Metro Makassar

6.000 Orang Hadiri Simulasi Seleksi CPNS

MAKASSAR, BKM -- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menggelar sosialisasi dan simulasi seleksi CPNS 2014 yang sudah menggunakan Sistem Computer Assisted Test (CAT), di Baruga AP Pettarani, Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Jumat (18/7).
Kegiatan ini dihadiri sekitar 6.000 orang. Simulasi ini bekerja sama dengan Job Placements Center Unhas (JPC Unhas) dan dibuka oleh Sekretaris KemenPAN-RB yang didampingi Kasubag Publikasi KemenPAN-RB, Wakil Rektor II Unhas dan Kepala JPC Unhas.
Kasubag Publikasi KemenPAN-RB, Kahar, mengatakan, sistem Computer Assisted Test (CAT) digunakan untuk seluruh tahapan tes, baik tes kemampuan dasar maupun tes kemampuan bidang (TKB).
"Nanti perangkatnya akan disediakan oleh KemenPAN bersama Bada Kepegawaian Nasional serta instansi yang mengadakan seleksi," jelasnya.
Dikatakannya, sistem ujian kali ini cukup berbeda. Hanya saja dengan menggunakan sistem CAT akan lebih transparan dan akuntabel. "Jumlah soal dan waktu sama, hanya saja pekerjaan soalnya berbeda," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Mustari Soba, mengatakan, pihaknya mendukung adanya sosialisasi tersebut. Pasalnya, simulasi ini akan mempermudah dan peserta akan lebih mengenal tata caranya.
"Ini bagus, melalui sosialisasi dan simulasi sistem CAT ini peserta CPNS tidak kaku lagi," jelas Mustari saat ditemui di ruangannya, kemarin.
Kedati demikan, dia berharap para calon peserta lebih siap berkompetisi dalam tes sesungguhnya danĀ  memenuhi nilai kelulusan yang tinggi karena sistem CAT menjamin seleksi CPNS akan lebih kompetitif, obyektif, transparan, serta bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. (san/ams/b)

 

Jelang Lebaran, Reparasi Sofa Diminati Warga

MAKASSAR, BKM -- Menjelang lebaran Idul Fitri 1435 Hijriah yang diperkirakan akan jatuh pada tanggal 28 Juli 2014 mendatang, keinginan masyarakat terhadap berbagai kebutuhan juga meningkat. Diantaranya keinginan memiliki sofa empuk dan nyaman.
Meksi begitu, masyarakat juga tidak harus mengeluarkan yang begitu banyak. Mereka memanfaatkan jasa bengkel reparasi sofa, sehingga tak harus membeli sofa baru yang harganya cukup tinggi.
BKM sempat mendatangi bengkel reparasi sofa di Jalan Antang Raya, Kecamatan Manggala, Makassar. Akhir-akhir ini, bengkel tersebut kebanjiran order servis sofa hingga saat ini.
Ical, seorang pekerja di bengkel service sofa tersebut, mengatakan, ia sudah memperbaiki 50 unit sofa terhitung sejak hari kedua bulan Ramadan. "Kita lihatmi di sebelah sana pak, masih banyak sofa yang mau diperbaiki dan rata-rata pemiliknya ingin diselesaikan sebelum lebaran," katanya.
Menurut Ical, dalam memberikan jasa biasanya dipatok tarif bervariasi. Tergantung penggunaan jenis kain dan kerusakan sofa. Tarif perbaikan sofa berkisar antara Rp 600.000 hingga Rp 10 juta per set sofa. "Tergantung maunya pelanggan pak. Kalau ingin jenis kain bagus juga agak mahal biayanya. Tak hanya itu, harga juga disesuaikan dengan kondisi kerusakan," terangnya.
Menurutnya, masyarakat lebih memilih melakukan service terhadap sofa miliknya karena pertimbangan mahalnya harga sofa baru di pertokoan. Di sisi lain, sofa merupakan produk furnitur yang digemari karena menjadi elemen interior wajib rumah, perkantoran atau hotel. "Rata-rata dalam rumah tangga menggunakan sofa karena empuk. Selain itu, sering dipakai untuk bersantai dengan keluarga atau bercengkerama dengan tamu. Service diperlukan agar sofa tetap nyaman," katanya.
Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar, Andi Endre Cecep Lantara, mengatakan, usaha jasa reparasi sofa perlu terus diberdayakan. Selain membantu masyarakat, juga mampu menciptakan lapangan kerja tersendiri.
"Coba bayangin jika pelanggannya banyak, tentu membutuhkan tenaga kerja yang memadai, sehingga usaha kecil menengah ini perlu lirikan Pemkot Makassar. Ini perlu diberdayakan," singkatnya. (eka/ams/c)

 

Pengerukan Sedimen Ditarget Rampung November

MAKASSAR, BKM -- Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar menargetkan kegiatan pengerukan sedimen akan rampung bulan November mendatang.
"Saat ini, pengerukan sedimen terus berjalan. Sudah tahap ketiga," kata Kasubag Pembangunan Bangunan Drainase, Haeruddin, Jumat (18/7).
Haeruddin menjelaskan, pelaksanaan pengerukan sedimen tersebar di 14 kecamatan. Bahkan, di setiap kelurahan ada titik saluran yang dikeruk sedimennya.
"Pada tahun ini anggaran pengerukan sekitar Rp 40 miliar dan sudah termasuk berbagai item kebutuhan, mulai pembayaran ATK, honor dan lain-lain. Sementara untuk pengerjaan fisiknya kurang lebih Rp 13 milliar," katanya.
Menurut Haeruddin, pengerukan drainase berdasarkan kondisi saluran. Selain itu, ada kebutuhan warga yang diterima. "Kita menampung berbagai usulan dari warga, termasuk hasil musrenbang," katanya.
Dikatakan Haeruddin, pengerjaan pengerukan akan ditargetkan rampung akhir tahun. "Saat ini, kan bulan puasa. Namun, kita tetap memaksimalkan kegiatan di lapangan. Faktor cuaca yang menjadi salah satu kendala. Sebab, saat hujan tidak mungkin melakukan pengerukan," katanya.
Sementara itu, salah seorang warga di kelurahan Bonto Makkio, Alvin, berharap bila sedimen yang telah diangkut diharapkan segera diangkut. Kalau tidak, sedimen tersebut juga akan mudah turun kembali ke saluran.
"Apalagi kalau hujan, sedimen yang diangkut kembali turun ke saluran. Jadi, percuma saja. Malah kerap berdampak lingkungan warga berdebu, kalau sedimen yang kering tidak diangkut segera," katanya. (ucu/ams/c)

   

Lebaran, PNS Pemprov Sulsel Libur Sepekan

MAKASSAR, BKM -- Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemprov Sulsel akan mendapat jatah libur panjang menjelang hari raya Idul Fitri 1435 H. Mereka mendapat jatah libur selama sepekan.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Mustari Soba, mengatakan, untuk pegawai pemprov bisa memulai libur reguler sejak Sabtu (26/7). Kemudian dilanjutkan dengan libur nasional dua hari, tanggal 28-29 Juli saat lebaran.
"Dari surat edaran Gubernur, PNS akan cuti bersama selama tiga hari, mulai 30 Juli hingga 1 Agustus," jelasnya, Jum'at (18/7).
Dikatakannya, cuti bersama nantinya akan disambung lagi dengan libur reguler yang jatuh pada tanggal 2-3 Agustus. Secara keseluruhan, total hari libur PNS mencapai sembilan hari.
Mustari menegaskan, pegawai tidak boleh menambah waktu libur pascalebaran. Pasalnya, hal tersebut mengenai langsung terhadap kedisiplinan PNS. "Sama seperti libur-libur sebelumnya, yang menambah libur akan di beri sanksi," tegasnya.
Meski demikian, instansi yang menyediakan layanan langsung ke masyarakat tidak diliburkan sepenuhnya, seperti rumah sakit dan Puskesmas, pemadam kebakaran, Satpol PP, perbankan, perhubungan, PDAM dan PLN. Sehingga pelayanan ke publik tidak berhenti. (san/ams/c)

 

Pemkot Gandeng ITB Kelola Smart City

MAKASSAR, BKM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk bekerjasama dalam menyukseskan program Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Mohammad Ramadhan Pomanto dan Syamsu Risal, yakni Smart City.
Rencana kerja sama antara Pemkot dan ITB itu dicapai setelah pertemuan antara Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Ibrahim Saleh, dengan Guru besar bidang Teknologi Informasi ITB, Prof Suhono Harso, di Balaikota Makassar, Jumat (18/7).
Suhono mengatakan, kedatangannya merupakan hasil dari pertemuan sebelumnya bersama Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, saat berada di Bandung, bulan Juni lalu. Saat itu, Danny mengajak pihak ITB untuk kerja sama dalam membantu membuat perencanaan untuk program Smart City di Kota Makassar.
"Inilah bentuk keseriusan kami dalam menindak lanjuti ajakan Bapak wali kota untuk membantu program Smart City di Kota Makassar," katanya.
Suhono menjelaskan, perlu diketahui bahwa ITB sebagai salah satu perguruan tinggi ternama di Indonesia dengan basis ilmu teknologi, memiliki beberapa konsep yang bisa digunakan untuk program Smart City di Makassar. Namun, pihaknya harus melakukan pendalaman keadaan dan karakteristik Kota Makassar terlebih dahulu agar program dapat berjalan maksimal.
Menurut Suhono, Smart City merupakan program yang identik dengan penggunaan teknologi komputer dan IT. Program ini dapat berjalan dengan maksimal apabila penyelenggara pemerintahan dapat menguasai dengan baik setiap perangkat yang digunakan dalam mendukung program tersebut.
"Saya menilai, langkah progresif yang dilakukan Danny sebagai wali kota Makassar yang baru, dapat memberikan dampak luar biasa bagi perkembangan pembangunan di wilayah Indonesia Timur, "ujar Suhono.
Menurut dia, Makassar sangat maju beberapa waktu terakhir. Apalagi sekarang wali kotanya sangat agresif dalam konsep tata ruang dan pembangunannya. "Dia seperti Wali Kota Bandung," puji Suhono.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Ibrahim Saleh, mengatakan, kehadiran ITB sangat membantu menyempurnakan program andalan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Danny-Ical. Untuk itu, Pemkot berencana akan membuat Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak ITB.
"Kita serius ini untuk menyukseskan program Smart City. Untuk itu, wali kota mengajak ITB membatu kita membuat perencanaan bagi program ini. Rencananya kita akan membuat MoU dengan pihak ITB," tandasnya.
Ibrahim menjelaskan, seluruh kepala SKPD wajib diberikan pelatihan dalam pengembangan wawasan bagaimana keadaan sebuah kota Smart City dan penggunaan alatĀ  teknologi informasi berbasis IT.
"Jangan sampai ada kepala SKPD yang tidak faham apa itu Smart City. Untuk itu, perlu ada training memaksimalkan peran pejabat pemerintah dalam menyukseskan program ini," jelas Ibrahim.
Dia menambahkan, program Smart City adalah wujud pelayanan Pemkot kepada masyarakat. Setiap pegawai akan dapat terpantau posisinya melalui data satelit yang dapat di pantau setiap saat oleh wali kota.
"Jadi, kalau ada aparat Pemkot mengaku tengah melakukan pembinaan di tengah masyarakat, wali kota akan dapat memantau dari HP-nya, kemana saja pejabat tersebut berada," terangnya. (ish/ams/c)

   

Halaman 6 dari 110

Group BKM | JAWA POS | FAJAR | RADAR | PARE POS | PALOPO POS | KENDARI POS | AMBON EKSPRES | PALU EKSPRES | BUTON POS | UJUNG PANDANG EKSPRES | RAKYAT SULSEL | RAKYAT SULTRA

Login / Registrasi