MAMUJU, BKM — Semua komponen yang ada di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar, baik itu Unit Layanan Pengadaan (ULP), kelompok kerja (Pokja) maupun seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), harus membangun kerjasama dan koordinasi yang baik dengan semua pihak.
Hal tersebut ditegaskan Sekprov Sulbar, Jamil Barambangi usai melantik lima orang pejabat eselon IV lingkup Kantor ULP Sulbar yang berlangsung di ruang kerja Sekprov Sulbar, Kamis (10/9). Pada kesempatan tersebut, Sekprov Jamil Barambangi juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar menanamkan dalam hati mereka kalau jabatan yang didapatkan adalah amanah dan bisa dibawa secara proporsional.
”Dibutuhkan kompetensi dan integritas. Apalagi ULP merupakan tempat yang rentan dengan berbagai permasalahan. Tolong dibawa secara proporsional. Di ULP, semua proyek yang ada di Pemprov berkaitan langsung dengan ULP. Untuk itu, sangat dibutuhkan kerjasama dan koordinasi yang baik dengan semua pihak,” kata Jamil Barambangi.
Jamil menambahkan, karena ULP sangat berpotensi dengan berbagai persoalan, pejabat yang baru dilantik harus bisa menjadi solusi dan menyelesaikan segala permasalahan. Terutama dibagian yang menangani sanggahan. ”Jabatan ini bukan bisnis. Jangan pernah berpikir menduduki sebuah jabatan untuk perbaikan ekonomi. Meskipun ada korelasinya. Dimana, kalau kita bekerja dengan baik pasti ada imbalan yang proporsional. Bekerjalah dengan baik dan berikan yang terbaik untuk daerah ini,” tandas Jamil.
Dalam pelantikan tersebut terdapat lima pejabat eselon IV yang dilantik, antara lain Agussalim Mahmud dilantik sebagai Kasubag TU, M Yamin Saleh dilantik sebagai Kasi Hukum dan Sanggahan, H Andi Hairul Amri dilantik sebagai Kasi Dokumentasi, Dwi Novalita Tanri Abeng dilantik sebagai Kasi Evaluasi dan Irwan Romi dilantik sebagai Kasi Perencanaan. (ala/mir/c)