Politik

Darmawangsyah Siapkan Amunisi

GOWA, BKM-- Legislator muda yang terpilih duduk di  DPRD Sulsel dari Partai Gerindra, H Darmawangsyah Muin mulai memantapkan dirinya untuk maju bertarung di Pemilukada 2015 mendatang.
Ini dibuktikan dengan kegiatan politik yang dilakukan  tim pemenangannya seperti memasang  baliho di seluruh pelosok Kabupaten Gowa. Baliho-baliho ini dipersiapkan untuk seluruh RT/RW.
"Seluruh baliho telah selesai dicetak dan siap dipasang dalam waktu dekat ini. Kita akan sebar di seluruh penjuru Gowa,"jelas Ketua Partai Gerindra Gowa ini.
Menyoal tentang amunisi yang dipersiapkannya, Darmawangsyah tak mau menyebut besarannya. Namun figur muda yang mampu mendongkrak kursi Gerindra di DPRD Gowa menjadi 8 kursi dari sebelumnya hanya 1 kursi ini mengaku cukup untuk memenangkan Pilbup  tahun depan. "Insya allah masalah amunisi tentunya besar dan cukuplah untuk memenangkan Pilbup ini," kata Wawan, nama panggilan akrabnya, Selasa (12/8). (sar/war/c)

 

Gerindra Selidiki Kader Yang Membelok

MAKASSAR, BKM -- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulsel, La Tinro La Tunrung kecewa dengan sikap sejumlah kader partai yang bermuka dua saat pelaksanaan Pemilihan Presiden, 9 Juli lalu yang mendukung Capres dan Cawapres lain yakni Joko Widodo-Jusuf Kalla.
Padahal sebelumnya partai secara tegas meminta seluruh kader mendukung Ketua Dewan Pembina DPP Gerindra, Prabowo Subianto untuk dikawal dan didukung penuh bersama Cawapres Hatta Rajasa di pilpres lalu.
DPD Partai Gerindra Sulsel bahkan telah menerima informasi sejumlah kader termasuk caleg terpilih dari Partai Gerindra Edward Wijaya Horas yang diduga menyebarkan baliho dirinya bersama Capres dan Cawapres Jokowi-Jk disejumlah titik diwilayah Makassar.
Dikonfirmasi, Senin (11/8), La Tinro mengatakan, DPD telah menyiapkan sanksi tegas kepada kader yang sudah dinyatakan terbukti bekerja untuk capres dan cawapres lain. Sementara terkait beredarnya baliho yang diduga milik Edward ini masih perlu pembuktian secara mendalam.
La Tinro juga meminta agar bukti foto baliho tersebut segera dikirim ke DPD Gerindra untuk selanjutnya diselidiki kebenarannya.
"Kalau ada bukti tolong teman-teman kirimkan. Kami berterima kasih atas informasinya," singkat La Tinro, kemarin.
Sebelumnya, gambar-gambar dukungan yang mengatasnamakan caleg terpilih Gerindra tingkat Sulsel jenis, spanduk dan baliho itu beredar di sejumlah titik diantaranya, Terminal  Malengkeri dan Kompleks Perumahan Minasa Upa.
Gambar ini diketahui mulai terlihat sejak 1 Juli dan beredar dari rumah ke rumah sebelum tanggal 9 Juli lalu.
Terkait keberadaan baliho tersebut, Edward mengaku tidak pernah mengedarkan gambar yang memuat pernyataan dukungan kepada Jokowi-Jk. Menurutnya, beredarnya gambar tersebut bentuk fitnah dari orang yang tidak menginginkan dirinya dilantik sebagai anggota dewan. Meski demikian, Edward enggan menyebut nama yang ia maksud tersebut.
"Saya sudah beberapa kali mengklarifikasi gambar-gambar itu. Saya tidak pernah memuat pernyataan dukungan ke Jokowi-Jk. Ini pasti ada orang yang mencoba memfitnah saya. Apalagi kalau dilihat dari gambar itu, foto saya terkesan dipaksakan bukan. Kemungkinan foto itu mereka ambil dari internet atau di KPU. Nama saya juga ditulis tidak lengkap," tegas Edward. (ril/b)

 

Pendukung Prabowo Protes ke KPU Sulsel

MAKASSAR, BKM -- Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya Forum Mahasiswa Persatuan Bangsa (FMPB) menyatakan protes sambil menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel Jalan AP Pettarani, Senin  (11/8).
Unjuk rasa ini terkait dukungannya terhadap pasangan Capres-Cawapres nomor urut 1 Prabowo-Hatta dan menyikapi kasus sengketa Pemilihan umum presiden (Pilpres).
Dalam orasinya, FMPB menolak keputusan KPU RI yang menggelar pamflet yang bertuliskan "Fair Play Pilpres 2014". Mereka juga  menolak segala bentuk kecurangan Pilpres 2014 dengan menuding adanya rekayasa Daftar Pemilih Tetap (DPT) oleh pihak KPU.
"KPU Bohong, sebab dalam tiga bulan DPT bertambah 31 juta. Ini DPT palsu dan KPU telah menghianati aspirasi rakyat. KPU manipulasi DPT Pilpres, KPU curang," ujar Reski salah seorang mahasiwa UMI yang juga bertindak sebagai Jenderal Lapangan.
Aksi ini mendapat pengawalan ketat pihak keamanan. Setelah menyampaikan orasinya, puluhan mahasiwa tersebut membubarkan diri dengan tertib, tanpa ditemui satupun komisioner KPU Sulsel. (ril/war/c)

   

Golkar Gowa Usung Dua Kadernya ke DPD II

GOWA, BKM-- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Gowa mengusung dua nama kadernya untuk ditentukan salah satunya sebagai calon pimpinan DPRD Gowa periode 2015-2020.
Keduanya yakni H Ansar Zaenal Bate dan Hj  Mussa'diyah Rauf.
Meski pelantikan anggota DPRD terpilih periode 2014-2018 masih dua bulan lagi yakni direncanakan September mendatang, namun sebagai partai pemenang atau pemilik suara tertinggi pada Pemilu 9 April lalu Golkar tentunya sudah mempersiapkan sejak dini kadernya untuk menduduki posisi penting di parlemen setelah pelantikan nanti.
Kedua calon pimpinan dewan tersebut merupakan anggota DPRD Gowa yang terpilih kembali dan menjadi peraih suara tertinggi pada Pileg lalu seperti Hj Mussa'diyah Rauf yang mendulang suara murni sebesar 6.500 lebih suara ini dan digadang-gadang akan bisa tampil sebagai pimpinan DPRD menggantikan H Ansar Usman yang sudah tidak terpilih lagi.
Diketahui, baik H Ansar Zaenal Bate maupun Hj Mussa'diyah Rauf kedua legislator pohon beringin ini sama-sama  berpengalaman dan telah menjadi anggota DPRD selama tiga periode.
Karena itu dibanding tujuh caleg terpilih Golkar pada Pemilu/Pileg kemarin, kedua legislator ini
paling berpeluang sebab yang lainnya adalah wajah baru. Selain itu H Ansar Zaenal Bate yang lebih akrab disapa dengan sebutan Haji Anca
Bate ini telah dua kali menjadi ketua Komisi III sedang Hj Mussa'diyah atau akrab disapa dengan sebutan Hajjah Ati ini sekarang menjabat
sebagai ketua Badan Kehormatan DPRD Gowa.
Terkait bakal calon pimpinan dewan ini, Ketua DPD II Partai Golkar Gowa, Hj Tenri Olle YL melalui Sekretaris DPD II Partai Golkar Gowa, Kamaruddin Timung  mengatakan, pengusulan nama calon pimpinan DPRD Gowa dari DPD II itu sudah dilayangkan ke DPD I Partai Golkar Sulsel sejak dua hari lalu.
Pihaknya tinggal menunggu hasil keputusan DPD I tentang siapa yang akan dipilih dari dua nama tersebut untuk ditunjuk  sebagai ketua DPRD
Gowa. "Soal siapa yang paling berpeluang, kita tunggu keputusan dari tingkat atas," jelas Kamaruddin Timung.
Kamaruddin Timung menambahkan, keputusan DPD II untuk menyodorkan dua nama calon pimpinan DPRD itu adalah hasil keputusan bersama caleg Golkar terpilih.
Selain memenuhi kriteria, keduanya dianggap memiliki pengalaman yang cukup di parlemen.
"Kedua orang ini yang paling berpengalaman," tambah dia.
Di Gowa, Golkar memiliki jumlah kursi terbanyak yaitu sembilan kursi hasil Pileg 9 April lalu. Hasil Pileg ini juga sekaligus membuktikan
jika Golkar masih menjadikan Gowa sebagai lumbung suaranya.
Sementara itu, selain Golkar, PAN Gowa juga telah menyodorkan empat kadernya ke DPW untuk ditunjuk mengisi jabatan unsur pimpinan DPRD Gowa (jabatan wakil ketua).
Ketua Bidang Komunikasi DPD PAN Gowa, Yosrizal Kamaruddin kemarin mengatakan, ke empat nama yang diusulkan itu adalah Abdul Haris Tappa,
Hasna Restu, H Jufri dan Mappauddang Dg Lingka.
Dari dua usulan itu, ada dua kader PAN yang sudah berpengalaman yakni Abd Haris Tappa dan Mappaoddang Dg Lingka. Keduannya adalah legislator incumbent. Mappaoddang dg Lingka sendiri sempat menjabat sebagai wakil ketua DPRD namun jabatannya itu beralih ke H Syarifuddin Tutu (Ketua DPD PAN Gowa) dikarenakan aturan partai yang harus dijalankan. (sar/war/c)

 

Golkar Akan Bekali 183 Caleg Terpilih

MAKASSAR, BKM--DPD I Partai Golkar Sulsel akan memberikan pembekalan kepada 183 legislator terpilih Partai Golkar hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April lalu.
Pembekalan digelar selama dua hari bertempat  di Hotel Singgasana Makassar dari tanggal 13 hingga 14 Agustus mendatang. Kegiatan ini juga sekaligus dirangkaikan dengan acara Halal Bi Halal.
Pembekalan dilakukan sebelum mereka resmi dilantik sebagai wakil rakyat September mendatang.
Hal tersebut dikemukakan  Ketua panitia pembekalan caleg terpilih Andi Tenri Atta Lantara diruang Komisi D DPRD Sulsel, Senin (11/8).
Atta  mengatakan, pembekalan ini guna meningkatkan wawasan dan memberikan pengetahuan tentang  tugas dan fungsi anggota dewan di DPRD. Khususnya dalam mengawal aspirasi masyarakat.
Menurutnya,  jumlah legislator yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 183 orang. Dengan rincian,  18 legislator Sulsel  terpilih dan  158 legislator  dari 24 kabupaten/kota.
Selain membahas soal pengelolaan budgeting,  juga guna meningkatkan kompetensi anggota dewan baik yang baru terpilih maupun caleg incumbent.
"Selain memperjuangkan aspirasi rakyat, mereka juga harus memahami keberadaan mereka di dewan sebagai perwakilan dari partai," ujarnya.
Adapun yang diundang untuk memberikan materi sebanyak delapan orang  yakni pengurus DPP, DPD I dan pemerintah provinsi serta akademisi diantaranya  Prof Lauddin Marsuni, Bastian Lubis, Bappeda, Pengelolaan Keuangan, Dr Ajiep Padindang, Moh Roem, dan Ketua DPD I Sulsel Syahrul Yasin Limpo sendiri.
"Sementara dari DPP yang diundang adalah Markus Nari dan Syamsul Bachri," pungkas legislator DPRD Sulsel ini.
Pembekalan caleg beringin rindang tanpa dihadiri dua elit Golkar asal Sulsel yakni Idrus Marham dan Nurdin Halid.
Idrus yang juga sekjen DPP Golkar serta Nurdin yang masih menjabat Korwil Sulawesi DPP Golkar disebutkan tidak diundang secara resmi.
"Kalau kegiatan seperti ini pasti mereka sudah tahu, makanya kita tidak perlu undang secara resmi,"jelas wakil ketua AMPG Sulsel ini.
Kendati tak diundang secara resmi, Idrus dan Nurdin tetap diberi informasi.
Informasi yang berkembang di Golkar, pembekalan caleg terpilih juga sekaligus untuk penetapan siapa ketua DPRD kabupaten kota di Sulsel.
Hanya saja, jubir Golkar Sulsel Arfandi Idris menegaskan, bila pembekalan tidak punya hubungan dengan penetapan calon ketua DPRD.(rif/war/c)

   

Halaman 10 dari 45

Group BKM | JAWA POS | FAJAR | RADAR | PARE POS | PALOPO POS | KENDARI POS | AMBON EKSPRES | PALU EKSPRES | BUTON POS | UJUNG PANDANG EKSPRES | RAKYAT SULSEL | RAKYAT SULTRA

Login / Registrasi