MAKASSAR, BKM– Sukses menjadi tuan rumah dipelaksanaan ASEAN Mayors Forum (AMF), kini Pemerintah Kota Makassar kembali ditunjuk menjadi tuan rumah pada kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang membahas pengelolaan Bank Sampah. Rakornas tersebut akan berlangsung di Hotel Clarion, 16-17 September mendatang.
Rakornas tersebut juga akan dihadiri seluruh kepala daerah di Indonesia serta Non Goverment Organisation (NGO) Peduli Lingkungan. Sehingga diprediksi peserta yang akan hadir mencapai seribu orang.”Nanti ada lagi Rakornas Bank Sampah, pertemuan Wali kota lagi, tapi hanya dalam negeri. Diprediksi persertanya mencapai seribu orang,” kata Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto saat jumpa pers di lantai 3 Hotel Sheraton, Rabu (9/9).
Namun rakornas tersebut, ujar Danny sapaan akrab wali kota, merupakan program pemerintah pusat melalui Kementrian Lingkungan Hidup.”Ini program pusat, kita hanya melaksanakan secara teknis,” kata Danny.
Hal senada dikatakan Kepala Badan Lingkunga Hidup Daerah (BLHD) kota Makassar, Masri Tiro. Menurutnya, Makassar ditunjuk sebagai tuan rumah rakornas, karena pemerintah pusat menilai bahwa Makassar sukses mengelola sampah dengan konsep Bank Sampah.”Ini karena kita sukses mengelolah Bank sampah,” tambah Masri.
Sebelumnya, rakornas semacam ini juga pernah dilaksanakan di kota Malang namun tidak menunjukkan kesuksesannya dalam mengelola sampah sehingga dialihkan di kota Makassar.
Indikasi kesuksesan Kota Makassar mengelola sampah lanjut Masri, yakni pemkot berhasil mengelola sampah yang bernilai ekonomis bagi masyarakat.
“Sampah sekarang yang kita kelola sudah memiliki nilai ekonomis. Saya sempat survei, hampir 60 persen sampah yang dibuang Di TPA bernilai ekonomis,” ucap Masri.(man/war/c)