MAKASSAR, BKM–Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Peternakan (DKP3) Kota Makassar akan membuat pasar ternak modern terintegrasi. Anggaran yang diusulkan DKP3 di kementrian sebesar kurang lebih Rp45 miliar.
Hal tersebut diungkapkan Kabid Peternakan Dinas Kelautan Perikanan, Pertanian dan Peternakan Kota Makassar, Hj A Herliyani, baru-baru ini.
Herliyanti mengatakan, keberadaan pasar ternak modern di Kota Makassar akan memaksimalkan pengawasan terhadap keluar-masuknya ternak di Kota Makassar, termasuk bertujuan untuk menertibkan perdagangan ternak.
“Desain pasar ternak modern ini akan terintegrasi, dimana terdpoat RPH (rumah potong hewan), pusat kesehatan hewan, pasar hobi dan lain-lain,”terang Herliyanti.
Herliyanti menambahkan, untuk membackup pasar ternak, pihaknya juga telah mengusulkan pembebasan lahan untuk lokasi pasar ternak modern.
“Lokasinya itu di wilayah Manggala. Sebab lokasi tersebut masih kawasan ternak. Mudah-mudahan usulan di kementrian bisa sejalan dengan pembebasan lahan dari pemkot. Usulan anggaran di kementrian total Rp45 miliar, namun kemungkinan akan diberikan secara bertahap,”terangnya.
Adapun luas lahan yang dibutuhkan sekitar 5 sampai 7 hektar, ujarnya. (ucu/war/c)