Site icon Berita Kota Makassar

Mahasiswa Minta KPU Bulukumba Tegakkan Aturan

BULUKUMBA, BKM–Mahasiswa Makassar asal Bulukumba meminta agar penyelenggara Pemilukada yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dapat menegakkan aturan serta tidak terpengaruh dengan intervensi pemerintah atau seseorang dalam menjalankan tugas.
Hal tersebut dikemukakan mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Aksi Mahasiswa (Gampar) saat melakukan aksi demo di depan kantor KPU Bulukumba jalan Jenderal Sudirman, Senin (3/8).
Rahmat Ardiansyah selaku koordinator lapangan menyatakan agar KPU Bulukumba tetap bekerja secara profesioal. “KPU harus netral, sekalipun diantaranya calon mungkin ada yang masih berhubungan darah. Selain itu Bawaslu Bulukumba, juga harus proaktif, jangan menunggu bola, termasuk oknum PNS yang terlibat dalam kegiatan politik praktis supaya segera ditindak. Bawaslu wajib, menuntaskan kasus yang ada di Bulukumba, jangan hanya diam,”tegas Rahmat.
Selain itu, Mahasiswa meminta agar segera menghilangkan sekat timur barat. “Kami tidak ingin Bulukumba ini dikotak-kotakkan dengan istilah timur barat, dan KPU selaku penyelenggara supaya tetap fair dalam menjalankan fungsinya,”teriak mahasiswa.
Mahasiswa juga mempertanyakan soal waktu pendaftaran pasangan Kahar Muslim- Andi Sabri yang diusung koalisi Golkar dan PKS. Mahasiswa menilai pasangan ini mendaftar lewat batas waktu yang ditentukan.
Ketua KPU Bulukumba Azikin Patedduri menyataksan pihaknya tetap netral dalam menjalankan tugasnya. Mengenai pasangan Kahar Muslim-Sabri, Azikin menegaskan, pasangan ini mendaftar pada pukul 13.00, artinya batas pendaftaran masih terbuka. “Hanya saja karena masih ada permasalahan yang harus diselesaikan, sehinga harus menunggu hingga pukul 23.00 wita,”ujar Azikin. (edy/rif/c)

Exit mobile version