Site icon Berita Kota Makassar

Bocah Pingsan di Dalam Mobil

GOWA, BKM– Aidil (4), akhirnya dilarikan ke RSU Syekh Yusuf Sungguminasa oleh ibunya, Ny A, untuk mendapatkan perawatan medis setelah pingsan selama hampir dua jam saat terjebak di dalam mobil yang dikemudikannya sendiri, Jumat (11/9) pagi.

Peristiwa ini terjadi saat ibu Aidil sedang berada pada sebuah Bank di Jalan Andi Mallombasang, Sungguminasa untuk suatu urusan. Ny A yang tahu ada kejadian itu panik apalagi melihat kondisi anaknya yang sudah lemas. Ny A langsung membuka mobilnya dan langsung membawa anaknya ke rumah sakit terdekat.
Menurut Ny A, selama ini anaknya sudah sering ditinggal dimobil sementara ibunya mengurus keperluannya hingga dua jam lamanya di bank tersebut. Tapi hari itu nahas menimpa keluarga ini. Sang bocah yang diduga telah kehabisan oksigen terlihat seorang warga seperti meminta tolong sebelum bocah itu jatuh lunglai di jok depan.
Seketika sejumlah warga dan beberapa tulang bentor mendekat dan berusaha menolong dengan membuka pintu mobil. Aparat polisi Lalu lintas juga mendekat untuk memberikan pertolongan. Namun pintu mobil Datsun warna abu-abu itu terkunci otomatis dari dalam. Diduga, sebelumnya si bocah salah pencet kunci remote mobil sehingga semua pintu terkunci otomatis.
Takut terjadi hal-hal yang tak diinginkan, bocah itu akhirnya warga di lokasi merusak salah satu kaca mobil di bagian belakang agar bisa membuka pintu mobil.
Gazali, warga yang ada di sekitar kejadian mengatakan, kemungkinan ibu bocah itu lalai meninggalkan kunci mobil bersama anaknya tersebut. “Hampirki itu anak mati karena sudah kehabisan oksigenmi kayaknya. Baru lamanya ibunya di dalam bank itu, pingsangi itu anak,” kata Gazali.
Paur Humas Polres Gowa, Iptu Isyamsah yang dimintai komentarnya mengimbau kepada para orangtua yang sedang mengikutsertakan anaknya di bawah umur untuk tidak membiasakan meninggalkan pergi anaknya sendiri dalam kendaraan.
“Jika anak anda sendirian sebaiknya dibawa serta ke dalam kantor jika ada urusan, jangan ditinggalkan sendiri, masih untung jika ada yang melihat kalau tidak bisa fatal kehabisan udara. Orangtua lalai bisa kena hukuman,” imbaunya. (sar/B)

Exit mobile version