MAKASSAR, BKM — Randi alias Caca (21) warga Jalan Dg Tata 1 Blok 4 terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Wahidin, setelah mendapat luka tikaman dibagian perutnya. Caca ditikam oleh Faisal (24) yang tak lain pasangan lesbiannya di sebuah kamar kost diJalan DR Sutomo, Kamis (6/8) sekitar pukul 00.10 Wita.
Aparat Polsek Ujungpandang yang mendapat informasi adanya kasus penikaman di rumah kost langsung turun ke TKP. Petugas menemukan Caca terkapar dilantai bersimbah darah, dalam kondisi tidak sadarkan diri. Sementara Faisal langsung di amankan berikut barang bukti satu buah pisau dapur yang digunakan pelaku.
Tersangka dihadapan petugas mengaku menikam korban lantaran kesal lantaran permintaaannya untuk berhubungan intim ditolak korban. Sebelum ditikam, korban meminta agar bayarannya ditambah jika ingin mengulang perbuatan mesumnya.
Pelaku menerima permintaan korban. Pelaku kemudian meminta korban menunggu 15 menit karena ingin mengambil uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Setelah, uang tersebut diserahkan ke korban, korban kembali beralasan dan meminta pelaku menunggu. Pelaku yang kesal kemudian mengambil pisau dapur dan langsung menikam korban.
“Sebenarnya saya sudah berhubungan sama dia, tapi saya tidak puas. Saya kemudian mengajak korban untuk kembali berhubungan. Dia bilang minta tambah bayaran. Saya pun ikuti maunya. Saya suruh tunggu 15 menit saya ambil uang di ATM. Pas uang itu saya berikan, dia malah banyak alasan. Saya khilaf lalu saya ambil pisau dapur, terus saya tikam,” beber Faisal.
Kapolsek Ujungpandang, Kompol Nawu Thaiyeb membenarkan pengakuan pelaku. Adapun bayaran korban awalnya hanya Rp500 ribu. Kemudian pelaku masih ingin berhubungan intim (sesama jenis). Korban pun bersedia melayani pelaku namun tarif kencannya dinaikan menjadi Rp750 ribu.
“Pelaku akhirnya marah dan menikam perut korban menggunakan pisau dapur. Pelaku sudah kita amankan bersama barang bukti. Sementara korban belum bisa dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan medis di rumah sakit Wahiddin. (jul-ril/b)