Site icon Berita Kota Makassar

Pengamen akan Menyanyi Depan Wali Kota ASEAN di Pantai Losari

MAKASSAR, BKM — Ratusan pengamen di Makassar juga akan dilibatkan dalam pertemuan wali kota se Asia Tenggara atau ASEAN Mayors Forum (AMF) yang akan berlangsung di Makassar 8 hingga 10 September mendatang. Para pengamen ini akan tampil di depan 158 wali kota di ASEAN saat makan malam di anjungan Pantai Losari.
Untuk mengumpulkan para pengamen, saat ini panitia tengah mendata para pengamen di Makassar. Panitia berharap para pengamen bisa memberikan hiburan tersendiri bagi para wali kota.
“Ini adalah bentuk pelibatan masyarakat dalam kegiatan AMF. Pada makan malam di Pantai Losari juga akan diisi beragam acara hiburan,” jelas Sekretaris Kota Makassar, Ibrahim Saleh saat berkunjung ke redaksi Berita Kota Makassar.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Muh Yunus mengaku telah mengumpulkan sejumlah pengamen. Selain itu, katanya, Dinas Sosial juga akan berupaya agar selama AMF, tidak ada anak jalanan, gelandangan dan pengemis berkeliaran. Makanya, ia akan turun untuk melakukan sosialisasi dan pendekatan persuasif kepada anak jalanan dan pengemis.
Dalam kunjungannya, Ibrahim memboyong sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Diantaranya, Kepala Dinas Sosial Muh Yunus, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Imran Samad, Kepala Dinas Catatan Sipil Nielma Palamba, Kepala Dinas PU Anshar, Kasat Pol PP Iman Hud, Kabag Ekbang Mario Said, Camat Bontoala Syamsul Bahri, Kabag Protokol Aswis, Camat Ujungpandang M Syarif dan Kepala Dinas Penda Takdir Hasan Saleh. Mereka diterima Pemimpin Redaksi Muh Arsan Fitri.
Pada kesempatan itu, Sekkot Ibrahim Saleh berharap AMF 2015 ini dibuka Presiden RI Joko Widodo. Pasalnya, kegiatan ini adalah kegiatan kenegaraan. “Kami belum mendapat konfirmasi soal kesiapan Jokowi membuka AMF. Tapi kalau tidak bisa presiden, minimal dibuka Wakil Presiden Jusuf Kalla,” katanya.
Kegiatan ini, katanya, akan dipusatkan di Sheraton Hotel Jalan Landak Baru Makassar. Para tamu selain menginap di Sheraton Hotel, juga menginap di Hotel Grand Clarion dan Hotel Aryaduta.
“Kami memilih pelaksanaan kegiatan dipusatkan di Sheraton Hotel karena hotel tersebut layak dan mampu menampung banyak kendaraan di lahan parkirnya,” kata Ibrahim.
Ibrahim menuturkan, acara ini bukan hanya AMF saja, tetapi juga ada kegiatan Makassar Investment Forum, Makassar Global Expo dan ASEAN Community Week. Untuk ASEAN Mayors Forum hanya diikuti para wali kota se-ASEAN, sedangkan Makassar Investment Forum, selain para wali kota juga diikuti para pengusaha yang akan menampilkan produk keunggulan-keunggulan Makassar.
“Lokasi Pantai Losari akan dibuat pameran tradisional Makassar. Panitia membuat 2.000 undangan pada AMF. Diantaranya sekitar 200 wali kota se-ASEAN, 10 duta besar, 100 pengusaha internasional, 30 gubernur, para wali kota dan bupati se Indonesia dan lainnya,” pungkasnya.
Ibrahim juga menjelaskan, pada 9 September, seluruh wali kota akan diajak melihat lorong I di Jalan Toddopuli, Kelurahan Kassi-kassi, Kecamatan Rappocini. Saat ini, lorong tersebut sudah dipersiapkan. “Lorong ini kami pilih karena partisipasi masyarakatnya sangat tinggi. Selain itu di dalam lorong ini sudah lengkap semua, selain masjid juga ada puskesmasnya,” kata Ibrahim.
Bahkan, ia mengaku, lorong I di Jalan Toddopuli ini akan dideklarasikan sebagai lorong dunia saat para wali kota berkunjung ke lokasi itu.

Penjemputan sudah Siap

Terkait persiapan penjemputan para tamu, menurut Ibrahim Saleh panitia sudah menyiapkan mobil mewah, salah satunya Alphard untuk masing-masing wali kota. Pengadaan mobil ini, panitia dibantu para pengusaha (Kadin) Sdi Sulsel.
“Alhamdulillah Kadin Sulsel bantu sediakan kendaraan mobil Alphrad bersama drivernya jemput para wali kota Asean. Sekarang sudah 96 kendaraan yang siap. Sampai tanggal 31 Agustus ini sudah ada konfirmasi kedatangan para wali kota se Asean. Kendaraan tersebut untuk menjemput para wali kota dan duta besar yang diperkirakan sebanyak 200 orang yang akan hadir. Mereka juga akan di kawal oleh pihak kepolisian,”jelasnya.
“Kami juga sudah kerjasama dengan pihak Bandara Sultan Hasanuddin untuk menyiapkan tempat khusus penjemputan,” tambah Ibrahim. (war)

Exit mobile version