KOMISI Pemiluhan Umum (KPU) Barru mempertanyakan Ri3 miliar sisa anggaran untuk Pemilukada dari APBD pokok sebesar Rp18,1 miliar. Hal itu disampaikan Ketua KPU Syarifuddin Ukkas setelah melihat penggunaan anggaran KPU sebanyak Rp9,4 milyar, disusul Polres Rp2,5 milyar, Panwas Rp1,8 milyar dan Kodim 1405, Rp 900 juta lebih.
Syarifuddin tidak merinci apa maksud mempersoalkan sisa anggaran tersebut. Dia hanya menyatakan kira-kira mau diapakan lagi kalau ada sisa anggaran seperti itu. Apalagi jumlah sisa sebanyak Rp3 milyar dibilang masih terlalu besar. “Pokoknya masyarakat perlu mengetahui bahwa sekian besaran anggaran Pemilukada dan dana yang tersisa,”ujarnya.
Kepala Bidang Anggaran DPKD Barru Syamsu Alam mengakui adanya sisa dana sebesar Rp3 milyar lebih dari total Rp 18,1 Milyar. Pemkab mengaku masih menunggu hasil verifikasi dana kebutuhan dari pihak panwas yang mengalami perubahan seiring dengan adanya perubahan Permen 44 menjadi Permen 51 tahun 2015. “Jadi untuk sementara pihak Panwas yang kemungkinan akan mengalami perubahan alokasi anggaran jelang Pemilukada,”kata Syamsu. (udi/rif/c)