Metro Makassar

Alumni FE Unhas Gelar Reuni Akbar

MAKASSAR, BKM-- Alumnus Fakultas Ekonomi D3 Universitas Hasanuddin (Unhas) akan menggelar Reuni Akbar dan Halal Bihalal semua angkatan di Sandeq Ballroom Hotel Grand Clarion, Sabtu 2 Agustus mendatang.
Acara bertajuk Sulaturahmi dalam Indahnya Carita Barayya, akan dihadiri alumni yang telah tersebar dan beraktifitas di seluruh Indonesia.
"Saat ini panitia pelaksana mulai melakukan penjualan undangan dengan kontak person 081343506070 atau 082192983076 atasnama Fitri Airin dan kotak person ke 085342724870 atau 089619590484," jelas Harumi Baang (Mimi) angkatan 94 saat bertandang ke redaksi Berita Kota Makassar, Kamis (24/7).
Harumi menambahkan, kegitan tersebut juga bertujuan mempererat tali silahturahmi sekaligus menjalin ikatan kekeluargaan antar-alumni yang pada saat ini sudah tersebar diseluruh penjuru tanah air dengan berbagai macam profesi.
“Ini merupakan langkah kami untuk tetap menjalin hubungan silaturrahmi dengan teman lama. Peran alumni juga sangat strategis dalam memajukan perguruan tinggi,” jelas Harumi.(ish)







 

Dukung Gerakan MTR, DTRB Serahkan Bantuan

MAKASSAR, BKM --  Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kota Makassar memperlihatkan bukti dukungannya terhadap Gerakan Makassarta Tidak Rantasa (MTR) yang dicanangkan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. Bukti dukungan ini berupa pemberian bantuan gerobak sampah dan motor fukuda kepada tiga kelurahan binaan DTRB yang dilakukan di halaman kantor DTRB di Gabungan Dinas-dinas Jalan Urip Sumohardjo, Kamis (24/7) sore.
Adapun tiga kelurahan binaan DTRB yang mendapatkan bantuan tersebut yakni Kelurahan Masale, Tamamaung dan Sinrijala. Ketiganya berada di wilayah Kecamatan Panakkukang. Penyerahan bantuan ini dihadiri Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.
Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kota Makassar Drs H Irwan Adnan, MSi saat penyerahan bantuan mengatakan, bantuan ini selain mendukung program MTR juga untuk mewujudkan Makassar sebagai kota nyaman berkelas dunia sesuai dengan tagline DTRB More Spirit More Services.
"Kami hanya memfasilitasi beberapa coorporate social responsibility (CSR) beberapa stakholder. Kami wajib membantu gerakan MTR dalam bentuk apa saja. Kali ini kami memberikan bantuan diantaranya gerobak sampah 10 buah dan motor sampah (fukuda) 3 buah. Mudah-mudahan kelurahan binaan kami termotivasi dengan bantuan ini," ujar Irwan Adnan.
Ia mengatakan, penyerahan bantuan ini dirangkaikan dengan buka puasa bersama. Apalagi acara ini dihadiri para ketua RT dan RW dimana bisa sekaligus bersilahturahmi.
Selain dihadiri Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto, acara ini juga dihadiri mantan Wali Kota Makassar, Ir Ilham Arif Sirajuddin. Pada kesempatan ini, Danny Pomanto mengatakan, kesuksesan gerakan MTR bukan dilihat dari aktifnya kepala wilayah atau pimpinan kecamatan atau pimpinan kelurahan namun bagaimana mengajak masyarakat untuk berpartisipasi.
"Partisipasi masyarakat itu yang terpenting. Kalau cuma pemerintahnya yang bekerja tapi masyarakatnya hanya melihat itu dinyatakan tidak berhasil. Pemerintah itu bisa dikatakan berhasil kalau bisa berpartisipasi ke masyarakat dan pemerintah turun ke masyarakat," ungkap Danny Pomanto. (jun)

 

Mariso Rebut Juara Umum Tadarrus Al-Quran

MAKASSAR, BKM -- Kontingen Kecamatan Mariso berhasil meraih juara umum pada lomba tadarrus Al-Quran VII KKG-PAI, kategori kepala sekolah, guru dan siswa antar kecamatan se Kota Makassar 2014. Lomba digelar di Masjid Terapung  Pantai Losari. Kontingen Kecamatan Mariso sekaligus berhak mendapatkan piala bergilir wali kota Makassar.
Untuk kategori siswa, juara I,II dan III maisng-masing diraih oleh kontingen Kecamatan Panakkukang, Rappocini, dan Makassar. Harapan I, II dan III diraih Ujungpandang, Tamalanrea dan Manggala.
Untuk kelompok kepala sekolah, juara I, II dan III, diraih Kecamatan Mariso, Biringkanaya, Tamalanrea. Sedangkan urutan harapan I, II dan III masing-masing diraih Tallo, Panakkukang, Mamajang.
Begitupun kelompok guru, juara I, II dan III adalah Kecamatan Biringkanaya, Mariso, dan Tallo. Harapan I, II dan III diraih Kecamatan Rappocini, Panakkukang  dan Tamalate. Untuk juara favorit, kepala sekolah diraih oleh Ahmad, SPd.I dari Kecamatan Mariso. Juara favorit guru dimenangkan Raihang SPd.I. Sedangkan pada kelompok favorit siswa direbut Ahmad Muttaking.
Kepala kantor Kementerian Agama Kota Makassar diwakili Kasi Pendidikian Agama Islam, Muhammad Nur Halik, MA, menyebut lomba ini adalah bagian dari kehidupan seorang muslim yang pada prinsipnya, yaitu dasarnya iman, tujuannya untuk memenuhi perintah Allah atau mencari keridhaan-Nya dan wujudnya berupa perbuatan atau sikap untuk meningkatkan kualitas SDM.
Untuk itu, berbagai strategi dilakukan untuk peningkatan mutu pendidikan. Semuanya diarahkan untuk meningkatkan mutu siswa dalam penguasaan ilmu pengetahuan dasar, penguasaan bahasa asing (Arab) dan penanaman sikap serta perilaku yang mencerminkan budi pekerti luhur.
"Lomba tadarrus ini merupakan pula salah satu arah kebijakan program pembangunan pendidikan dalam mengembangkan kualitas sumberdaya  manusia sedini mungkin secara terarah, terpadu dan menyeluruh melalui  berbagai usdaha yang proaktif, produktif, dan kreatif agar generasi muda dapat berkembang secara optimal," katanya. (zai/ams/c)

   

Perancis Tertarik Berinvestasi di Makassar

MAKASSAR, BKM -- Konselor Bidang Ekonomi Kedutaan Besar (Kedubes) Perancis, Emmanuelle Boulestreau, mengemukakan ketertarikannya untuk melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar di bidang teknologi dan infrastruktur.
Hal tersebut terungkap dalam pertemuan Emmanuelle dengan Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, di ruang kerjanya, di Balikota, Rabu (23/7).
Menurut Danny, perkembangan pembangunan yang pesat di Kota Makassar merupakan daya tarik Kedubes Perancis untuk melakukan investasi.
"I interesting to Makassar, because its very dinamic development," kata  Emmanuelle. Artinya, dirinya telah menyiapkan beberapa opsi bentuk kerjasama, namun terlebih dahulu, harus mengumpulkan data terkait keadaan Kota Makassar, untuk menemukan bentuk kerjasama yang paling ideal. Kerjasama dibidang transportasi adalah yang paling memungkinkan dilakukan.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, menjelaskan, terkait kedatangan Kedubes Perancis, merupakan angin segar bagi peningkatan investasi di Kota Makassar.
Menurut Danny, semakin banyak investasi yang masuk akan menguntungkan pendapatan ekonomi dan mengurangi angka pengangguran, jika kerjasama ini berlanjut ke tahap selanjutnya.
"Saya lebih memilih menempatkan Pemkot sebatas pengawasan kerjasama saja dan memberikan ruang kepada perusahaan lokal untuk langsung bermitra dengan pihak Perancis," kata Danny.
Menurut dia, terkait kerjasama itu, menyangkut uang banyak. "Terlalu ribet dan rawan kalau kita yang ikut kelola. Jadi, lebih baik pemerintah hanya mengawasi saja dan memberikan jalan kepada perusahan lokal untuk bermitra langsung dengan  perusahaan besar di Perancis guna membangun infrastruktur di sini," ujar Danny.
Danny lalu menjelaskan soal kehebatan Perancis yang merupakan negara yang sangat maju di bidang infrastruktur dan transportasi.
Danny juga mengaku menawarkan kerjasama di bidang transportasi, properti, tambang dan kelautan. "Tadi saya sudah tawarkan beberapa bentuk investasi yang baik di Makassar, salah satunya adalah pembangunan jalan tol," terang Danny. (ish/ams/b)

 

Mantan Ketua KPID Sulsel Launching Buku

MAKASSAR, BKM -- Menyambut Hari Anak Nasional yang jatuh pada hari ini, Rabu (23/7), mantan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulsel, Rusdin Tompo, menggelar launching dan bedah buku berjudul "Tuhan Tak Sedang Iseng". Bedah buku digelar di Gedung Bakti, Selasa (22/7).
Menurut Rusdin, esensi dari buku yang ia tulis tersebut berisi kumpulan puisi yang ditulis terkait tentang sosial dan perlindungan hak bagi anak yang terjadi di tengah masyarakat Sulsel.
"Khusus untuk judul puisi yang sekaligus jadi judul buku. Pesannya, ada banyak kejadian yang terjadi pada waktu yang bersamaan. Saya meyakini bahwa tuhan tak iseng dalam semua dinamika kejadian itu," ujar Rusdin yang juga dikenal sebagai Budayawan Suslel.
Bedah buku dihadiri juga sejumlah akademisi, antara lain Prof Ilmi Idrus dan Alwi Rahman. Selain keduanya, hadir pula sejumlah tokoh pemuda, kalangan mahasiswa dan profesi seperti para jurnalis.
Rusdin berharap buku yang ia tulis tersebut dapat menginspirasi para pemuda dan kelompok profesi dan apara aktifis anak Suslel agar bisa membangun kepedulian akan pentingnya pemenuhan hak-hak anak. Menurutnya, ada banyak hal yang bisa dilakukan salah satunya melalui sastra, khususnya puisi.
"Puisi digunakan sebagai sebuah pendekatan karena puisi sarat dengan pesan-pesan moral dan nilai-nilai filosofis serta memiliki kemampuan menggugah lantaran puisi merupakan proses permenungan atas peristiwa yang dialami, dirasakan atau yang disaksikan penulisnya," kuncinya.
Launching dan beda buku ini juga di isi sejumlah rangkaian acara lain, seperti musikalisasi dan pembacaan puisi, serta penyerahan buku kepada beberapa perwakilan aktifis, penggiat literasi. (ril/ams/c)

   

Halaman 6 dari 107

Group BKM | JAWA POS | FAJAR | RADAR | PARE POS | PALOPO POS | KENDARI POS | AMBON EKSPRES | PALU EKSPRES | BUTON POS | UJUNG PANDANG EKSPRES | RAKYAT SULSEL | RAKYAT SULTRA

Login / Registrasi