Politik

Abdi Asmara Diusul Jadi Ketua Fraksi Demokrat Makassar

MAKASSAR, BKM -- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Makassar mengusulkan nama Abdi Asmara, Caleg terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Kecamatan Tamalanrea-Biringkanaya sebagai Ketua Fraksi Demokrat DPRD Makassar periode 2014-2019.
Usulan tersebut dibenarkan Ketua DPC Demokrat, Adi Rasyid Ali kepada BKM, Jumat (29/8). ARA sapaan akrab Adi mengatakan, pertimbangan mengusulkan Abdi sebagai Ketua Fraksi adalah kewenangan penuh pengurus DPC. Selain itu, Abdi juga dianggap sebagai kader lama yang memiliki loyalitas yang tinggi terhadap partai.
"Jadi sudah kami usulkan pak Abdi sebagai Ketua Fraksi Demokrat. Tinggal menunggu SK nya untuk diajukan ke Sekretariat Dewan Makassar. Beliau adalah pengurus DPC dan kader murni yang punya loyalitas tinggi terhadap partai," ujar ARA.
Serlain Abdi, ARA melalui DPC Demokrat Makassar juga diusul sebagai calon Wakil Ketua DPRD Makassar menggantikan pejabat sebelumnya, Haidar Majid yang saat ini berstatus sebagai Caleg terpilih tingkat DPRD Sulsel. Saat dikonfirmasi terkait hal itu, ARA mengaku menyerahkan keputusan tersebut sepenuhnya kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
"Nama calon Wakil Ketua DPRD Makassar sudah ada ditangan DPP. Kami serahkan sepenuhnya kepada mereka. Kami tinggal  menjalankan saja," ucapnya.
ARA disebut-sebut menjadi calon tunggal Wakil Ketua DPRD Makassar karena dari segi persyaratan yang diatur dala PO Demokrat, ARA menjadi satu-satunya legislator incumbent di partai besutan SBY itu. Selain itu juga ARA masih berstatus sebagai Ketua DPC Partai Demokrat yang dinilai punya kapasitas untuk menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Makassar. (ril/cha/C)

 

Cakka Tunjuk Kurnia Ketua DPRD Luwu

BELOPA, BKM--Kisruh penetapan  Ketua DPRD Luwu oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai  Golkar memantik reaksi. Ketua DPD II Golkar Luwu, Andi Mudzakkar  mengambil langkah tegas untuk mengantisipasi kekosongan jabatan ketua DPRD Luwu
Mudzakkar menjelaskan, DPD II Golkar Luwu mengambil inisiatif atas kekosongan jabatan Ketua DPRD Luwu.
Menurut dia, ditunjuknya Kurnia bukan karena caleg perempuan terpilih melalui Daerah Pemilihan (Dapil) 1 merupakan peraih suara terbanyak di dapilnya, namun karena ada pertimbangan lain.
Dari 6 angggota DPRD Luwu asal Partai Golkar yang lolos meraih kursi di DPRD Luwu hanya Kurnia yang meraih suara terbanyak. Karena itu, DPD II Golkar Luwu menunjuk dirinya menjabat sementara Ketua DPRD  Luwu seraya menunggu keputusan dari DPP Golkar siapa yang bakal resmi ditunjuk menjabat ketua DPRD Luwu.
Dikonfirmasi terpisah, Kurnia  mengaku belum mengetahui soal itu.
"Saya belum tahu soal penujukkan dari Ketua DPD II Golkar Luwu. Namun jika itu benar maka saya sebagai kader Golkar siap menjalankan perintah partai," teags Kurnia, Kamis (28/8). Sebelumnya, DPP Golkar telah memutuskan nama Andi Syahririr sebagai calon Ketua  DPRD Luwu definitif. (wan-rif/cha/B)

 

Wajah Lama Untuk Parlemen Baru

MAKASSAR, BKM -- Dua priode menjabat sebagai legislator Makassar
tentu bukan hal yang mudah. Hal itu dapat terlihat dari minimnya persentasi jumlah incumbent yang kembali terpilih pada priode 2014- 2018.
H. Zaenal Dg. Beta, S. Sos adalah satu dari sebagian kecil caleg
incumbent yang berhasil kembali duduk sebagai legislator terpilih dari
Partai Amanat Nasional (PAN).
Ketatnya persaingan perebutan kursi parlemen Makassar mendorongnya untuk bekerja lebih ekstra guna meraih hasil maksimal di Pileg 2014 melalui sosialisasi di masyarakat
sebagai wujud pembuktian kinerjanya selama lima tahun terkhir.
"Jelas bahwa tantangan dewan incumbent lebih berat ketimbang pendatang baru. Ini menunjukkan bahwa incumbent tidak mudah meraih simpati masyarakat karena memiliki ukuran kerja selama lima tahun sebelumnya. Inilah bukti bahwa investasi sosial yang saya bangun selama ini menghasilkan sesuatu yang positif, bukan karena pendekatan
materi tapi komunikasi yang selalu terjalin, antara saya dan konstituen di
Dapil I menjadi kunci utama," ucap Wakil Ketua Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Makassar priode 2009-2014 itu.
Caleg dari Dapil I meliputi Kecamatan, Ujung Pandang, Makassar dan Rappocini itu, membuktikan bahwa masyarakat di dapilnya masih menaruh harapan besar, agar dirinya dalam kapasitas
sebagai wakil rakyat dapat berbuat lebih banyak dalam mendorong
pembangunan di Makassar pada priode mendatang.
Untuk itu, Zaenal Beta menyadari dirinya sebagai dewan incumbent harus memiliki nilai plus, berkualitas dan produktif dalam mengawal aspirasi masyarakat guna mengembalikan citra institusi dewan dimata masyarakat.
"Caleg incumbent harus memiliki nilai plus dimata masyarakat agar kualitas dan produktifitas insitusi dewan bisa lebih maksimal untuk kepentingan masyarakat nantinya," tukasnya.
Zaenal juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan masyarakat di dapilnya yang telah memberi dukungan dan kepercayaan sehingga ia bisa kembali terpilih sebagai legislator priode mendatang. Seperti diketaui 50 caleg terpilih akan mengikuti prosesi pengambilan sumpah jabatan pada 8 September 2014. (ril/cha/C)

   

Muhammadiyah Usung Kader Terbaik

GOWA, BKM--Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gowa, Irwas Abdullah menyatakan, mendorong segenap kader Muhammadiyah untuk maju dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Gowa 2015 mendatang. Ia mengaku, bakal memberikan dukungan penuh bagi kader yang ingin maju dalam tahun depan.
Menurut dia, Muhammadiyah memang mengharapkan ada kader di Gowa yang maju sebagai calon bupati maupun calon wakil bupati Gowa. Apalagi selama ini, banyak kader Muhammadiyah di Gowa yang memiliki popularitas yang cukup dan tersebar di kalangan birokrat maupun partai politik.
Irwas menyebutkan, sejumlah nama kader Muhammadiyah seperti  H Abbas Alauddin (Wakil Bupati Gowa), H Baharuddin Mangka (Sekkab Gowa), H Djamaluddin Maknun (Kadis Kehutanan dan Perkebunan) serta ada pula yang merupakan politisi seperti Ketua PAN Gowa, H Syarifuddin Tutu, Wakil Ketua PAN Gowa, H Jufri dan sejumlah politisi lainnya di PAN.
"Kita siap dukung penuh kader yang ingin maju dalam Pilkada nanti. Kami yakin kader Muhammadiyah punya komitmen yang kuat untuk Gowa yang lebih baik," kata Irwas, Rabu (26/8).
Muhammadiyah Gowa sendiri, kata Irwas, saat ini memiliki ribuan kader yang tersebar di 18 cabang dan 167 ranting se-Kabupaten Gowa. Dengan kekuatan jaringan itu, Muhammadiyah banyak dilirik sebagai salah satu pendulang suara calon bupati. Bahkan, organisasi terbesar di Indonesia itu pun disebut-sebut memiliki andil dalam pemenangan H Ichsan Yasin Limpo dua kali memenangkan Pilbup di Gowa.
"Sampai saat ini, sudah banyak calon bupati yang menjalin komunikasi dengan Muhammadiyah," sebut Irwas.
Ia menjelaskan, meski Muhammadiyah mendorong kadernya untuk bertarung di Gowa, dukungan hanya diberikan dalam kapasitas individu. Sebab, secara organisasi, Muhammadiyah dilarang ikut berpolitik praktis. (sar/cha/C)

 

Djamaluddin Pilih Jalur Independen

GOWA, BKM--Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Gowa, H Djamaluddin Maknun, makin memperlihatkan keseriusannya untuk maju ke Pemilihan Bupati Gowa, 2015 mendatang, Betapa  tidak, kesiapan itu telah dibuktikan dengan mulai pengumpulan fotokopy KTP masyarakat sebagai persyaratan utama jika memilih melenggang di jalur independen.
Djamaluddin Maknun telah menyatakan kesiapannya untuk bertarung dalam Pilbup Gowa nanti. Bahkan Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Takalar ini mengaku  sudah menyampaikan niatnya itu ke pengurus daerah maupun wilayah Muhammadiyah Sulsel.
Djamaluddin mengaku, niatnya maju tidak akan berubah apalagi setelah melihat antusiasme warga yang memintanya untuk maju pada periode 2015-2020 ini. "Banyak petani yang selama ini saya bina meminta saya maju di Pilkada dan rata-rata mereka berada di dataran tinggi, itu yang membuat saya tidak bisa menolak," ungkap Djamaluddin.
Dia menambahkan, dengan jaringan masyarakat tani yang tersebar di 18 kecamatan di Gowa, dirinya yakin bakal memenuhi persyaratan fotokopy KTP tersebut. Bahkan, selama ini banyak warga yang mulai bergerak mensosialisasikan dirinya tanpa instruksi apapun dari dirinya.
"Jujur, saya tidak punya uang sebagaimana yang dimiliki bakal calon lainnya. namun karena saya menilai ini sebuah jihad, maka saya siap untuk bertarung. Selain itu masyarakat pun langsung bergerak mengumpulkan fotocopy KTP untuk saya tanpa saya instruksikan," jelasnya.
Djamaluddin pun bertekad memberikan perubahan dan kemajuan bagi Kabupaten Gowa. Bahkan dia berjanji akan melanjutkan program yang telah dijalankan sebelumnya oleh Bupati Gowa H Ichsan Yasin Limpo bila dia yang terpilih kelak. "Saya ingin membawa Gowa lebih maju lagi," timpalnya. (sar/cha/C)

   

Halaman 4 dari 45

Group BKM | JAWA POS | FAJAR | RADAR | PARE POS | PALOPO POS | KENDARI POS | AMBON EKSPRES | PALU EKSPRES | BUTON POS | UJUNG PANDANG EKSPRES | RAKYAT SULSEL | RAKYAT SULTRA

Login / Registrasi