MAKASSAR, BKM — Randy (20) dan Imran (14) jadi bulan-bulanan massa lantaran diduga terlibat aksi pencurian sepeda motor milik warga di Perumahan Telkom, Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Selasa (28/7) pukul 19.35 Wita.
Kedua korban yang beralamat di Perumahan Dosen (Perdos) Tamalanrea itu nyaris tewas diamuk massa setelah sebelumnya diteriaki maling. Informasi yang dihimpun di lokasi kejadiann, peristiwa ini bermula saat keduanya berada didekat sepeda motor jenis Suzuki Shogun milik salah seorang warga.
Pemilik motor yang mengaku curiga langsung meneriaki keduanya. Kedua korban kemudian lari hingga memicu perhatian warga lainnya.
Anggota Polsek Biringkanaya yang menerima informasi lansung melakukan penyisiran dan melakukan pengamanan kepada kedua korban yang dimassa. Kedua korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya untuk mendapat perawatan.
Kaplsek Biringkanaya, Kompol Azis Yunus yang dikonfirmasi BKM mengatakan, dari keterangan saksi di TKP, keduanya dimassa bukan karena melakukan pencurian sepeda motor. Beberapa warga menduga korban kelompok begal motor yang lari dikejar oleh salah seorang pengendara lain.
“Ternyata peristiwa itu dipicu kecelakaan lalulintas. Korban berboncengan dikejar dengan pengendara lain sambil diteriaki. Keduanya masuk ke kompleks untuk mencari jalan alternativ sehingga warga berbondong-bondong menghampirinya lalu menghakimi kedua korban,” jelas Aziz.
Peristiwa ini masih dalam penyelidikan pihak Polsek Biringkanaya. Penyelidikan dilakukan untuk mendalami motif aksi main hakim sendiri sekaligus kemungkinan keterlibatan kedua korban dalam aksi kriminalitas. (ish-ril/c)