MAKASSAR, BKM — Kota Makassar menjadi tuan rumah pertemuan walikota se Asia Tenggara atau Asean Mayor Forum (AMF) yang akan berlangsung 7-10 September mendatang di Hotel Sheraton.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi positif dari Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo.
Gubernur dua periode ini mengatakan, digelarnya AMF di Kota Makassar akan memberi multiplayer effect positif yakni nilai jual Makassar di mata dunia khususnya negara-negara Asia Tenggara akan semakin baik.
“Tentunya kegiatan itu akan menaikkan branded Makassar dengan pertumbuhan yang sangat baik,” kata Syahrul usai menghadiri Kuliah Perdana Mahasiswa Pasca Sarjana di UNM, Selasa (1/9).
Dipilihnya Makassar sebagai tuan rumah, lanjut Syahrul, sudah menjadi indikator jika kota adalah kota dunia yang memiliki akselerasi pertumbuhan dan kemajuan yang baik dengan tingkat keamanan cukup kondusif.
Dia mengaku mendukung upaya Pemkot Makassar untuk menjadikan daerah ini berkembang dengan menghadirkan berbagai kegiatan internasional.
“Ada pergerakan roda ekonomi dengan hadirnya kegiatan MICE (meeting, intensive, convention, and exhebition, red) seperti ini. Saya sangat apresiasi kegiatan seperti ini,” jelas Syahrul.
Informasi yang diperoleh, forum tersebut akan dibuka langsung Presiden Joko Widodo. Namun, Syahrul mengaku belum ada informasi rencana kedatangan orang nomor satu tersebut di Makassar.
“Saya belum tahu persis karena presiden bisa sewaktu-waktu ke mari (Makassar, red),” jelasnya.
Ketika disinggung apakah akan memanfaatkan kehadiran presiden untuk melakukan pembantalan kereta api yang tertunda beberapa waktu lalu, Syahrul menegaskan, biarlah kehadiran presiden fokus pada kegiatan AMF.
“Kita sudah agendakan pembantalan rel kereta api pada Hari Jadi Sulsel,” pungkasnya. (rhm/war/c)