MAKASSAR, BKM–Politisi Partai Golkar, Yusuf Gunco geram ketika disebut sebagai politisi Golkar abal-abal oleh Kadir Halid. Menurut Yusuf Gunco, tidak ada politisi Golkar abal-abal saat ini, yang ada adalah politisi Partai Golkar kubu Aburizal Bakri atau kubu Agung Laksono.
“Tapi yang diakui secara hukum adalah Partai Golkar kubu Agung Laksono karena diakui oleh Kementerian Hukum dan HAM. Untuk putusan di pengadilan, saat ini belum ada yang berkekuatan hukum tetap,” tegas Yugo, diruang kerjanya, Selasa (1/9).
Menurut Yugo, secara politis, wajar jika ia berupaya masuk dalam daftar untuk Pergantian Antar Waktu (PAW) Adnan Purichta Ichsan YL di DPRD Sulsel karena ikut Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada).
“Saya ini Golkar tulen, bukan abal-abal yang tahu aturan, baik KPU maupun yang berlaku di Partai Golkar. Tapi, tidak ada salahnya saya berjuang secara politik untuk bisa masuk dalam daftar pengganti,” kata Yugo yang kini aktif menjadi pengacara.
Yugo menyayangkan pernyataan Kadir Halid yang menyerang dirinya. Menurutnya, tidak elok seorang politisi menyebut politisi lain sebagai politisi abal-abal. “Tunggu saja tanggal mainnya Kadir. Kita lihat siapa yang bisa duduk di DPRD Sulsel,” tutup Yugo.
Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa sejumlah anggota DPRD Sulsel saat ini memilih mundur dari jabatannya karena bertarung pada Pemilukada. Seperti Adnan Purichta Ichsan (Golkar) dan Tenri Olle Yasin Limpo (Golkar) yang maju di Kabupaten Gowa, Sangkala H Taepe (PAN) di Pangkep dan HA Edy Manaf (PAN) di Bulukumba. (rif)