Site icon Berita Kota Makassar

Gowa Target Tuntaskan Program 100-0-100 Sebelum 2019

BKM/SAR LOKAKARYA- Pembukaan Lokakarya P2KP dalam upaya pencapaian target 100-0-100 percepatan penanganan kumuh di perkotaan di Planet Beckham, kemarin.

BKM/SAR LOKAKARYA- Pembukaan Lokakarya P2KP dalam upaya pencapaian target 100-0-100 percepatan penanganan kumuh di perkotaan di Planet Beckham, kemarin.

GOWA, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa akan menuntaskan program penuntasan permukiman kumuh 100-0-100 pada 2019 mendatang. Hingga kini, Program Peningkatan Kualitas Permukiman (P2KP) yang digelontorkan secara nasional tahun 2015-2019 terus digalakkan.
Plh Bupati Gowa, H Muchlis saat membuka lokakarya program target 100-0-100 yang digelar P2KP Kabupaten Gowa di Planet Bechkam Pallangga, Rabu (19/8) pagi mengatakan, Pemkab Gowa yang bersinergi dengan para pelaku P2KP atau PNPM Mandiri Perkotaan berharap dapat melakukan percepatan realisasi capaian target 100-0-100 tersebut.
”Program 100-0-100 yang dimaksudkan yakni 100 persen terpenuhi air minum, 100 persen terpenuhi sanitasi dan 0 persen Gowa bebas dari permukiman kumuh. Kita berharap sebelum tahun 2019 nanti, program pengentasan kemiskinan secara nasional ini sudah terpenuhi. Wajar lah kalau kerja mesin Korkot dan BKM kita support agar percepatan yang kita harapan segera terwujud,” jelas Muchlis yang juga Sekkab Gowa ini.
Muchlis yang sebelumnya adalah Kepala Bappeda Gowa ini menegaskan agar jangan lagi ada kesan masih ada orang yang tidak mau berpartisipasi dalam menuntaskan program target 100-0-100 ini.
”Pelaksanaan P2KP ini selain ditujukan untuk meningkatkan perbaikan akses pelayanan ekonomi dan sosial masyarakat juga merupakan percepatan tujuan pembangunan agenda global dalam pemenuhan target Millenium Development Goals (MDGs).” katanya.
Dimana, lanjut Muchlis, pada 2015 ini separuh dari penduduk dunia yang belum mendapatkan akses air minum, sanitasi dan infrastruktur dasar harus terpenuhi. “Karena itu mari kita bergerak bersama agar di Gowa bebas permukiman kumuh,” tandasnya.
Kepala Satker PKP2B Sulsel diwakili Pejabat Pembuat Komitmen, Azikin mengatakan, P2KP tidak sama seperti dulu. Kini pada setiap fase menjelaskan beberapa peningkatan kegiatan yang telah mengikis perumahan kumuh menjadi layak huni.
”P2KP kini memprioritaskan partisipasi masyarakat dan partisipasi pemerintah kabupaten terutama terhadap perubahan pola pikir masyarakatnya,” jelas Azikin.
Sebelumnya, Ketua Forum BKM Kabupaten Gowa yang juga Ketua Panitia Lokakarya, H Akhmad Rumpa mengatakan lokakarya ini diselenggarakan dengan tujuan untuk membangun kesamaan pemahaman dan tanggung jawab seluruh stakeholder di tingkat kabupaten/kota dalam hal penanganan permukiman kumuh berbasis masyarakat melalui P2KP.
Akhmad Rumpa mengatakan, kegiatan yang digelar dua hari ini mulai 19-20 Agustus 2015 diikuti sedikitnya 100 orang peserta dari berbagai elemen baik pemerintah, masyarakat, LSM, maupun media.
Acara ini juga dihadiri Kepala Bappeda Gowa, Andi Kumala A Idjo, Camat Somba Opu, Abdullah Sirajuddin, Korkot Wil 6 Gowa Maros Takalar, Nurliah Ruma, para lurah se Kecamatan Somba Opu serta Ketua Forum BKM Sulsel, Nur Zakaria Leo dan para koordinator BKM se Kabupaten Gowa serta Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD). (sar-ril/c)

Exit mobile version