapan terima kasih," ceritanya.
Apa yang ditunjukkan oleh ibu ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi Anto. "Saya tanamkan ke diri saya agar bisa bersikap jujur di mana saja saya berada," ujarnya.
Sikap Anto seperti ini merupakan hal yang langka di zaman seperti sekarang ini. Kemiskinan yang disandangnya tidak membuat Anto menjadi pencuri atau berbuat tidak terpuji. Sebaliknya, ia justru berusaha untuk jujur dan mencari rezeki yang halal.
Bagi para pejabat, sikap Anto dan ibunya ini hendaknya menjadi pelajaran. Bagi para pejabat yang terus mencuri uang rakyat, apakah tidak malu dengan para pemulung yang tingkat ekonominya buruk, tapi masih bisa bersikap jujur...? (ilo/ams/b)

 

Sibuk Melayani Tamu

SEJUMLAH kegiatan dilakoni oleh Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, menjelang berakhirnya masa jabatannya di hari ke-16. Salah satu yang dilakukan oleh Ilham adalah disibukkan dengan menerima tamu di ruang kerjanya di Balaikota Makassar.
Selain itu, sejumlah agenda kegiatan diikuti Ilham kemarin. Namun, ada juga yang diwakilkan kepada bawahannya. Misalnya, sekitar pukul 09.00 Wita, seharusnya Ilham menghadiri kegiatan sosialisasi perpajakan bendahara pengeluaran SKPD dalam lingkup Pemkot di Hotel Singgasana. Namun, Ilham diwakili oleh
Plt Sekretaris Kota Makassar, Burhanuddin.
"Sejak pagi Pak Wali sibuk melayani tamu, namun aktifitas birokrasi tetap berjalan dengan sejumlah pejabat Pemkot yang mengisi kegiatan agenda undangan tersebut," ujar Muh Hamzah Bakrie, Kasubag Pemberitaan Pemkot Makassar, Senin (21/4). (ish/ams/c)

   

Halaman 5 dari 102

Group BKM | JAWA POS | FAJAR | RADAR | PARE POS | PALOPO POS | KENDARI POS | AMBON EKSPRES | PALU EKSPRES | BUTON POS | UJUNG PANDANG EKSPRES | RAKYAT SULSEL | RAKYAT SULTRA