MAKASSAR, BKM — Harian Berita Kota Makassar menciptakan sejarah baru dengan menggelar gerak jalan masuk ke dalam lorong. Hampir seribu peserta mengikuti Gerak Jalan Makassar Majukan Lorong (Majurong) yang menyusuri lorong-lorong di Kelurahan Bonto Makkio, Kecamatan Rappocini, Sabtu (22/8) pagi.
Gerak jalan ini bukan gerak jalan biasa. Sebelum dilepas, para peserta lebih dulu mengikuti upacara barisan yang dipandu anggota pramuka dari Kwarcab Pramuka Kota Makassar.
Beberapa anggota pramuka berdiri tegap di depan regu tiap-tiap kecamatan dengan memegang papan nama kecamatan. Setelah itu, komandan upacara menyiapkan barisan.
Upacara makin meriah dengan iringan marchingband dari SMK Muhammadiyah 2 Bontoala. Mereka menampilkan atraksi yang memukau dengan musik yang membangkitkan semangat.
Saat pemeriksaan barisan, ada dua kecamatan yang menjadi perhatian. Pertama, regu Kecamatan Tallo yang hanya ada empat orang. Itupun tidak menggunakan seragam. Sedangkan yang kedua, adalah Kecamatan Ujungtanah yang sama sekali tak seorangpun perwakilannya yang hadir. Selebihnya 12 kecamatan lain tampil dengan seragam masing-masing.
Sebelum pelepasan peserta, Direktur Utama Berita Kota Makassar, Mustawa Nur dan Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI memberikan sambutannya.
Dalam sambutannya, Direktur Utama Berita Kota Makassar, Mustawa Nur mengatakan, ini adalah sejarah karena baru pertama kali gerak jalan masuk lorong. Tujuannya adalah ingin memperlihatkan kepada para peserta bagaimana perkembangan lorong setelah Makassar dipimpin Danny Pomanto dan Syamsu Rizal.
“Kami di Berita Kota Makassar akan terus menggalakkan kegiatan di lorong dan mendorong warga untuk berpartispasi baik melalui pemberitaan maupun turun langsung ke lorong,” kata Mustawa. Pada kesempatan itu, Mustawa juga memperkenalkan program baru Berita Kota Makassar yakni Makassar Lorong Aspiratif (Maroasi). Program ini mensinergikan antara SKPD, DPRD Makassar dan masyarakat lorong.
Wakil Wali Kota Makassar, Syamsul Rizal, berharap, kegiatan masuk lorong ini mengakrabkan antara peserta dan masyarakat yang berasal dari wilayah lain.
“Dengan gerak jalan ini akan bisa membangun interaksi positif. Kita berharap interaksi positif ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat lorong,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto sebelum melepas para peserta mengatakan bahwa gerak jalan masuk lorong ini adalah ide yang inovatif dan kreatif. Makanya, ia harap seluruh kecamatan dan kelurahan mendukungnya.
Namun, saat melepas barisan, Danny Pomanto kecewa. Pasalnya, ia melihat langsung kondisi barisan dua kecamatan yakni Tallo dan Ujungtanah. Tallo hanya terdiri dari 4 orang, itupun tidak menggunakan seragam, sedangkan Ujungtanah sama sekali tidak ada pesertanya.
“Saya kecewa kenapa mereka (Tallo dan Ujungtanah, red) tidak hadir. Nanti saya tinjau langsung ke daerahnya,” tegas Danny dengan wajah serius.
Warga Makkio Baji Antusias
Setelah dilepas, peserta menyusuri Jalan Tamalate I. Suasana masih seperti biasa seperti gerak jalan lainnya. Namun, saat marching band dan peserta masuk ke dalam lorong di Tidung IV yang lebarnya hanya 3 meter, suasana menjadi berbeda. Warga tiba-tiba berhamburan keluar rumah. Mereka menyaksikan marching band dan para peserta.
Para warga berdiri berbaris di depan rumahnya sambil mengambil gambar menggunakan handhone. Mereka ikut bahagia. Ada yang tersenyum, tertawa dan bahkan berinteraksi langsung dengan para peserta.
Beberapa peserta pun, selain meneriakkan yel-yel kecamatan dan kelurahan masing-masing, mereka juga memuji kebersihan dan keindahan lorong di Tidung IV, III dan II yang mereka lewati. “Tawwa bagusnya. Masuk di lorongta lagi,” ujar seorang wanita yang baru saja keluar dari rumahnya.
Beberapa ibu-ibu yang berdesak-desakan ingin menonton peserta dan marching band di lorongnya pun bangga. “Bu…kita memang harus makin percantik lorongta. Ini sudah banyakmi warga lain masuk ke sini,” ujar seorang ibu yang umurnya sekitar 60 tahun.
Dengan suara yang agak keras ibu tersebut berbicara kepada para peserta. “Terima kasih lorong kami sudah dilihat,” katanya sambil mengumbar senyum. Para peserta pun menyambut dengan yel-yel.
Setelah menempuh jarak sekitar 1 km, seluruh peserta akhirnya tiba kembali di Lapangan Hertasning. Panitia lalu mencabut undian untuk sejumlah hadiah hiburan yang disiapkan sponsor dari Yamaha, operator selular 3 (Tri), Motor TVS, Rumah Bernyani Happy Puppy dan Polygon.
Setelah itu, dewan juri yang juga Pemimpin Redaksi Berita Kota Makassar, Muh Arsan Fitri membacakan juara I, II dan III gerak jalan. Dari hasil penilaian, juara I diraih Kecamatan Biringkanaya, juara II Kecamatan Mariso dan juara III Kecamatan Wajo. Penyerahan piala untuk juara I, II dan III diserahkan Direktur Utama Berita Kota Makassar, Mustawa Nur. (ita/b)
