Site icon Berita Kota Makassar

Shalawat Normalkan Perangkat e-Voting

BANTAENG, BKM — Ada cerita menggelitik dari proses pemilihan kepala desa (pilkades) yang digelar serentak di sembilan desa di Bantaeng, Rabu (26/8). Beberapa perangkat elektronik voting (e-voting) yang digunakan dalam pemungutan suara tiba-tiba error ketika akan dan sedang digunakan.
Padahal, menurut Ketua Tim Teknis e-Voting Mahbub, sebelum dibawa ke lokasi pemungutan suara, perangkat e-voting telah berulangkali diujicobakan dan berjalan normal. “Alat tersebut sudah diujicoba sebelum dibawa ke TPS. Hasilnya baik, lancar dan beroperasi secara normal,” katanya.
Sejumlah orang menduga, bahwa gangguan perangkat tersebut bukanlah gangguan biasa. Hal ini juga diakui oleh Mahbub. “Menurut saya, gangguan tersebut bersifat non teknis,” ucapnya.
Keyakinan Mahbub didasarkan atas kenyataan, ketika arus listrik diputus dan semua socket dicabut dari perangkat, kemudian dibaca shalawat lalu memasang kembali socket tersebut dan perangkat dinyalakan, akhirnya bisa digunakan dengan normal.
Berdasarkan pantauan koran ini, kecurigaan terhadap adanya gangguan non teknis cukup beralasan. Pasalnya, di beberapa lokasi pilkades, selain pendukung untuk masing-masing calon, juga tampak beberapa orang yang dikenal sebagai ‘orang pintar’.
Terlepas dari masalah nonteknis, secara umum penggunaan teknologi e-voting dalam pilkades ini, disambut baik oleh masyarakat. Selain hasilnya akurat karena menggunakan aplikasi autosaving, juga total hasil akhir perolehan suara segera diketahui di tempat.
Adapun hasil pilkades dari sembilan desa, yakni Bonto Cinde (Bissappu) dimenangkan nomor urut 1 Syarifuddin dengan 412 suara, mengungguli Mutajab Karim (239), Mahdi (321), H Abd Hafid (405).
Bonto Tallasa (Uluere), nomor urut 3 H Basing 628 suara, mengalahkan Sufriadi (321), Thamrin (451), Rahman (510), Sulhafid T (11). Bonto Marannu (Uluere) dimenangi Kasman Upa (677), Anto (110), Safri (234).
Ulu Galung (Eremerasa) nomor urut 2 Haleko HB (634), Rusli (361), Syahrir (427) Kamaruddin (157), H Sirajuddin (216. Barua (Eremerasa) nomor urut 3 Hasanuddin (532), Arif (398), Darmawan (276), Mursalim (505), Tahiruddin (214).
Batu Karaeng (Pa’jukukang) seri antara nomor 1 Firmansyah (190) dengan nomor 4 Gafrawi (190), Mas’ud (109), Muh Rusdi (106), Syarifuddin (10). Rappoa dimenangi nomor 2 Irwan Darfin (624) mengalahkan rival tunggalnya Akmal Idrus (487), Pa’jukukang (Pa’jukukang) nomor 1 Haryadi Nakka (1048), Hamsah (729), Zaenal Aspar (526).
Pattaneteang (Tompobulu) nomor 3 Lukman (476), H Muh Ali (214), H Sappewali (194), Hasdi (341), H Muh Saleh (81).
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Andi Irvandi Langgara melalui Sekretarisnya Joni Tambing mengatakan, khusus untuk hasil Pilkades Batu Karaeng, dikembalikan kepada Peraturan Bupati Bantaeng nomor 15 tahun 2015 tentang Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Desa pasal 37 ayat (3), yakni ditetapkan berdasarkan urutan rangking hasil ujian kompetensi pada saat penjaringan bakal calon. (wam/rus/b)

Exit mobile version