Site icon Berita Kota Makassar

Pernah Wakili Indonesia di Asia Federation

BKM/CHAIRIL PRESTASI-Tri Wulandari, polwan cantik yang memiliki segudang prestasi olahraga karate internasional. Wanita ini pernah mewakili Indonesia di sejumlah ajang karate internasional dan menyabet juara.

BKM/CHAIRIL PRESTASI-Tri Wulandari, polwan cantik yang memiliki segudang prestasi olahraga karate internasional. Wanita ini pernah mewakili Indonesia di sejumlah ajang karate internasional dan menyabet juara.

Usianya masih terbilang muda, baru 20 tahun. Dengan postur tubuh yang proporsional ditambah paras wajah yang cantik, perempuan bernama lengkap Tri Wulandari Winda itu cocok menjadi seorang model. Jika tidak menggunakan pakaian dinas, tak ada yang menyangka jika wanita yang akrab disapa Wulan ini merupakan seorang anggota polisi wanita (polwan).

Laporan: RAHMA AMRI

Bukan itu saja, perempuan berambut pendek itu ternyata seorang atlit karate berprestasi yang sudah mengharumkan nama daerah dan Indonesia di kancah internasional.
Wulan menjadi anggota kepolisian wanita pada tahun 2014, tergabung dalam angkatan 43.
Sejak kecil, wanita ini memang bercita-cita menjadi seorang polwan. Selain karena terlihat garang, berwibawa, dia juga terinspirasi oleh ayahnya, almarhum I Nyoman Suanda yang juga seorang polisi.
Wulan lolos di institusi kepolisian setelah melewati seleksi yang cukup ketat. Salah satu yang menjadi nilai plus Wulan karena kepiawaiannya dalam olah raga karate yang mulai digeluti sejak duduk di bangku sekolah lanjutan pertama (SMP).
“Saya terinspirasi oleh kerja-kerja polwan yang terlihat tegas dan disiplin. Juga karena ayah saya seorang polisi,” jelasnya kepada BKM, Kamis (27/8).
Terkait prestasinya yang cukup cemerlang di olah raga karate, Wulan menuturkan, semuanya berproses secara natural.
Wanita yang saat ini bertugas di Polres Pangkep, Fungsi Reserse Narkoba ini menuturkan, mulai menggeluti olah raga bela diri itu sejak 2009.
“Awalnya coba-coba ikuti ekskul (ekstrakurikuler, red) karate di SMPN 23,” tuturnya.
Ternyata, setelah menggeluti olah raga tersebut, banyak sisi positif yang dirasakan.
Dia dilatih untuk disiplin, bagaimana menjaga dan mempertahankan diri dengan beladiri karate, dan yang paling utama adalah, bisa meraih prestasi dan mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional.
Kejuaraan pertama yang diikuti adalah kejuaraan karate se Indonesia Timur yang dilaksanakan di UKI Paulus.
Pengalaman pertama bertanding, dia mengaku merasakan sensasi yang luar biasa dan menantang adrenalinnya. Kendati belum mengecap juara, namun pengalaman bertanding itu menjadi pemicu untuk bisa berprestasi dan berbuat lebih baik lagi pada kejuaraan-kejuaraan karate lainnya.
Dengan latihan keras, intens dan disiplin yang ketat, Wulan akhirnya mampu menorehkan prestasinya.
Dia pernah menyabet juara I pada Kejurnas Karate tahun 2010 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri.
Tahun 2013, Wulan menyabet juara 3 Kejurnas Antarkota dan juara II Kejurnas Inkado.
Untuk kejuaraan berskala internasional, Wulan berhasil menyabet juara 2 pada International Sotokan Karate Federation yang digelar di Sydney tahun 2012. Dia juga diberi amanah mewakili Indonesia pada Kejuaraan Asia Federation tahun 2010 di Hongkong.
Wulan juga kerap diberi amanah mewakili institusinya berlaga di ajang kejuaraan karate secara internal lingkup kepolisian.
Prestasi demi prestasi yang diraih tidak menjadikan gadis manis ini jumawa. Malah apa yang telah diraihnya menjadi motivasi untuk lebih baik lagi ke depan. Makanya, disela-sela kesibukannya menggeluti profesi sebagai polwan, tak lupa dia tetap konsisten berlatih untuk meningkatkan kemampuan dalam bela diri karate. (b)

Exit mobile version