MAKASSAR, BKM-Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), AM Iqbal Parewangi menggandeng pengurus Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dalam sosialisasi empat konsensus MPR di Gedung Iqra Unismuh Makassar, belum lama ini.
Sosialisasi yang dihadiri 160 mahasiswa dan sejumlah tokoh itu menghadirkan Iqbal Parewangi dan Pembantu Rektor III Unismuh, Sahmi Muawan Djamal sebagai pembicara.
Iqbal mengawali paparannya dengan menyatakan bahwa tidak ada alasan untuk meragukan komitmen umat Islam Indonesia terhadap empat konsensus yakni pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.
Indonesia merupakan kado terindah umat Islam Indonesia kepada bangsa dan negaranya. Empat konsensus ini termasuk pilar-pilar Indonesia. Sebagai pemberi kado, komitmennya terhadap empat konsensus itu tidak perlu diragukan,” katanya.
Sementara itu, Sahmi mengatakan Pembukaan UUD 1945 menyebtukan tujuan negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Menurut dia, tujuan itu membutuhkan biaya besar sehingga perlu efisiensi.
“Saya sarankan ke MPR melalui Pak Iqbal agar peringatan 17 Agustus yang menelan biaya besar ditiadakan saja. Lebih baik anggarannya dialokasikan untuk pendidikan anak bangsa yang kurang mampu,” katanya. Pembantu rektor bidang kemahasiswaan Unismuh ini juga kecewa dengan pembangunan di kawasan timur Indonesia yang masih tertinggal dibanding kawasan barat. (rls)
