Site icon Berita Kota Makassar

Dermaga Pelra Bajoe Dikucur Rp45 Miliar

WATAMPONE, BKM — Pembangunan dermaga pelabuhan rakyat (pelra) Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone kembali dilanjutkan. Anggaran sebesar Rp45,3 miliar disiapkan untuk membangun sarana dan prasarana dermaga. Diantaranya klaster dan lapangan penumpukan untuk bongkar muat serta tambahan jembatan.
Proyek yang dikerjakan PT Rama Sarana Persada sebagai pemenang tender ini, merupakan proyek lanjutan. Sebab sebelumnya proyek ini sudah ada, yakni pembangunan jembatan sepanjang ratusan meter.
Kepala Syahbandar Pelabuhan Bajor Arifuddin mengatakan, proyek ini sebenarnya harus dimulai 9 Juli lalu. Hanya saja pekerjaannya tertunda.
”Harusnya tanggal 9 Juli pekerjaannya dimulai. Tapi karena bulan puasa, jadi nanti setelah lebaran baru mulai pekerjaannya,” kata Arifuddin.
Lama pekerjaan proyek sesuai jadwal dalam kontrak kerja, kata Arifuddin, adalah 175 hari kalender. “Kalau dihitung sesaai kalender, maka masa kerja 175 hari itu direncanakan sudah selesai pada pertengahan Desember,” tambah Arifuddin.
Proyek yang menggunakan PT Global Magalindo sebagai konsultan pengawas ini, adalah proyek pembangunan dermaga yang berskala besar. Tujuannya untuk melayani aktifitas bongkar muat tempat sandar kapal kapal laut dengan tonase besar.
“Pelabuhan ini nantinya khusus untuk kapal-kapal pelra di wilayah Indonesia Timur, dan sudah bisa melayani aktifitas bongkar muat kapal laut berukuran besar yang DWTnya sampai tonase 1.500,” jelas Arifuddin lagi. (amr/rus/b)

Exit mobile version