Politik

Kapolsek Tallo Bersyukur Pilpres Aman

MAKASSAR,BKM--Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Tallo Kompol Woro Susilo mengaku bersyukur pelaksanaan pemilihan presiden yang digelar 9 April lalu berjalan aman dan damai tanpa adanya riak-riak yang mengganggu kelancaran pilpres tersebut.
"Saya selaku Kapolsek sangat bersyukur, karena pelaksanaan pilpres dapat berjalan aman dan damai. Hal ini atas kerja keras kita bersama mulai dari aparat kepolisian, TNI dan masyarakat itu sendiri yang banyak membantu aparat dalam mengamankan wilayah Tallo,"jelas Woro saat menggelar buka bersama yang dihadiri Kepala Kecamatan, Danramil ,Lurah,PPK, Panwas, PPS, PPL,seluruh Babinsa,serta Ketua ormas, Sabtu (19/7).
Terkait buka puasa tersebut, Woro menambahkan, kegiatan buka bersama dalam rangka mewujudkan silaturrahmi sekaligus tetap menjaga stabilitas keamanan pasca pilpres diwilayah Tallo.
"Kita terus memperkuat hubungan silaturrahim kepada warga. Kita juga mengundang sedikitnya ratusan anak yatim sekaligus kami memberikan santunan kepada mereka,"ujar Woro.
Dalam sambutannya Woro juga mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh warga Kecamatan Tallo yang mana telah mendukung terlaksananya pengamanan pilpres diwilayah Tallo sehingga situasi menjadi aman, tertib dan damai.
"Kita menilai keberhasilan pengamanan pilpres ini adalah keberhasilan kita semua karena terjalin komunikasi yang aktif sehingga terwujudlah sinergitas untuk mempunyai tanggung jawab bersama. Apalagi selama ini jajaran wilayah Kecamatan Tallo mulai dari Tripika sampai perangkat tingkat bawah RW dan RT cepat memberikan respon dan sentuhan kepada masyarakat sehingga setiap ada permasalahan  dapat diantisipasi dan diselesaikan melalui berbagai cara, baik melalui kegiatan kemasyarakatan, pertemuan dan sosial agar masyarakat menyadari dan memahami tentang hal - hal perbuatan yang dapat melanggar hukum,"kunci Woro.(ish/war/c)

 

Konstelasi Politik Jelang Pilkada Barru Mulai Terasa

BARRU,BKM--Konstelasi politik menjelang pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) di Kabupaten Barru, April 2015 mulai terasa. Betapa tidak, sejumlah partai politik mulai mempersiapkan bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati dari partai masing-masing.
Bahkan nama-nama bakal calon juga mulai santer diperbincangkan sejumlah pihak mulai dari masyarakat kalangan menengah ke atas hingga masyarakat bawah.
Tiga nama yang paling santer disebut-sebut bakal bertarung, yakni Andi Idris Syukur yang saat ini menjabat sebagai Bupati Barru (incumbent), kemudian Wakil Bupati Barru Andi Anwar Aksa serta politisi Malkan Amin yang merupakan rival pasangan Andi Idris-Andi Anwar Aksa saat pemilukada Barru tahun 2010 silam.
Meskipun Andi Idris Syukur belum menyatakan secara terbuka kalau dirinya akan kembali maju untuk periode kedua, tetapi dengan modal incumbent peluang itu sangat besar. Sebab di daerah manapun tidak ada bupati yang rela memangku jabatan tersebut hanya dalam satu periode.
Apalagi Andi Idris telah melakukan berbagai terobosan dalam membangun daerah ini. Begitu pula dengan sejumlah penghargaan yang diraih selama menjabat. Hal itu menjadi poin penting untuk maju kembali di Pilkada 2015.
Begitu pula dengan Andi Anwar Aksa, ia diprediksi banyak pihak tidak akan mau lagi diposisi wakil. Andi Anwar diperkirakan bakal maju sebagai bakal calon bupati. 
Saat pemilukada Barru 2010 silam, Andi Anwar sempat mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati berpasangan dengan salah seorang adik mantan Bupati Barru Andi Muhammad Rum melalui jalur independen.
Hanya saja, dipenghujung masa akhir pendaftaran di KPU, secara tiba-tiba muncul aroma kekhawatiran kalau pasangan Malkan Amin-Andi Sofyan ketika itu bakal memenangkan pilkada sehingga ada skenario Andi Anwar diposisikan sebagai cawabup untuk Andi Idris Syukur dan ternyata langkah itu berhasil membawa pasangan yang bertitel Idaman itu memenangkan pertarungan dipilkada 2010 lalu.
Sementara itu, ketokohan nama H Malkan Amin juga ikut dibicarakan akan meramaikan bursa pilkada. Kendati Malkan gagal dipileg 2014 melalui Partai Nasdem, tetapi sejumlah tokoh masyarakat menilai bahwa Malkan akan kembali membalas kekalahannya di Pilkada 2010.
Apalagi Malkan sebagai tokoh sentral di Partai Nasdem yang telah all out mendukung pemenangan Capres dan Cawapres Jokowi-JK dipastikan memperoleh spirit untuk maju di pilkada Barru.
Terpisah, Sekretaris Jenderal Kerukunan Keluarga Daerah Barru(KKDB) Halim Muharram, yang dimintai keterangan melalui ponselnya, Minggu (20/7) kemarin mengatakan, KKDB belum menentukan sikap terkait pilkada. Kita masih menunggu respon masyarakat soal siapa yang dinilai ideal memimpin Barru ke depan. Sebab suara masyarakat Barru akan menjadi patron untuk menentukan siapa yang akan ditokohkan oleh Kerukunan Keluarga Daerah Barru pada pilkada 2015. " Andi Idris dipilkada 2010, memang tidak lepas dari dukungan KKDB. Saat ini kita akan lihat dulu apakah Pak Andi Idris masih ada konsistensi ke KKDB annya. Jadi  belum ada tokoh yang dipersiapkan KKDB dalam menyambut pilkada 2015,"jelas Halim yang juga salah seorang Pejabat di LPMP Sulsel ini.
Sekjen KKDB ini juga menginformasikan kalau H Malkan Amin menggelar acara buka puasa bersama hari ini di Malkan Amin Center(MAC) di Kota Barru. "Silahkan tanya ke Pak Malkan tentang banyak hal, termasuk yang berhubungan dengan Pilkada," aku Halim.(Udi/b)

 

Pascapilpres, Demokrat Rombak Kabinet

Ni'matullah
"Perombakan kepengurusan di tubuh DPD I Demokrat Sulsel semata-mata untuk lebih mengefisienkan kerja-kerja DPD"

Syamsu Rizal
"Memang benar. Tapi masalahnya SKnya masih ditunggu dari DPP"

Andi Irwan Patawari
"Saya belum tahu kalau ada seperti itu"


Reza Ali
"Kalau memang plt yang mengganti sekretaris suruh kembali buka aturan"

Andi Januar Jaury Dharwis
"Demokrat memiliki mekanisme untuk mengatur termasuk masa keanggotaan kader dan pengantian sekretaris yang dilakukan dalam satu forum tertentu yakni musyawarah"



-Ical dikabarkan Ganti Irwan

REPORTER: ARIEF SITUJU
EDITOR: WARTA SHALLY HIDAYAT

MAKASSAR, BKM--Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulsel segera merotasi kepengurusan dalam waktu dekat ini. Selain rotasi kepengurusan, DPD juga akan mengevaluasi kerja-kerja kader Partai Demokrat yang tidak maksimal dalam mendukung pasangan Capres dan Cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di pemilu presiden, 9 Juli lalu.
Perombakan kepengurusan dilakukan setelah DPP Partai Demokrat mempercayakan Ni'matullah sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel menggantikan Ilham Arief Sirajuddin yang tersandung kasus dugaan korupsi PDAM Kota Makassar.
Bahkan dikabarkan beberapa pengurus inti berganti termasuk sekretaris umum yang dijabat Andi Irwan Patawari akan digantikan Ketua Bappilu Partai Demokrat Sulsel, Syamsu Rizal.
Ni'matullah menegaskan, perombakan kepengurusan di tubuh DPD I Demokrat Sulsel semata-mata untuk lebih mengefisienkan kerja-kerja DPD.
"Perombakan hanya sebatas efisiensi kerja saja yang dirasa masih kurang,"tegas Ni'matullah.
Sementara itu, Syamsul Rizal yang dihubungi BKM membenarkan kalau dirinya ditunjuk sebagai sekretaris umum menggantikan Irwan Patawari. "Memang benar. Tapi masalahnya SKnya masih ditunggu dari DPP,"singkat Ical panggilan akrab Syamsu Rijal.
Terpisah, Andi Irwan yang dihubungi soal pergantian dirinya mengaku belum mendapat informasi tersebut. "Saya belum tahu kalau ada seperti itu,"ujarnya.(rif/b)

   

Reza: Tidak Ada Kewenangan Plt Merombak

MENYIKAPI rencana perombakan pengurus DPD I Partai Demokrat Sulsel termasuk mengganti struktur inti seperti sekretaris umum disesalkan mantan Ketua DPD Demokrat Sulsel, A Reza Ali.
Menurut legislator Senayan ini, plt ketua tidak memiliki kewenangan untuk merombak kepengurusan seperti sekretaris umum. Kewenangan pergantian sekretaris hanya ada ditangan DPP.
"Kalau memang plt yang mengganti sekretaris suruh kembali buka aturan,"sindir Reza.
Hal sama dikemukakan fungsionaris Partai Demokrat Sulsel, Andi Januar Jaury Dharwis.
Menurutnya, Demokrat memiliki mekanisme untuk mengatur termasuk masa keanggotaan kader dan pengantian sekretaris yang dilakukan dalam satu forum tertentu yakni musyawarah.
Januar mengingatkan bila semua SK DPD diterbitkan DPP berarti susunan yang lain juga  berdasarkan SK terakhir.(rif/war/c)

 

PAN Usulkan Calon Ketua DPRD

ENREKANG,BKM--Partai Amanat Nasional (PAN) Enrekang mengusulkan kader PAN Disman Djuma menjabat Ketua DPRD Enrekang periode 2014-2019 mendatang.
Usulan tersebut mengemuka dari hasil rapat pleno pengurus harian DPD Partai Amanat Nasional (PAN) yang dilaksanakan di aula pertemuan Hotel Rahmat, Enrekang, Rabu (16/7) lalu.
"Hasil rapat pleno DPD PAN hanya Disman Djuma  yang diusulkan menjadi Ketua DPRD Enrekang,"kata  pengurus DPD PAN Enrekang, Rahmad Saleh,Kamis (17/9).
Menurut Rahmad, alasan mengusulkan satu nama ke DPW PAN Sulsel karena Disman Djuma adalah sosok yang mampu memimpin di parlemen dari tujuh caleg terpilih PAN dan  sebagai anggota DPRD peraih suara terbanyak 2.700 suara di daerah pemilihan III meliputi Kecamatan Alla, Baroko, Masalle dan Kecamatan Curio.
Terkait namanya yang diusulkan oleh DPD PAN untuk menduduki kursi ketua DPRD, Disman mengatakan,kepercayaan itu tidak akan disia-siakanya dan mengecewakan pengurus DPD yang telah mempercayakan dirinya."Terima kasih kepada teman-teman yang telah memberikan amanah ini.Insya Allah saya siap bekerja untuk membesarkan Partai PAN kedapan,"akuanya.
Selain itu Disman juga berterima kasih kemasyarakat yang telah  memilih dirinya."Semua ini tak lepas dari kepercayaan masyarakat,”ucap Disman Djuma yang akrab di sapa Didu.
Terpisah, Ketua DPD PAN Enrekang,Jamal Bijang menuturkan,terpilihnya PAN jadi ketua DPRD Enrekang membuat sejarah perpolitikan baru di Enrekang. Selama ini kursi Ketua DPRD hanya dimiliki oleh kader Partai Golkar.(her/war/c)

   

Halaman 6 dari 57

Group BKM | JAWA POS | FAJAR | RADAR | PARE POS | PALOPO POS | KENDARI POS | AMBON EKSPRES | PALU EKSPRES | BUTON POS | UJUNG PANDANG EKSPRES | RAKYAT SULSEL | RAKYAT SULTRA

Login / Registrasi