Site icon Berita Kota Makassar

Paslon di Soppeng Saling Klaim

Djusman: LHD-Azas Tak Terpengaruh Lembaga Tak Kredibel

SOPPENG, BKM–Paslon bupati dan wakil bupati Lutfi Halide-Andi Zulkarnain Soetomo (LHD-Azas) meminta agar masyarakat tidak terpancing dengan adanya klaim dari orang tertentu atau sebuah lembaga bila hampir pasti paslon Andi Kaswadi-Supriansa (Akar Super) menjadi pemenang.
Penegasan itu disampaikan jubir LHD Azas, Djusman AR, Kamis (27/8). Menurut Djusman, pihaknya memastikan tidak sembarang mempercayai hasil survei.
Pasangan nomor urut 1 ini hanya percaya pada lembaga survei yang kredibel. Menurutnya hasil survei empat lembaga yakni IPI, CRC, LSI, dan ISPP menggambarkan tren elektabilitas LHD-Azas terus naik sedang tren rivalnya Akar Super cenderung menurun.
“Masyarakat jangan terpengaruh dengan gambaran dari lembaga yang tidak kredibel yang mengatakan Akar Super sulit dikejar,”kata Djusman.
Penggiat anti korupsi ini menghimbau seluruh tim agar bekerja maksimal dan mengamankan seluruh basis dan merebut basis lawan. “Sampaikan kepada masyarakat LHD-Azas yang Ahli pemerintahan dan pertanian yang layak melanjutkan kepemimpinan Andi Soetomo-Aris Muhammadia yang sudah baik, dan tinggal dilanjutkan,” imbuhnya.
Kubu LHD-Azas menanggapi pernyataan Direktur Program Nurani Strategic, Muh Jufri bahwa Pemilukada Soppeng diatas kertas sudah selesai.
Menururut Jufri, secara matematika politik dan pengamatan survei, Pemilukada Soppeng sebenarnya sudah game over. “Paslon Akar Super sangat sulit untuk ditumbangkan,”ujar Jufri.
Menurut mantan Ketua KPU Sidrap ini, rumusan matematika politik itu berupa membandingkan hasil Pemilukada 2010 di kabupaten ini dengan kondisi Pemiluakda nanti. “Akar meraih 31,60 persen di Pemiluakda 2010, sementara pemenang saat itu Andi Soetomo hanya meraih 39,55 persen. “Melawan incumbent dengan raihan lebih 30 persen adalah perolehan luar biasa. Kini incumbent tak ikut lagi. Tentu ini kesempatan besar bagi Akar Super,”jelasnya. (ono-fir/rif/c)

Exit mobile version