Site icon Berita Kota Makassar

Pembobol Rumah Anggota Satlantas Dibekuk

BULUKUMBA, BKM — Seorang warga Bantaeng, Ahmad Kansum alias Alling (39) akhirnya dibekuk petugas Polres Bulukumba. Pemuda ini diketahui sebagai pelaku pembobolan rumah Andi Irman, anggota Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Bulukumba, beberapa waktu lalu.
Saat kejadian, pelaku menggondol sejumlah barang milik anggota polisi ini. Termasuk diantaranya dua buah jam tangan bermerek, emas, puluhan buah cincin berikut permatanya serta barang berharga lainnya.
Kapolres Bulukumba melalui Kasubag Humas AKP HA Syarifuddin yang dihubungi, kemarin membenarkan kalau Alling sudah berhasil ditangkap di perumahan BTN Biurea, Kecamatan Pa’jukukan, Bantaeng beberapa hari lalu.
Dijelaskan, Alling merupakan pelaku pencurian spesialis rumah kosong. Berdasarkan laporan yang diperoleh polisi, warga Bantaeng ini sudah sering melakukan aksinya di Bulukumba. Bahkan juga diduga kuat, Alling ini yang melakukan pembobolan rumah anggota Satlantas, saat pemiliknya keluar menjalankan tugas.
Dijelaskan, tersangka yang berprofesi sebagai sopir angkutan umum ini ditangkap petugas dari Satuan Reskrim Polres Bulukumba, berdasarkan hasil pengembangan yang dilakukan selama ini. Saat diperiksa, pelaku mengakui perbuatannya.
Meski begitu, sambung Syarifuddin, penyidik tetap melakukan pengembangan terkait penangkapan Alling. Karena bukan tidak mungkin ada pelaku lain yang merupakan sindikat khusus pembobol rumah kosong.
“Tersangka masih menjalani pemeriksaan. Saat ditangkap dia tidak melakukan perlawanan,’’ jelasnya.
Sekadar diketahui, sebelumnya rumah Andi Irman, anggota Satlantas Polres Bulukumba menjadi sasaran pencurian. Saat kejadian, Irman bersama istrinya sudah keluar rumah menuju kantor.
Beberapa saat kemudian muncul seseorang mengendarai sepeda motor Yamah Mio warna merah, dan langsung menemui tetangga Irman. ‘’ Mbak, mana pemilik rumah ini,’’ tanya pelaku kepada seorang perempuan seperti dijelaskan Irman.
Saat itu, tetangganya menyampaikan kalau dia baru saja ke kantor. Spontan pelaku berpurta-pura menelepon dirinya, sambil menanyakan kunci rumah seperti disampaikan tetangganya kepada Irman.
“ Pelaku seakan-akan menelepon saya menanyakan kunci rumah, untuk meyakinkan tetangga saya kalau pelaku kenal baik dengan saya,’’ kata Irman.
Setelah itu, pelaku mulai beraksi membuka pintu utama rumah korban, dan tetangga Irman tidak curiga kalau orang itu adalah pencuri.
“Pelaku berhasil merusak pintu utama rumah saya dan masuk ke kamar tidur dan membuka lemari. Pelaku mengambil sejumlah barang. Diantaranya sepasang jam tangan, emas, puluhan koleksi cincin serta ponsel,’’ terang Irman.
Setelah pelaku melakukan aksinya, sebelum meninggalkan rumah Irman, pelaku pamit kepada tetangga Irman. “ Mbak saya pergi dulu. Sampaikan kepada Pak Andi kalau keluarganya datang,’’ kata pelaku seperti dijelaskan Irman. (edy/rus/b)

Exit mobile version