Site icon Berita Kota Makassar

Petani Bakal Terima Mesin Panen Padi

MAMUJU, BKM — Kalangan petani di Provinsi Sulbar bakal mendapatkan mesin panen padi Kombain. Jumlah mesin ini sebanyak 24 unit. Mesin ini akan dibagikan per kabupaten dan berdasarkan pada luas areal persawahannya. Sesuai data yang ada, Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Polewali Mandar (Polman) bakal mendapatkan mesin Kombain ini lebih banyak dari kabupaten lainnya di Sulbar.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Sulbar, Ir Hamsah, ketika ditemui BKM di kantornya, Rabu (12/8). Mesin panen padi ini, kata Hamsah, adalah salah satu mesin panen yang dapat mempercepat dalam melakukan panen pada areal persawahan yang ada di wilayah Sulbar.
”Adanya mesin panen kombain yang akan dibagikan kepada petani di sejumlah kabupaten di Provinsi Sulbar ini bertujuan membantu para petani pangan yang ada di wilayah Sulbar. Mesin ini, selain untuk mempercepat proses panen para petani, juga akan memberikan hasil yang berkualitas pada gabah yang dihasilkan pada tanaman padi,” ujar Hamsah.
Dana pengadaan mesin panen ini bersumber dari APBN tahun 2015. ”Sebelum mesin ini diserahkan kepada para petani, terlebih dahulu kami memberikan pemahaman secara teknis tentang tata cara penggunaan mesin panen tersebut,” kata Hamsah.
Selain mesin panen, para petani juga akan mendapatkan bantuan handtractor (traktor tangan) sebanyak 57 unit dan mesin pompa air sebanyak 28 unit. Mesin ini nantinya akan diserahkan secara serentak. ”Mesin ini rencananya akan diserahkan menteri pertanian saat kunjungannya ke Provinsi Sulbar bersama presiden nanti. Namun kami belum mendapatkan kepastian jadwal kedatangan presiden dan menteri pertanian,” katanya.
Untuk mengantisipasi kekeringan yang kini banyak menghantui kalangan petani di Sulbar, Hamsah mengatakan, pihaknya sudah melakukan pembuatan dan penggalian sumur. Pompanya telah dialihkan untuk mengairi areal persawahan yang mengalami kekeringan. ”Bantuan peralatan yang akan diserahkan kepada para petani di Sulbar ini diharapkan akan membantu petani mengatasi kekeringan pada areal pertaniannya akibat kemarau yang berkepanjangan,” ujarnya. (ala/mir/c)

Exit mobile version