MAKASSAR, BKM– Nasib 55 calon direktur utama (Dirut) enam Perusahaan Daerah (Perusda) Kota Makassar akan ditentukan hari ini, Senin (31/8).
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto akan menguji langsung para calon direktur utama melalui fit and proper test, yang telah dijadwalkan di Rumah Jabatan Wali Kota, Jalan Penghibur.
Sesuai agenda, pada pukul 16.00 wita, Danny sapaan akrab wali kota akan menguji kemampuan calon dirut secara bersamaan dan meminta kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar untuk mendampinginya.
Soal materi uji publik, Danny masih enggan membocorkannya karena itu dianggap rahasia. ” Itu Rahasia,” ucap Danny, Sabtu (29/8) lalu.
Sedangkan untuk calon direktur Umum, direktur operasional dan direktur teknik hanya ditunjuk langsung tanpa melalui tes dengan alasan kesibukan yang padat.
“ Calon direktur utama saja yang akan diwawancarai langsung oleh pak wali,” Kata Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan, Muh Mario Said diruang kerjanya.
Dia juga mengaku telah melakukan komunikasi melalui telpon seluler. “Kita sudah hubungi semua calon direksi melalui telpon,”ujar Mario.
Tes calon direksi perusda akan disaksikan langsung beberapa akademisi, kepala SKPD dan media.
Rencananya, pelantikan seluruh direktur enam perusda akan dilaksanakan pada September. Kita upayakan setelah selesai semua proses seleksi,”ujarnya.
Dari sekian nama calon direksi tersebut, terdapat nama-nama yang santer disebut calon kuat menjabat direktur utama. Termasuk dua nama dari politisi Kota Makassar dari Partai Golkar yakni Haris Yasin Limpo yang bertarung di jabatan Dirut PDAM Kota Makassar dan Irianto Achmad calon dirut PD Parkir Makassar Raya.
Selain keduanya, juga santer didengar nama Hamzah Ahmad yang juga bertarung diposisi Dirut PDAM, Syamsul Bahri di jabatan Dirut PD Pasar, Arifuddin calon Dirut BPR, Muhammad Nurdin Nani dan Sudirman Lanurung yang bertarung di posisi Dirut RPH serta Hakim Syahrani di posisi Dirut PD Terminal.
Calon Dirut PDAM, Haris Yasin Limpo yang juga adik kandung Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo kepada BKM enggan mengomentari informasi yang menyebut namanya sebagai calon kuat memimpin perusda strategis milik Pemkot Makassar.
“Janganmi saya komentari pencalonan itu. Tidak enak,” kata Haris.
Namun Haris mengatakan, sebagai salah satu calon, dirinya sudah mengikuti semua tahapan yang
harus dilalui. Termasuk melengkapi semua berkas dan persyaratan yang harus dipenuhi.
Dia juga menyatakan kesiapan mengikuti fit and proper test yang akan digelar dalam waktu dekat.(man/war/c)