MAKASSAR, BKM — Herlisa Sitti Mazitah (30) berencana melaporkan mantan suaminya sendiri, Asmar Arabe yang tak lain adalah mantan Kepala Dinas Kehutanan dan Staf Ahli di Pemkab Bone lantaran dituding menjual mahar nikah milik Herlisa.
Herlisa mengaku pernah menjadi istri ketiga dari Asmar Arabe. Adapun mahar yang diduga dijual oleh mantan suaminya, berupa tanah berukuran 20 x 20 meter yang berada di Kelurahan Ta, Kecamatan Tanete Riattang.
“Saya menikah 2009, sejak itu saya tidak pernah mengetahui dan melihat objek lahan yang dijadikan mahar kawin. Luas lahan mahar yang diberikan. Saya pernah menanyakan akan mahar itu, tetapi mantan suami saya tidak memberitahukannya. Dia selalu bilang adaji janganmi disinggung itu,” ungkap Herlisa kepada wartawan, Minggu (9/8).
Herlisa juga mengatakan, keinginannya untuk melaporkan mantan suaminya ke pihak kepolisian lantaran terkesan menutupnutupi objek lahan yang jadi mahar pernikahaannya itu.
“Saya lalu menanyakan kejelasan objek lahan itu ke BPN Bone, pasca cerai 2014. Tetapi ternyata lahan itu tidak diketahui. Saya pun curiga, seiring mendapat informasi dari keluarganya sendiri, bahwa Asmar, telah menjual tanah (mahar)itu,”terang Herlisa.
Herlisa mengungkapkan, bila ia terpaksa menuntut cerai suaminya karena sering kedapatan berbohong.
“Awalnya kan saya tidak tahu kalau dia punya istri. Setiap saya mau ke Bone, dilarang. Dengan kecurigaan itu saya mencari tahu dan ternyata benar bahwa dia memiliki istri seperti yang orang-orang bicarakan. Saya juga kerap mendapat perlakuan kasar. Itu semua membuat saya akhirnya menuntut cerai,” akunya.
Selama menikah dengan Asmar, Herlisa dikarunia satu anak, yang kini berumur 4 tahun. Dia berharap agar objek lahan yang dulu dijadikan mahar pernikahannya itu diperlihatkan.
“Sertifikat lahan yang dijadikan mahar itu ada. Objek lahan itu yang saya mau tahu dimana,” katanya.
Dikonfirmasi terpisah, Asmar melalui via telepon menyerahkan kasus ini kepada pengacaranya. “Itu tidak perlu dipersoalkan karena sertifikat lahan yang dijadikan mahar kawin ada dengan ibu. Itu sudah dihibahkan,” kata Andi Munarfi, pengacara Asmar. (ucu-ril/c)