Site icon Berita Kota Makassar

Warga Protes Bom Ikan Marak

TAKALAR, BKM — Puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Nelayan dan Forum Massa Takalar didampingi mahasiswa Komunitas Hipermata menggelar aski unjuk rasa di depan Mapolres Takalar, Selasa (25/8).
Demonstran mendesak pihak Polres Takalar aktif dalam penanganan kasus bom ikan serta pukat harimau yang marak terjadi di perairan Mangngarabombang. “Penggunaan bom ikan dan pukat harimau sudah berlangsung lama di perairan Mangngarabombang, namun seolah dibiarkan oleh aparat. Bahkan, laporan kami terkait sejumlah kasus bom ikan tidak pernah ditindaklanjuti pihak kepolisian,” jelas Rasyidin, Koordinator Aksi.
Selain itu, pihaknya juga mendesak Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKPP) mundur dari jabatannya karena ikut melakukan pembiaran.
“Kami berharap aspirasi ini dapat diterima dan ditindak lanjuti untuk menghentikan penangkapan ikan secara ilegal, dan kami juga mengutuk aktifitas ini dan meminta agar Kepala DKPP dicopot drai jabatannya karena tidak mampu melindungi ekosistem laut yang ada diperairan Mangngarabombang,” tegasnya lagi.
Sementara Wakapolres Takalar, Kompol Agus Salim yang dimintai tanggapannya usai menerima aspirasi demonstran berjanji akan menindak tegas pelaku pukat harimau dan bom ikan. Kendati demikian, pihaknya membantah pernah menerima laporan warga terkait kasus penangkapan ikan secara ilegal di periaran Mangngrabombang. (ari-ril/c)

Exit mobile version