MAROS, BKM — Mengantispasi penyakit antraks yang sering mengancam hewan ternak di musim kemarau, Dinas Peternakan, Kelautan dan Perikanan (DPKP) Kabupaten Maros menurunkan puluhan tim medis memeriksa langsung kondisi hewan ternak, khususnya sapi yang umum digunakan untuk hari raya qurban mendatang.
Kepala Bidang Peternakan DPKP Kabupaten Maros, Musyawarah menjelaskan jumlah petugas medis yang diterjunkan berjumlah 14 orang dipimpin 1 dokter hewan dari DPKP. “Mereka bertugas untuk memeriksa kondisi fisik hewan. Pemeriksaan itu juga bertujuan untuk mengantisipasi penyakit antraks yang umum menyerang hewan di musim kering seperti sekarang,” jelasnya.
Musyawarah menuturkan, selain melakukan pemeriksaan kesehatan hewan, pihaknya juga melakukan penjagaan di daerah perbatasan kabupaten Maros-Bone, Maros-Pangkep dan Maros-Gowa. “Kita akan mengawasi arus lalu lintas antar kabupaten. Ini memang sangat rawan,” tambahnya.
Khusus untuk daerah yang pernah ditemukan penyakit antraks, tim medis akan bekerja lebih ekstra ketat dalam memeriksa kondisi hewan. Setiap hewan yang telah diperiksa kesehatannya akan diberikan surat resmi dari DPKP berupak Surat keterangan sehat hewan.
“Untuk hewan yang sehat, akan diberikan surat Keterangan Hewan Sehat. Jadi kami menghimbau untuk konsumen sebisa mungkin membeli hewan yang telah mengantongi surat keterangan sehat. Ha ini untuk menghindari beredarnya hewan qurban yang berpenyakit,” pungkasnya. (ari-ril/b)