MAKASSAR, BKM — Upaya Polteknik Informatika Nasional (Polinas) Makassar untuk mencetak alumni siap pakai, mendapat dukungan dari berbagaki kalangan. Salah satunya Ketua Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Mansyur Ramly.
Mantan Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) ini bahkan mendorong Polinas untuk menjadi lembaga pendidikan yang pionir dalam mencetak manusia ahli.
”Sejak berdirinya hingga sekarang, Polinas telah memperlihatkan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan yang mendorong lahirnya wirausahawan muda. Selain itu, Polinas juga mempersiapkan alumninya yang siap pakai di dunia kerja,” kata Mansyur Ramly usai menghadiri wisuda Polinas di Hotel Clarion, Selasa (11/8). Ia didampingi Pembina Yayasan Mitra Mandiri HAM Yusran Paris.
Mansyur yang juga menyampaikan orasi ilmiah dalam wisuda kemarin, mengakui bahwa saat ini pemerintah terus mendorong lembaga pendidikan untuk menciptakan manusia-manusia yang ahli di bidangnya. Dengan begitu, para alumninya langsung bisa diterima dunia kerja.
Pernyataan Mansyur Ramly ini sejalan dengan yang disampaikan Azhpizain Chaniago, Sekretaris Yayasan Mitra Mandiri yang membawahi Polinas. Menurutnya, Polinas yang merupakan bagian dari LP3I terus mengembangkan dan menyempurnakan sarana pembelajaran untuk memenuhi tuntutan dunia kerja.
”Selain itu, secara priodik kita juga melakukan penyesuaian kurikulum yang disesuaikan dengan tuntutan dunia kerja. Termasuk terus mendorong lahirnya wirausaha baru,” ujar Azhpizain.
Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi Prof Dr Hj Andi Niartiningsih, juga mengapresiasi apa yang dilakukan manajemen Polinas selama ini. Dia juga mendukung sepenuhnya program Polinas yang terus berusaha menciptakan lahirnya wirausaha dan alumni yang siap bersaing di dunia kerja.
Direktur Polinas Muh Abduh Idris dalam laporannya menyebutkan, wisuda kali ini diikuti 340 sarjana. Terdiri dari 285 orang Program Studi Administrasi Bisnis, dan 55 orang dari rodi Manajemen Informatika. Dengan wisuda ini, berarti Polinas telah mewisuda sebanyak 773 orang sarjana sejak 2010.
Dijelaskan Abduh, selama ini pihaknya terus melakukan pengembangan kemahasiswaan, sumber daya manusia dan institusi. Di bidang kemahasiswaan, Polinas berpartisipasi pada kegiatan tingkat nasional seperti National Polytechnic English Olympic, National University Debate Competition hinga MTQ MN.
Sementara dalam pengembangan SDM, beberapa tenaga pendidikan dan kependidikan sedang melaksanakan studi lanjut, baik ke tingkat S2 maupun S3. Juga ada program magang dosen ke perguruan tinggi mitra, serta pelatihan non degree lainnya yang dilaksanakan dalam rangka peningkatan kualitas SDM Polinas. (rus)