MAROS, BKM–Seluruh anggota pasukan pengibar bendera (paskibra) Kabupaten Maros diberi tabungan sebesar Rp2 juta. Uang ini nanti akan digunakan untuk keperluan pendidikan mereka.
Penyerahan uang tabungan untuk anggota paskibra dilaksanakan pada malam ramah tamah HUT Kemerdekaan RI ke-70 di lobi kantor Bupati Maros, Senin (17/8) malam.
Selain anggota paskibra, malam itu sedikitnya 159 Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemkab Maros menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya dari Presiden RI Joko Widodo. Penghargaan ini diberikan secara simbolis oleh Pelaksana Harian (Plh) Bupati Maros H Baharuddin.
Penerima Satyalancana Karya Satya ini berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) nomor 87/TK/TAHUN 2015 tanggal 7 Agustus 2015 tentang penganugrahan Satyalancana Karya Satya masing-masing Satyalancana 30 tahun untuk 46 orang, 20 tahun sebanyak 67 orang dan 10 tahun untuk 46 orang.
Dua PNS yang menerima Satyalancana diantaranya adalah Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Seni (Dispori) Ilhamsyah Azikin, Asisten II bidang pembangunan Alfian Amri. Keduanya menerima Satyalancana 20 tahun. Sedangkan untuk 30 tahun, kadis yang menerima adalah Kadis Tata Ruang dan Pemukiman Agussalim dan Kadis Kehutanan dan Perkebunan Nurdin.
Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKDD) Maros Arwin Malik, Satyalancana ini terbagi tiga berdasarkan tahun pengabdian PNS. 30 tahun untuk PNS yang mengabdi minimal 30 tahun sebagai PNS, begitu juga 20 tahun dan 10 tahun.
“Tidak semua PNS mendapat ini, karena tetap ada indikator penilaiannya termasuk kecakapan, pengabdian, kedisiplinan, kesetiaan yang ditunjukkan secara terus menerus baik 10, 20 maupun 30 tahun,” ujar Arwin, Selasa (18/8).
Penerima penghargaan ini diusulkan oleh unit kerjanya atau SKPD, kemudian diverifikasi oleh BKDD kemudian diusulkan ke Presiden melalui Gubernur.
Sementara untuk anggota paskibra, Plh Bupati Maros H Baharuddin meminta kepada anak-anak anggota paskibraka untuk memanfaatkan dana tabungan ini sebaik-baiknya, dan tidak dipakai untuk hal-ha