GOJENTAKMAPAN

Pekerja Tambang Liar Lawan Satpol PP

GOWA, BKM--Aksi perlawanan diperlihatkan sejumlah pekerja tambang liar bersama warga di Desa Mandalle, Kecamatan Bajeng Barat. Perlawanan dilakukan saat penertiban tambang liar dilakukan puluhan personil Satpol PP Kabupaten Gowa, Rabu (20/8) pukul 15.45 Wita.
Satpol PP tidak berhasil membawa pulang tiga unit mesin pompa penghisap pasir yang semula sempat disembunyikan pemiliknya di tengah rimbunan tanaman padi sekitar lokasi penambangan pasir tersebut.
Penertiban yang dipimpin Kabid Penyidikan dan Perundang-undangan Satpol PP Gowa, Hasrum Salim bersama Koordinator Provost Satpol PP, Abd Latief HAS sore hari itu tak disangka-sangka akan dihadang pihak pekerja dan sejumlah warga. Padahal sebelumnya, warga masyarakat diwakili Ketua Serikat Tani Mandalle, Kecamatan Bajeng, Ibrahim Dg Lewa telah berjanji akan tampil membantu pemerintah dalam menertibkan tambang liar di wilayah tersebut.
''Pompa itu sudah kami naikkan ke mobil Dalmas, tapi para pekerja bersama warga kembali mengambil paksa mesin-mesin pompa itu,'' terang Hasrum Salim bersama Abd Latif HAS di kantor Bupati Gowa, kemarin.
Sebelum dapat perlawanan warga, petugas Satpol PP berhasil menyita tiga unit pompa penghisap masing-masing dua unit milik Jufri Lili, yang diketahui adalah seorang aparat kepolisian dan satu unit lagi  milik Razak, mantan calon kepala desa Mandalle.
Adanya perlawanan tersebut, sangat disayangkan jajaran pemkab Gowa. Pasalnya, janji yang diucapkan Ketua Serikat Tani Mandalle itu tidak sesuai faktanya, sebab pekerja tambang melawan Satpol PP justru dibantu masyarakat sekitarnya yang notabene memprotes keberadaan tambang liar yang telah banyak merusak lingkungan sekitar termasuk merusak jalan raya.
Kabag Humas Protokol Setkab Gowa, Arifuddin Saeni kepada BKM di ruang kerjanya, Jumat (22/8) malah menagih janji Serikat Tani Mandalle yang  sudah sepakat dengan Walhi untuk membantu pemerintah kabupaten menertibkan tambang liar yang jelas-jelas sangat merusak ekosistem lingkungan hidup. ''Mana itu Serikat tani Mandalle, mana itu Walhi, katanya mau backup penertiban membantu pemerintah kabupaten,'' kata kabag humas. (sar/cha/B)

 

DKP Intensif Gelar Temu Lapang dengan Petani

TAKALAR, BKM--Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Takalar bersama pihak Perikanan Budidaya Air Payau terus memberi motivasi kepada petani rumput laut di Kecamatan Mangngarabombang. Motivasi ini untuk lebih memaksimalkan hasil rumput laut.
"Kegiatan ini sudah menjadi agenda rutinitas kami. Dengan kegiatan ini,  kami bisa melihat langsung kondisi petani rumpul laut di lapangan," kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Takalar,  DR HM Najib Kasim, Jum'at (22/8).
Najib didampingi Kepala Seksi Sarana dan Prasarana DKP, Nurhidayat  Abdullah dihadapan petani rumput laut mengatakan, saat ini produksi rumput laut yang dihasilkan petani di daerah ini terus mengalami peningkatan, bahkan terkadang petani rumput laut binaan  kewalahan menerima permintaan petani dari
sejumlah kabupaten.
"Tahun 2014 ini produksi rumput laut sudah mencapai 500 ribu ton. Capain ini kita raih berkat keuletan serta ketekunan petani  dalam mengelola rumput
laut dengan baik, semoga dengan kerjasama yang baik target produksi sebesar 739.580 ton dapat kita realisasikan tahun ini," papar HM Najib Kasim.
Najib juga mengapresiasi  kinerja para penyuluh serta pendamping
lapangan yang dianggap telah berhasil meningkatkan taraf
hidup para petani rumput laut.
"Catatan yang kita miliki, produksi rumput laut tahun 2013
mencapai 491.958 ton. Jumlah produksi inilah yang membuat Takalar dikenal di sejumlah wilayah sebagai kabupaten penghasil rumput laut terbesar di Sulawesi Selatan," kata mantan Staf Ahli Kota Madya Palopo.
Di tempat yang sama, Kepala Perikanan Budidaya Air Payau, Sugeng Raharja juga berjanji akan bekerja secara bersama sama dengan dinas terkait meningkatkan pendapatan
ekonomi masyarakat pesisir melalui kegiatan perikanan. (ari/cha/C)

 

5 Balon Ketua KNPI Debat Kandidat

JENEPONTO, BKM--Debat kandidat bakal calon KNPI Jeneponto digelar dalam acara Pra Musda  XIII KNPI. Debat kali ini mengambil tema
"Optimalisasi Wadah Berhimpun KNPI Dalam Menjawab Tantangan Perubahan".
Ada lima kandidat  calon Ketua KNPI. Mereka adalah Nurlewa, Ian Kamaruddin, Syafriadi Saleh, Andi  Burhanuddin Sila dan Pattahindi Ranca. Pengarah debat dimpimpin oleh Sudirman Sappara disaksikan Ketua KNPI Jeneponto, Ir Syamsuddin Syaiful Karaeng Lau serta puluhan pengurus di Hotel Bintang, Kamis  (21/8)
5 kandidat Ketua KNPI ini akan memperebutkan 42 suara di Musda yang akan digelar Sabtu 23 hingga Minggu 24.
Nurlewa Saad, kandidat calon Ketua DPD KNPI Jeneponto mengantongi empat suara  4 suara, Ian Kamaruddin 6 suara, Syafriadi 5 suara,  Pattahiddi 5 suara dan Andi Burhanuddin Karaeng Sila 4 suara. Melihat prediksi raihan suara ini, makan pertarungan memperebutkan kursi ketua akan seru serta berimbang.
Ketua KNPI Jeneponto, Ir  Syamsuddin Syaiful Karaeng Lau  mengatakan, di penghujung berakhirnya masa jabatan periode 2009 - 2014, kami memepersilahkan debat kandidat. Debat bukan mengadu  kepintaran tapi untuk mendengarkan calon menguasai
permasalahan  dan bisa membawa KNPI lebih baik lagi dimasa yang akan datang. Debat kandidat ini bukan suatu bentuk persaingan untuk saling menjegal calon lain tapi suatu bentuk ,sumbangsih pemikiran untuk membangun KNPI sebagai wadah pengabdian untuk membangun Jeneponto.
''Kami siap bergandeng tangan untuk membantu pemerintah mensejahterakan pemuda serta rakyat Jeneponto. Pemuda pada masa akan datang akan menjadi pemimpin yang disegani dan  disenangi.
Pengarah Debat Kandidat, Sudirman Sappara membagi sesi pertanyaan dan masing-masing kandidat diberi waktu 5 menit untuk menjawab. (krk/cha/C)

   

Pembahasan RAPBD Perubahan Dilakukan Maraton

GOWA, BKM-- Sehari setelah penyerahan dokumen rancangan APBD perubahan yang dilakukan Wabup Gowa, H Abbas Alauddin, Kamis (21/8) lalu, kini tujuh fraksi di DPRD Gowa pun melanjutkannya dengan menggelar pemandangan umum (PU) untuk menentukan lanjut tidaknya rancangan anggaran perubahan itu dibahas sebelum disahkan menjadi peraturan daerah. Pemandangan umum ini digelar paripurna dewan, Jumat (22/8) siang kemarin. Dipastikan pembahasan rancangan APBD perubahan akan dilakuakn maraton sehubungan masa tugas 45 anggota DPRD Gowa tinggal 12 hari lagi.
Ranperda APBD Perubahan ini menurut Ketua DPRD Gowa, H Ansar Usman akan dibahas dengan optimal dalam waktu yang diupayakan ringkas. Pasalnya, masa akhir jabatan  anggota DPRD Gowa periode 2009-2014 sudah habis tepat 3 September mendatang.
''Kita akan rampungkan keseluruhan tugas dewan yang tersisa termasuk pembahasan 8 ranperda lainnya dan Ranperda anggaran perubahan ini. Kita tidak mau ada bengkalai pekerjaan di akhir tugas,'' jelasnya. Tentunya kerja maraton akan dijalani 45 legislator Gowa dalam merampungkan tugas-tugasnya tersebut.
Sebelumnya, Bupati Gowa melalui Wabup, H Abbas Alauddin telah menyerahkan Ranperda APBD perubahan tahun 2014, Kamis (21/8) pagi kepada pimpinan DPRD.
Dalam Ranperda anggaran perubahan itu, Pemkab seperti diuraikan wabup bahwa pendapatan daerah Kabupaten Gowa tahun 2014 ini mengalami kenaikan sebesar Rp 60.208.395.360 atau 5,23 persen dari anggaran pokok Rp 1.151.994.972.817, sehingga anggaran setelah perubahan menjadi sebesar Rp 1.212.203.368.177.
Anggaran pendapatan daerah ini dialokasikan dalam dua kelompok belanja yakni kelompok belanja tidak langsung dan belanja langsung. Belanja tidak langsung mengalami peningkatan sebesar Rp 48.706.545.643 atau 6,94 persen dari anggaran pokok Rp 702.271.323.754 sehingga anggaran setelah perubahan menjadi sebesar Rp 750.977.869.397.
Untuk belanja langsung mengalami kenaikan 20,25 persen atau Rp 107.965.565.610 dari anggaran pokok Rp 533.082.423.743 sehingga jumlah belanja langsung setelah perubahan menjadi sebesar Rp 641.047.989.353.
Khusus penerimaan pembiayaan daerah setelah perubahan, kata wabup lagi adalah sebesar Rp 215.580.377.912 dengan kenaikannya sebesar Rp 98.539.180.139 atau 84,19 persen dari anggaran pokok  Rp 117.041.197.773. Sementara pengeluaran pembiayaan daerah setelah perubahan sebesar Rp 35.757.887.339 mengalami kenaikan sebesar Rp 2.075.464.246 atau 6,16 persen dari anggaran pokok Rp 33.682.423.093. (sar/cha/C)

 

Bupati Takalar Beri Kuliah Umum di Unhas

TAKALAR, BKM--Bupati Takalar DR H Burhanuddin Baharuddin membawakan materi kuliah umum di Universitas Hasanuddin. Burhanuddin  disambut Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prof DR H Gagaring Pagulung.
Sebagai alumni Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Unhas,  DR H Burhanuddin Baharuddin dinilai sebagai pemimpin yang telah berhasil dalam dunia usaha, politik maupun pemerintahan sehingga sudah dianggap sangat tepat membawakan mata kuliah umum.
Burhanuddin memberikan motivasi kepada para mahasiswa baru utamanya dalam mengenali jati diri yang dapat bersaing dengan dunia luar.
Materi yang dibawakan dianggap dapat membangkitkan semangat utamanya saat diajak untuk membentuk kelompok dan tim belajar dalam menggali ilmu. Bahkan, Burhanuddin selalu mengingatkan kepada para mahasiswa bagaimana kemampuan  yang dimiliki sebagai seorang akuntasi dapat dibutuhkan baik oleh perusahaan maupun pemerintah.
''Sebagai mahasiswa yang baik tentunya akan bersaing dan dapat menjadi orang yang dibutuhkan melalui keterampilan, sikap serta kemampuan yang dimiliki dengan memamfaatkan potensi sebagai akuntan,'' katanya. (tom/cha/C)

   

Halaman 1 dari 51

Group BKM | JAWA POS | FAJAR | RADAR | PARE POS | PALOPO POS | KENDARI POS | AMBON EKSPRES | PALU EKSPRES | BUTON POS | UJUNG PANDANG EKSPRES | RAKYAT SULSEL | RAKYAT SULTRA

Login / Registrasi