JAKARTA, BKM — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Mariani Soemarno, menargetkan, pada akhir 2016, seluruh tol yang ada di Indonesia sudah harus dilengkapi dengan sistem pembayaran non-tunai. Himpunan Bank Negara (Himbara) ditargetkan pada akhir 2016, semua jalan tol sudah pakai sistem e-money.
Hal tersebut diungkapkan Rini dalam penandatanganan sinergi BUMN di tol Sedjatmo Kapuk, Jakarta, Senin (31/8). Dijelaskan, sistem pembayaran non-tunai pada akhir tahun depan sudah diterapkan di tol baik yang dikelola Jasa Marga maupun swasta. Sementara itu, untuk tol yang dikelola Jasa Marga, Rini memegang komitmen dari bos Jasa Marga, Adityawarman.
”Saya berharap Himbara kerja keras. Seluruh tol pakai e-toll. Target Pak Adit tadi tiga bulan,” kata Rini.
Pada kesempatan tersebut, Rini juga berharap, e-toll yang dikeluarkan bank-bank BUMN bisa digunakan untuk pembayaran yang lain. Seperti belanja, moda transportasi dan pulsa. Sehingga Himbara juga makin kuat.
Direktur Utama Jasa Marga, Adityawarman, menuturkan, saat ini penggunaan kartu e-toll masih minim. Dari transaksi enam bulan pertama yang mencapai Rp533 juta, baru sebesar 14 persen di antaranya yang menggunakan e-toll. ”Transaksi menggunakan e-toll yang tinggi hanya sedikit, seperti di tol Kamal 4 sebesar 44 persen, tol Angke 1 sebesar 32 persen, dan tol Muria Utara 3 sebesar 30,3 persen. Mayoritas yang dikelola Jasa Marga masih dikisaran lima persen,” kata Adityawarman. (*mir)