|
| Home
| Sajang_Rennu |
"Dua Tahun jadi Istri Gelap''
Laras (samaran) tidak pernah menyangka, Andi (samaran) akan meninggalkannya dan menikah dengan gadis pilihan orangtuanya. Padahal kepercayaan, bahkan segalanya telah ia serahkan.
Mahasiswi sebuah perguruan tinggi swasta di Makassar ini melaporkan Andi (samaran), pacarnya ke polisi, lantaran ingkar janji menikahinya. Keduanya sudah lama hidup bersama di sebuah kos-kosan di bilangan Tamalanrea. Laras mengaku, mereka sudah seperti suami istri. Ia telah menyerahkan kegadisannya karena percaya, kelak Andi akan menikahinya. Tapi sebulan terakhir Laras kehilangan kontak dengan. Setelah ditelusuri, ternyata ia dinikahkan dengan gadis pilihan orangtuanya. "Saya merasa ditipu," ujarnya. Sebenarnya Laras enggan membawa masalah ini ke polisi. Ia tahu, ini adalah aib baginya dan keluarganya. Tapi Andi pergi begitu saja. Ia sepertinya sengaja lari dari tanggung jawab. Laras tidak terima, setelah semua yang ia korbankan. Mereka telah hidup bersama sekitar dua tahun. Awalnya, Andi hanya teman bergaul dan enak diajak ngobrol. Lama kelamaan, keduanya makin sering bertemu hingga tanpa mereka sadari tumbuh benih-benih cinta. "Kami sering ngobrol di Facebook. Dari situlah kami saling suka," kenangnya. Tak berselang lama, mereka menjalin cinta. Andi kemudian mengajak Laras untuk tinggal bersamanya di rumah kos. Laras masih sempat menolak karena bagi Laras, hidup serumah tanpa ikatan pernikahan masih sangat tabu. Tapi waktu dan cinta kemudian meluluhkan prinsipnya. Ia akhirnya bersedia tinggal bersama Andi meski dalam status kumpul kebo. Cinta telah membutakan hati Laras. Logikanya telah silau oleh perhatian dan jerat yang dipasang Andi. Ia tidak pernah sadar kalau inilah awal dari kehancuran hidupnya. Selama itu laras masih bisa menjaga agar tidak hamil. Andi memang sangat mewanti-wantinya agar menjaga diri untuk tidak hamil dulu sebelum ke pelaminan. Laras menurut saja. Ia tunduk pada setiap perintah kekasihnya. Itu karena ia memegang janji untuk ke pelaminan. Bulan lalu, keduanya sudah sama-sama wisuda setelah menyelesaikan pendidikan di diploma tiga. Laras melanjutkan ke S1, sedang Andi memilih jeda dulu sambil mencari kerja. Laras setuju Andi mencari kerja dulu sebelum lanjut ke S1. Bulan lalu, Andi pamit sama Laras pulang kampung. Katanya, ada hal penting yang hendak ia bicarakan dengan kedua orangtuanya. Laras tidak pernah berpikir, bahwa kepulangan kekasihnya, untuk dinikahkan dengan gadis lain. Setelah menunggu hampir sebulan, Laras mulai bertanya-tanya, ada apa dengan Andi. Sebulan terakhir, tak ada kabar beritanya. Ponselnya pun tak pernah diaktifkan. Laras mulai khawatir. Firasatnya menangkap sesuatu yang kurang beres. Karena penasaran, Laras mencari tahu apa sebenarnya yang terjadi dengan Andi. Barulah, sepekan lalu ia tahu ternyata Andi telah dinikahkan dengan gadis pilihan orangtuanya. Laras serasa mati dalam hidup. Langkahnyapun serasa serba salah. Ingin menuntut dan mengejar Andi, tapi apa daya, Andi telah menjadi milik orang. |

