GOWA, BKM– Hj Tenri Olle YL meminta agar Panwaslu Gowa harus adil dan tak pilih kasih dalam menjalankan perannya. Cabup bertagline PasTikanMi ini meminta Panwaslu menyamakan pengawasannya pada semua paslon.
“Bukan hanya kepada kami, tapi juga kepada pasangan lainnya. Panwaslu harus memposisikan dirinya di tengah-tengah, tidak berat ke salah satu calon saja,”ujar Tenri, .
Menurut Tenri, pihaknya dan cabup Sjahrir Sjafruddin Dg Jarung (DjamanTa) sudah disemprit dengan alasan melanggar ketentuan kampanye di luar jadwal, padahal tidak melakukan kampanye, hanya kunjungan biasa. Sementara paslon lain malah melakukan kampanye di luar jadwal. “Ini namanya tidak adil,”sorot Tenri, Rabu (9/9).
Paslon bernomor urut 4 ini menuding sebaliknya bila ada aktivitas sejumlah camat yang melakukan penekanan kepada sejumlah kades, kadus maupun kepala lingkungan.
Terpisah tim pemenangan DjamanTa, Arfandi Palallo mengaku juga diperlakukan tidak adil. Banyak aktivitas kampanye salah satu paslon terkesan ‘dilindungi’. “Ini namanya sangat tidak adil. Panwaslu harus netral,” kata Arfandi.
Ketua Panwaslu, Muh Tasrief mengaku pihaknya tetap netral dan tidak berat sebelah. Tasrief mengakui jumlah personil yang terbatas. “Karena itu kami minta partisipasi masyarakat dengan menginformasikan jika melihat ada paslon yang melakukan kampanye di luar jadwal,”katanya. (sar/rif)