Site icon Berita Kota Makassar

Syahrul Orasi, Maba UIN Pingsan

MAKASSAR, BKM — Salah seorang mahasiswa baru (maba) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin pingsan saat Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo berorasi.
Mahasiswa yang diketahui dari Fakultas Tarbiyah itu ditandu keluar dari prosesi penerimaan Maba Tahun Akademik 2015/2016 yang dilaksanakan di Gedung Auditorium Kampus II UIN Alauddin, Samata, Gowa, Selasa (1/9).
Syahrul sempat membakar semangat mereka dengan orasi ilmiahnya. Gubernur menyampaikan orasi ilmiah di hadapan 4.701 Mahasiswa Baru (Maba) Universitas Islam Negeri Alauddin (UIN) Makassar.
Dalam orasi ilmiahnya, gubernur dua periode ini memberikan motivasi kepada maba agar bisa menjadi bagian untuk menjawab tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini. Menurutnya, sekuat apapun negara, tidak akan mampu menjawab apa-apa, apabila kapital intelektualnya tidak terbangun. Memperbaiki Indonesia, hanya ada kalau hadir perguruan tinggi yang kuat, memiliki research dan sains yang bisa menembus semua tantangan.
“Maba harus mampu menjadi bagian dari pergerakan sains, research, dan teknologi,” kata Syahrul.
Ia menyatakan, sangat penting menguasai sains, research, dan teknologi karena tidak mungkin kita bisa memecahkan masalah yang ada dengan cara-cara lama. Kalau cara-cara sukses menangani krisis di masa lalu dipakai untuk menangani krisis saat ini, maka tidak akan berhasil karena paradigmanya sudah berbeda.
“Kalian sudah diberi kepercayaan penuh oleh orangtua untuk datang kesini, jangan lagi jadi anak SMA. Kalian bukan remaja lagi.? Berdiri dan hidup mandiri, selesaikan masalah dengan mendahulukan logika berpikir dibandingkan pertimbangan emosional. Kalian adalah orang yang bisa memecahkan masalah-masalah bangsa ke depan?,” terangnya.
Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) ini juga memaparkan beberapa keberhasilannya sejak meniti karier mulai dari kepala desa, camat, bupati, hingga gubernur. Begitupun dengan pembangunan kereta api yang saat ini sementara berjalan dan akan ditinjau Presiden RI pada 19 Oktober mendatang.
Sementara itu, Rektor UIN Alauddin Makassar,? Prof Dr H Musafir Paba’bari MSi?, mengatakan, jumlah Maba di UIN Alauddin untuk Tahun Akademik 2015/2016, mencapai 4.701 orang. Semua maba harus melalui proses pesantren sebelum memasuki masa perkuliahan.
“Konsep kami adalah menggabungkan ilmu agama dan sains. Sehingga, menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas intelektual tapi juga berkarakter,” kata Musafir.? (rhm/war/b)

Exit mobile version