GOWA, BKM — Program Investasi calon mahasiswa asal Kabupaten Gowa berhasil lulus dalam ujian seleksi di tiga Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Indoneasi. Program yang dicanangkan Bupati Gowa, Ichsan Yasin Limpo tersebut, berhasil mengirim 66 delegasi sebagai calon mahasiswa PTN.
Para calon mahasiswa ini nantinya akan menimba ilmu di PTB di pulau Jawa dengan fasilitas beasiswa penuh dari Pemkab Gowa. Adapun peserta program investasi yang dinyatakan lulus masing-masing 10 orang untuk Universitas Indonesia (UI), 35 orang untuk Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang , 20 orang untuk Universitas Gajah Madah (UGM), serta 1orang untuk program Strata Dua (S2-Spesial) di UGM.
Sejumlah calon mahasiswa yang dinyatakan lulu mengaku bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Gowa yang mencetus program mahasiswa investasi. Dua penerima beasiswa utusan daerah yang menempuh pendidikan sarjana di ITN Malang yakni Nur Ihsa Baharuddin dan mahasiswi doktoral Universitas Indonesia (UI), Sadriani Pertiwi Saleh yang merupakan putri sulung Camat Parangloe, HM Saleh Saud.
“Saya tidak pernah bermimpi mengenyam pendidikan tinggi di pulau Jawa, kesempatan yang diberikan oleh Bupati Gowa melalui program investasi sumber daya manusia seperempat abad ini merupakan sebuah kesyukuran dan kesempatan yang sangat berarti buat saya anak Parangloe,” urai Nur Ihsa Baharuddin.
Hal senada juga disampaikan Sadriani yang sementara menempuh program doktoral di UI. “Generasi muda Parangloe dan Kabupaten Gowa pada khususnya mengucapkan terima kasih untuk program-program pendidikan yang telah dikeluarkan oleh Pemkab Gowa. Saat ini semakin mudah mendapatkan akses fasilitas pendidikan di Gowa,” ujarnya yang juga tengah bersiap untuk melanjutkan pendidikan di Harvard University, 31 Agustus hingga Desember mendatang.
Kedua generasi muda ini mengutarakan kebanggaannya sebagai anak Gowa di hadapan Ichsan Yasin Limpo dan Wakil Bupati Gowa, Abbas Alauddin ketika melakukan kunjungan kerja dan halal bi halal di Kecamatan Parangloe yang berlangsung di Kelurahan Bontoparang, Senin (3/8).
Ichsan mengaku akan lebih bangga kepada kedua pelajar tersebut apabila telah berhasil dalam pendidikan. “Saya baru bangga pada kalian, kalau kalian berbicara dengan gelar sarjana dan doktor dari hasil program pendidikan Pemkab Gowa,” pesan bupati dua periode ini. Bahkan Ichsan menambahkan, para peraih beasiswa tidak perlu kembali mengabdi ke Gowa. “Kalian tidak perlu kembali ke Parangloe atau ke Gowa, karena program ini dari Gowa untukmu Indonesia,” kunci Ichsan. (sar-ril/c)