PENGAMAT Pendidikan Sulsel, Adi Suriadi Culla merespon positif jika kementerian dan Dinas Pendidikan memperketat dana sertifikasi guru. Pasalnya, masih ditemukan guru yang ogah-ogahan mengajar dan membebankan tugas mereka kepada guru honorer.
“Kita harap guru yang menerima tunjangan profesi dapat maksimal dalam proses mengajar untuk memperbaiki mutu pendidikan di daerah ini,” ungkapnya.
Hal senada dikatakan Ketua Dewan Pendidikan Makassar, Farouk M Betta. Menurut Aru sapaan akrabnya, menurunnya apresiasi masyarakat terhadap dunia pendidikan saat ini harus disikapi serius. Termasuk mengevaluasi kinerja guru yang mendapatkan dana sertifikasi. Apalagi, pemberian tunjangan sertifikasi guru tidak membuat kinerja mereka semakin ditingkatkan.
“Banyak guru sertifikasi yang semau-maunya masuk di kelas. Mereka lebih menyerahkan pekerjaanya diserahkan ke guru honorer,” ujarnya.
Aru menambahkan, masalah tersebut perlu pengawasan yang ketat dari Dinas Pendidikan. Termasuk mendata guru yang malas untuk diberi sanksi tegas.(ita/war/c)